Analisis Kebutuhan Bahan Ajar Bahasa Indonesia Bermuatan Lingkungan pada Siswa Kelas V Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.29303/goescienceed.v7i4.3578Keywords:
Analisis Kebutuhan; Bahan Ajar; Bahasa Indonesia; Muatan Lingkungan; Sekolah DasarAbstract
Pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar tidak hanya melatih keterampilan berbahasa, tetapi juga dapat digunakan untuk menanamkan nilai dan karakter, termasuk kepedulian terhadap lingkungan. Peran ini membutuhkan bahan ajar yang kontekstual dan sesuai kebutuhan siswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan bahan ajar Bahasa Indonesia bermuatan lingkungan pada siswa kelas V SDN Banyuajuh 3 Bangkalan. Penelitian ini deskriptif kualitatif dengan subjek 25 siswa kelas V dan satu guru kelas sebagai informan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semiterstruktur, dan angket kebutuhan siswa (30 pernyataan). Data observasi dan wawancara dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan angket sebagai data pendukung dihitung dengan persentase deskriptif. Hasil menunjukkan bahwa pembelajaran masih didominasi buku teks cetak dari pemerintah dan bahan ajar digital belum digunakan. Sebaliknya, siswa sangat tertarik pada bahan ajar digital dan multimodal. Seluruh siswa tertarik menggunakan buku elektronik melalui ponsel dan 96% lebih mudah memahami materi jika disertai gambar atau video. Seluruh siswa mengetahui dampak buruk membuang sampah sembarangan dan 96% pernah ikut kegiatan kebersihan sekolah, tetapi 80% masih melaporkan masalah sampah atau pencemaran di sekitarnya. Temuan ini menunjukkan perlunya bahan ajar Bahasa Indonesia yang lebih bervariasi, digital, multimodal, dan menggunakan persoalan lingkungan yang dekat dengan siswa sebagai konteks belajar.
References
Ali, A., Dea Fenica, S., & Noviyanti, S. (2024). Hakikat bahasa dan implikasinya dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar. Journal on Education, 7(1), 7225–7239. doi:https://doi.org/10.31004/joe.v7i1.7418
Ali, M. I., Ismail, A., & MY, N. (2025). The effect of STEAM-based environmental learning on students' ecoliteracy level at SDI Hartaco Indah Makassar. Journal of Innovative and Creativity, 5(2), 11280–11288. doi:https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.1680
Azizah, A., Alindra, A. L., Nisa, F. F., Rosyada, A. A., Nengsih, N. W., Fireli, P., & Prayogo, R. S. (2024). Program sekolah ekologi untuk pengembangan kesadaran lingkungan. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(1), 1262–1271. doi:https://doi.org/10.31004/jptam.v8i1.12538
Azrai, E. P., Aulya, N. R., Suryanda, A., & Safitri, F. A. (2025). Eco-STEAM: A STEAM-based digital learning website for ecosystem topics. Journal of Technology and Science Education, 15(2), 399–419. doi:https://doi.org/10.3926/jotse.3065
Berns, R. G., & Erickson, P. M. (2001). Contextual teaching and learning: Preparing students for the new economy (The Highlight Zone: Research @ Work No. 5). Columbus, OH: National Dissemination Center for Career and Technical Education. Retrieved from https://eric.ed.gov/?id=ED452376
Dalimunthe, N. A., & Ikawati, R. (2025). Urgensi penguasaan empat keterampilan berbahasa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar. Jurnal Mudabbir (Journal Research and Education Studies), 5(4), 4211–4217.
Dia, D., & Hamzah, R. A. (2025). Pengembangan bahan ajar Bahasa Indonesia di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Nusantara, 10(1), 101–111.
Kartika, S., Sumantri, M. S., & Dalion, E. (2025). Analisis kebutuhan pengembangan media pembelajaran buku cerita interaktif mengenal emosi pada pelajaran Bahasa Indonesia kelas II sekolah dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(2), 258–268. doi:https://doi.org/10.23969/jp.v10i02.26600
Lestari, I. D., Suhartono, S., & Suryandari, K. C. (2026). Analisis kebutuhan bahan ajar Bahasa Indonesia siswa sekolah dasar. Dwija Cendekia: Jurnal Riset Pedagogik, 10(1), 68–75. doi:https://doi.org/10.20961/jdc.v10i1.114562
Manurung, J. P., & Hasibuan, B. (2023). Mengembangkan bahan ajar dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di SD. Jurnal Pendidikan Mandala, 8(2), 676–683. doi:https://doi.org/10.58258/jupe.v8i2.5596
Mayer, R. E. (2021). Multimedia learning (3rd ed.). Cambridge, UK: Cambridge University Press. doi:https://doi.org/10.1017/9781316941355
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (2nd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Nikmah, N. H., & Rahmawati, F. P. (2022). Analisis kebutuhan pengembangan media digital interaktif berbasis PowerPoint pada pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(3), 5251–5258. doi:https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i3.2928
Wikanengsih, W., & Rostikawati, Y. (2024). Pengembangan bahan ajar Bahasa Indonesia berbasis STEAM menggunakan aplikasi flipbook. Semantik: Jurnal Ilmiah Program Studi, 13(2), 293–308. doi:https://doi.org/10.22460/semantik.v13i2.p293-308
Yuliasih, D. F., Suryanti, S., & Gunansyah, G. (2025). Profil literasi lingkungan siswa dalam mendukung SDGs di sekolah dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(2), 562–571. doi:https://doi.org/10.23969/jp.v10i02.24763




