Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal)
https://jpfis.unram.ac.id/index.php/GeoScienceEdu
<p align="justify"><strong>Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal)</strong> merupakan wadah publikasi penelitian pendidikan, sains, geologi dan geofisika. Cakupan dari jurnal ini adalah artikel ilmiah berupa hasil penelitian yang meliputi pendidikan, sains, kebumian, geologi dan geofisika.</p>Mataram Universityen-USJurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal)2723-2905Penggunaan Media Wordwall untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Pada Siswa Kelas VI di SDN 1 Tamansari
https://jpfis.unram.ac.id/index.php/GeoScienceEdu/article/view/680
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas VI di SDN 1 Tamansari dengan menggunakan media wordwall.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian tindakan kelas atau PTK. Adapun model penelitian tindakan kelas yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain PTK Kemmis. Model ini terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan (planning), pelaksanaan (action), pengamatan (observing), dan refleksi (reflection). Adapun instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tes . Teknik dalam analisis data yaitu menggunakan tes tertulis berupa pilihan ganda untuk mengetahui kemampuan kognitif dalam hasil belajar matematika.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya peningkatan dalam hasil belajar peserta didik yang terlihat pada siklus I dan siklus II dalam pelajaran Matematika kelas VI di SDN 1 Tamansari. Adapun hasil analisis data yang diperoleh yaitu pada siklus I jumlah peserta didik yang tuntas sebanyak 15 orang dan yang tidak tuntas 16 orang dengan persentase ketuntasan 48 % dan ketidaktuntasan 52 %. Selain itu, pada siklus II terjadi peningkatan dengan data jumlah peserta didik yang tuntas yaitu 31 orang dan yang tidak tuntas 0 orang dengan persentase ketuntasan mencapai 100 % dan ketidaktuntasan 0 %.Dengan demikian penggunaan media Wordwall yang berbasis permainan berteknologi dapat meningkatkan hasil peserta didik pada pembelajaran Matematika pada kelas VI di SDN 1 Tamansari.</p>Fely AlviraIda ErmianaFaizah
Copyright (c) 2025 Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi dan Geofisika (GeoScienceed)
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/
2025-02-212025-02-216261361810.29303/goescienceed.v6i2.680Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas VII H SMPN 6 Mataram Tahun Pelajaran 2023/2024
https://jpfis.unram.ac.id/index.php/GeoScienceEdu/article/view/682
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas belajar dan hasil belajar matematika setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Team Games Tournament) pada peserta didik kelas VII H SMP Negeri 6 Mataram tahun pelajaran 2023/2024. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VII H SMP Negeri 6 Mataram tahun pelajaran 2023/2024 yang terdiri dari 40 orang. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari 3 siklus dengan tiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Metode yang digunakan dalam penelitian in yaitu metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan tes tulis. Hasil penelitian menunjukkan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dapat meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar peserta didik. Peningkatan rata-rata aktivitas belajar peserta didik yang diperoleh dari hasil observasi yaitu pada siklus I 60%, siklus II 73% dan siklus III 84%. Peningkatan juga terjadi pada hasil belajar peserta didik yang ditunjukkan dengan ketuntasan klasikal siklus I 50%, siklus II 70% dan siklus III 82,5%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe TGT dapat meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar peserta didik.</p>Yunita FitriSamaratus SadriSyahrul Azmi
Copyright (c) 2025 Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi dan Geofisika (GeoScienceed)
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/
2025-02-202025-02-206261962910.29303/goescienceed.v6i2.682Peran Teknologi Interaktif Berbasis Web dalam Meningkatkan Motivasi Belajar di SMP NW Mataram
https://jpfis.unram.ac.id/index.php/GeoScienceEdu/article/view/683
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran teknologi interaktif berbasis web dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di SMP NW Mataram. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, dimana pemilihan sampel menggunakan teknik sampel jenuh. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner berbasis skala Likert, kemudian diolah lebih lanjut menggunakan software SPSS. Dari hasil analisis regresi diketahui bahwa Teknologi Informasi dan Kemudahan Penggunaan merupakan faktor yang efektif terhadap motivasi belajar siswa. Nilai koefisien regresi masing-masing sebesar 0,608 dan 0,632. Kemudahan Penggunaan juga lebih berpengaruh terhadap variabel terikat motivasi belajar, dengan nilai t-hitung sebesar 6,194 dan signifikansi dibawah 0,001. Keseluruhan model regresi signifikan berdasarkan hasil uji ANOVA: F=23,439; oleh karena itu, nilai p-nya juga di bawah 0,001. Temuan ini menegaskan bahwa kegunaan dan kemudahan penggunaan teknologi informasi diperlukan secara bersama-sama untuk membuat lingkungan belajar yang interaktif dan mendukung yang akan sangat meningkatkan motivasi belajar di kalangan siswa.</p>Muhammad Kasyiful KurabiRozi FadillahDevani EspanaFitria NingsihEma Suryani AzmiLidya Arini Sholeha
Copyright (c) 2025 Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi dan Geofisika (GeoScienceed)
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/
2025-02-202025-02-206263063510.29303/goescienceed.v6i2.683Penggunaan Model Pembelajaran Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Mengembangkan Karakter Gotong Royong di Kelas IV SDN 42 Ampenan
https://jpfis.unram.ac.id/index.php/GeoScienceEdu/article/view/685
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dan mengembangkan karakter gotong royong pada peserta didik kelas IV SDN 42 Ampenan tahun 2023/2024 dengan menggunakan model pembelajaran <em>Problem Based Learning</em>. Metode penelitian yang digunakan bersifat deskriptif kualitatif dengan proses pengambilan data menggunakan lembar observasi, wawancara, serta dokumentasi. Bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas kolaboratif dengan jumlah sampel yang digunakan 18 peserta didik. Berdasarkan data observasi yang dilakukan, maka diperoleh hasil pada siklus 1 dan siklus 2 menunjukan peningkatan hasil belajar peserta didik terhadap penerapan model pembelajaran <em>Problem Based</em> <em>Learning </em>dalam pembelajaran IPAS.</p> <p> </p> <p> </p>Nining ArianingsihNur HasanahBambang Wirawan
Copyright (c) 2025 Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi dan Geofisika (GeoScienceed)
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/
2025-02-232025-02-236263664010.29303/goescienceed.v6i2.685Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik Melalui Model Problem Based Learning Berbantu Media Interaktif Muatan Pelajaran PPKn Kelas IV SDN 3 Mataram
https://jpfis.unram.ac.id/index.php/GeoScienceEdu/article/view/688
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik melalui model <em>Problem Based Learning</em> berbantu media interaktif muatan pelajaran PPKn kelas IV SDN 3 Mataram. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas dengan teknik analisis deskriptif kulaitatif dan kuantitatif. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas IV SDN 3 Mataram dengan jumlah 25 peserta didik. Penelitian ini menggunakan instrumen wawancara, observasi, dokumentasi dan tes. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, diketahui nilai evaluasi pra siklus dari 25 peserta didik yang memperoleh hasil belajar tuntas hanya 8 peserta didik atau 32% dan 17 peserta didik atau 68% yang tidak tuntas dengan nilai rata-rata 61,2 dengan KKM yang telah ditentukan yaitu 70. Pada siklus I terlihat bahwa dari 25 peserta didik memperoleh nilai rata-rata 76 dengan kategori baik. Pada siklus I terdapat 4 atau 16% peserta didik yang memperoleh nilai di bawah KKM dan 21 atau 84% peserta didik yang telah mencapai ketuntasan hasil belajar. Sedangkan pada siklus II, nilai rata-rata yang diperoleh dari 25 peserta didik adalah 86 dengan kategori sangat baik. Artinya penelitian ini terdapat peningkatan hasil belajar yang signifikan yan g dapat dinyatakan berhasil.</p>Diah MilasariArjudinMusahadah
Copyright (c) 2025 Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi dan Geofisika (GeoScienceed)
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/
2025-02-232025-02-236264164610.29303/goescienceed.v6i2.688Efektivitas Penggunaan Aplikasi Educaplay Untuk Meningkatkan Keaktifan Siswa Pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila Kelas V
https://jpfis.unram.ac.id/index.php/GeoScienceEdu/article/view/690
<p>Pendidikan Pancasila di tingkat sekolah dasar memiliki peran penting dalam membentuk karakter siswa melalui pemahaman nilai-nilai Pancasila. Namun, sering kali peneliti mendapati bahwa rendahnya keaktifan siswa selama proses pembelajaran menjadi kendala utama dalam mencapai tujuan pembelajaran. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya penggunaan media pembelajaran yang menarik dan mampu menciptakan suasana belajar yang interaktif. Untuk itu, diperlukan strategi pembelajaran inovatif yang mampu meningkatkan keterlibatan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran.Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas penggunaan aplikasi <em>Educaplay</em> dalam meningkatkan keaktifan siswa di kelas V SDN 16 Ampenan. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi, dengan data dikumpulkan melalui observasi aktivitas siswa, wawancara, dan angket persepsi siswa terhadap proses pembelajaran.Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keaktifan siswa yang signifikan. Pada tahap pra-siklus, tingkat keaktifan siswa berada di angka 52%, kemudian meningkat menjadi 78% pada siklus pertama, dan mencapai 88% pada siklus kedua. Peningkatan ini terjadi karena fitur-fitur interaktif <em>Educaplay</em> mampu menciptakan pembelajaran yang lebih menarik, menyenangkan, dan mendorong siswa untuk berpartisipasi aktif. Selain itu, kegiatan kuis berbasis aplikasi terbukti efektif dalam membantu siswa memahami materi dengan cara yang lebih menyenangkan dan berkesan. Penggunaan aplikasi ini tidak hanya memudahkan pengelolaan kelas, tetapi juga memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna bagi siswa. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa penggunaan aplikasi <em>Educaplay</em> berimplikasi positif terhadap tiga aspek penting, yakni: meningkatkan keaktifan siswa, mempermudah peran guru dalam mengelola pembelajaran, dan menciptakan suasana kelas yang lebih kondusif serta interaktif. Oleh karena itu, aplikasi <em>Educaplay</em> direkomendasikan sebagai media pembelajaran inovatif yang efektif dalam meningkatkan keaktifan siswa, khususnya pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila<strong>.</strong></p>Windiana Rizkiani WindiNurhasanahNurhasanah
Copyright (c) 2025 Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi dan Geofisika (GeoScienceed)
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/
2025-02-232025-02-236264765110.29303/goescienceed.v6i2.690Akuisisi Data Pengukuran Percepatan Gravitasi Bumi Berbasis LabVIEW sebagai Media Pembelajaran pada Mata Kuliah Fisika Dasar
https://jpfis.unram.ac.id/index.php/GeoScienceEdu/article/view/691
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji alat peraga berbasis Arduino yang terintegrasi dengan <em>software</em> LabVIEW untuk pengukuran percepatan gravitasi Bumi melalui percobaan gerak osilasi ayunan bandul, yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran dalam mata kuliah Fisika Dasar. Alat peraga ini terdiri dari <em>hardware</em>, <em>software</em>, dan modul penuntun yang dirancang untuk mempermudah proses eksperimen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni dengan pendekatan metode <em>Research</em> and <em>Development</em> (R&D).Uji coba alat dilakukan di Laboratorium Dasar Fisika USN Kolaka, dengan pengujian dilakukan sebanyak lima kali percobaan untuk mengukur kesalahan relatif (ε). Hasil uji coba menunjukkan rata-rata kesalahan relatif sebesar 3,06%, yang mengindikasikan bahwa LabVIEW dapat mengolah data pengukuran dengan akurat. Uji validitas materi dan media oleh ahli menunjukkan skor indeks Gregory masing-masing sebesar 0,90 dan 0,89, yang masuk dalam kategori validitas “sangat tinggi”, menandakan bahwa alat peraga ini layak digunakan. Berdasarkan tanggapan mahasiswa, uji coba terbatas dan uji coba luas menunjukkan bahwa alat peraga ini sangat praktis dan efektif, dengan skor rata-rata 96,74% dalam kategori "Sangat Praktis". Hasil ini menunjukkan bahwa penggunaan alat peraga berbasis LabVIEW tidak hanya meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang konsep percepatan gravitasi tetapi juga memberikan pengalaman praktis yang menarik dan interaktif dalam eksperimen fisika dasar.</p>Bardan BulakaSutrisnawati MehoraSalman Alfaris
Copyright (c) 2025 Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi dan Geofisika (GeoScienceed)
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/
2025-02-232025-02-236265265710.29303/goescienceed.v6i2.691Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas V-B Menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan Media Manipulatif
https://jpfis.unram.ac.id/index.php/GeoScienceEdu/article/view/696
<p>Penggunaan model pembelajaran dan media pembelajaran yang kurang bervariasi menyebabkan pembelajaran menjadi tidak menarik minat belajar siswa dan hasil belajar siswa menjadi rendah, sehingga dibutuhkan model pembelajaran dan media yang dapat menarik minat belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model PBL dengan media manipulatif terhadap hasil belajar pada materi pecahan siswa kelas V sekolah dasar. Penelitian ini termasuk penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah hasil belajar materi pecahan, dan objek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V-B di SDN 1 Kekeri. Metode pengumpulan data menggunakan metode tes. Instrumen yang digunakan berupa tes tertulis essai. Data yang didapatkan akan dianalisis dengan teknik analisis data statistik kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan hasil belajar siswa menggunakan model PBL dengan media manipulatif terbukti dari hasil evaluasi prasiklus 13,79% meningkat pada siklus I menjadi 62,07%, kemudian pada siklus II meningkat menjadi 86,21%. Simpulan penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran PBL dengan media manipulatif dapat meningkatkan hasil belajar pada materi pecahan siswa kelas V sekolah dasar. Implikasi penelitian ini adalah siswa dilibatkan pada kegiatan belajar, siswa dilatih untuk tetap bekerja sama, siswa dapat memperoleh pemecahan masalah, meningkatkan percaya diri, meningkatkan minat pada diskusi dan motivasi pada proses pembelajaran, memberikan kesempatan untuk berkolaborasi serta multisensori dan menimbulkan variasi dalam belajar.</p>Jihatul HadiYunita Arian Sani Anwar MukayatiDebby Salsabila
Copyright (c) 2025 Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi dan Geofisika (GeoScienceed)
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/
2025-02-232025-02-236265866310.29303/goescienceed.v6i2.696Pemanfaatan Media Papan Catur untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Matematika melalui Asesmen pada Siswa Kelas III
https://jpfis.unram.ac.id/index.php/GeoScienceEdu/article/view/698
<p>Pembelajaran Matematika di tingkat sekolah dasar memiliki peran yang penting dalam membangun fondasi berpikir kritis, logis, dan sistematis pada peserta didik. Mata pelajaran ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana meningkatkan kemampuan berhitung, tetapi juga sebagai media untuk melatih siswa dalam menganalisis permasalahan serta menemukan solusi yang tepat. Meski demikian, kurangnya motivasi belajar siswa sering kali menjadi tantangan yang signifikan dalam proses pembelajaran, sehingga dibutuhkan strategi inovatif yang mampu membangkitkan minat serta semangat belajar siswa. Salah satu cara yang efektif adalah dengan memanfaatkan media pembelajaran yang menarik dan interaktif. Penelitian ini berfokus pada pemanfaatan media papan catur sebagai sarana pembelajaran yang bertujuan meningkatkan motivasi belajar Matematika siswa kelas 3 di SDN 31 Mataram dengan jumlah peserta sebanyak 17 orang. Penelitian ini menerapkan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahapan perencanaan, implementasi, observasi, refleksi, asesmen formatif, dan asesmen sumatif untuk menilai peningkatan motivasi dan pemahaman siswa secara berkala. Data penelitian diperoleh melalui observasi langsung, wawancara terstruktur, penyebaran angket, asesmen formatif, dan latihan soal sebagai asesmen sumatif yang mengukur pencapaian pembelajaran siswa. Temuan penelitian ini menunjukkan adanya lonjakan signifikan dalam motivasi belajar siswa. Pada tahap pra-siklus, motivasi siswa tercatat sebesar 55%, meningkat menjadi 77% setelah siklus pertama, dan mencapai angka 87% pada siklus kedua. Peningkatan ini merupakan hasil dari penggunaan media papan catur yang berhasil menciptakan suasana belajar yang lebih atraktif, komunikatif, serta mendorong keterlibatan aktif siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Hasil asesmen sumatif berupa latihan soal menunjukkan adanya peningkatan pemahaman Matematika siswa setelah setiap siklus. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa media papan catur memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan motivasi dan pemahaman belajar siswa, yang terukur melalui asesmen formatif dan sumatif yang dilakukan pada setiap siklus. Pendekatan ini dapat dijadikan model pembelajaran alternatif yang inovatif untuk menciptakan suasana belajar Matematika yang lebih menyenangkan dan interaktif di tingkat sekolah dasar.</p>Wukufiatul ArafahMuhammad TahirBaiq Ria Suciani
Copyright (c) 2025 Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi dan Geofisika (GeoScienceed)
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/
2025-02-242025-02-246266466810.29303/goescienceed.v6i2.698Penerapan Model Pembelajaran Game Based Learning terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik di Kelas 5 SDN 39 Mataram
https://jpfis.unram.ac.id/index.php/GeoScienceEdu/article/view/700
<p>Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik di kelas 5 SDN 39 Mataram, melalui penerapan <em>game based learning.</em> Metode penelitian tindakan kelas ini dilakukan dengan menggunakan dua siklus dengan empat tahap kegitan yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Tekhnik pengumpulan data diambil dari hasil observasi dan angket siswa. Adapun tekhnik analisis data yang digunakan adalah data kuantitatif. Hasil penelitian terkait penerapan model pembelajaran <em>game basid learning</em> di kelas 5 SDN 39 Mataram menunjukkan bahwa terjadi peningkatan motivasi belajar peserta didik pada setiap siklus, diantaranya pada siklus 1 terdapat 75% dengan kategori baik data motivasi belajar dan di siklus 2 terjadi peningkatan hasil data motivasi belajar sebanyak 88% dengan kategori sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa penerapan <em>game based learning</em> efektif untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik.</p>Putri ZumiatyAbdul Qadir JaelaniRabiatun Oktafiani
Copyright (c) 2025 Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi dan Geofisika (GeoScienceed)
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/
2025-02-272025-02-276266967310.29303/goescienceed.v6i2.700Penerapan Permainan Papan (Math Adventure) Edukatif dalam Pembelajaran Matematika untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Pada Siswa Kelas IV
https://jpfis.unram.ac.id/index.php/GeoScienceEdu/article/view/702
<p>Belajar merupakan proses penting yang melibatkan perubahan perilaku sebagai hasil dari interaksi antara individu dan lingkungannya. Di tingkat sekolah dasar, pembelajaran memainkan peran fundamental dalam membangun dasar-dasar pengetahuan, keterampilan, serta sikap siswa. Salah satu tantangan terbesar dalam proses pembelajaran adalah menciptakan suasana yang menarik dan mampu memotivasi siswa untuk belajar, terlebih pada mata pelajaran seperti Matematika yang sering kali dipandang sulit dan membosankan. Pembelajaran Matematika sering kali dipandang sebagai mata pelajaran yang sulit dan membosankan, sehingga diperlukan metode dan media yang inovatif untuk meningkatkan minat dan partisipasi siswa. Proses pembelajaran yang efektif menuntut keterlibatan aktif siswa dan penggunaan media yang sesuai untuk membantu mereka memahami konsep-konsep yang diajarkan. Dalam hal ini, permainan edukatif dapat menjadi alternatif yang menarik karena menggabungkan elemen belajar dan bermain. Salah satu media yang diterapkan dalam penelitian ini adalah permainan papan edukatif Math Adventure. Media ini dirancang berbentuk jalur petualangan, di mana siswa harus menyelesaikan soal-soal Matematika untuk melanjutkan perjalanan hingga mencapai titik akhir. Pendekatan ini bertujuan menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan dan interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa kelas IV SD melalui penerapan media Math Adventure. Metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) digunakan dalam penelitian ini, yang terdiri dari dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 30 siswa kelas IV di SDN 16 Mataram. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket, serta asesmen formatif dan sumatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media Math Adventure meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa secara signifikan. Pada pra-siklus, kemampuan pemecahan masalah siswa rata-rata sebesar 62%, meningkat menjadi 78% pada siklus pertama, dan mencapai 89% pada siklus kedua. Media ini terbukti mampu memotivasi siswa untuk belajar dengan cara yang lebih menarik dan efektif. Dengan demikian, permainan papan edukatif Math Adventure menjadi alternatif media pembelajaran yang relevan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa.</p>RafiyatiDadi SetiadiDeni Tri Agus Mahardika
Copyright (c) 2025 Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi dan Geofisika (GeoScienceed)
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/
2025-03-022025-03-026267467810.29303/goescienceed.v6i2.702Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make a Match untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa
https://jpfis.unram.ac.id/index.php/GeoScienceEdu/article/view/705
<p>Penilitian ini bertujun untuk meningkatkakan hasil belajar siswa tentang Kekayaang Budaya Indonesia pada pembelajaran IPAS menggunakan Model Pembelajaran <em>Kooperatif Tipe Make a Matc</em>h pada siswa Kelas IV di SDN 6 Ampenan. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV yang berjumlah 21 orang siswa. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, tes, dan dokumentasi. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, pada setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan dengan satu kali untuk pelaksanaan pembelajaran dan satu kali pertemuan pelaksanaan tes akhir siklus. Rancangan pada setiap siklus ini terdiri empat tahapan yaitu dimulai dengan merencanakan, selanjutnya melakukan tindakan, mengamati, dan yang terakhir refleksi. Data penelitian tentang hasil belajar IPAS siswa dikumpulkan menggunakan metode tes objektif. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada di siklus I masih berada pada kategori sedang secara klasikal belum terpenuhi. Sedangkan di siklus II telah memenuhi KKM dan berada dalam kategori tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketika pembelajaran IPAS materi Kekayaang Budaya Indonesia melalui penerapan model pembelajaran <em>Kooperaatif Tipe Make a Match</em>, hasil belajar siswa meningkat</p>Nurjanah NurjanahSyaiful MusaddatNur Rahmah Suryani
Copyright (c) 2025 Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi dan Geofisika (GeoScienceed)
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/
2025-03-052025-03-056267968410.29303/goescienceed.v6i2.705Penerapan Media Pembelajaran SICA BOX (Kotak Sifat – Sifat Cahaya) untuk Meningkatkan Keaktifan Siswa
https://jpfis.unram.ac.id/index.php/GeoScienceEdu/article/view/710
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran melalui penerapan media pembelajaran SICA BOX (Kotak Sifat-Sifat Cahaya) di kelas V SDN 2 Cakranegara. Penelitian dilakukan dalam dua siklus selama Program Pengalaman Lapangan (PPL) menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Teknik pengumpulan data meliputi angket dan lembar observasi, sedangkan analisis data dilakukan dengan metode kualitatif. Penerapan model pembelajaran <em>Problem-Based Learning</em> (PBL) diterapkan untuk mendukung keberhasilan implementasi media SICA BOX. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada keaktifan siswa, yaitu dari 48% pada siklus 1 menjadi 88% pada siklus 2. Media pembelajaran SICA BOX efektif dalam mendorong siswa untuk berkomunikasi, bekerja sama, dan bernalar kritis selama proses pembelajaran. Penelitian ini memberikan rekomendasi agar media SICA BOX digunakan secara luas dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar.</p>Efi LianiSiti IstiningsihArini
Copyright (c) 2025 Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi dan Geofisika (GeoScienceed)
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/
2025-03-052025-03-056268568810.29303/goescienceed.v6i2.710Analisis Kesiapan Guru Sekolah Dasar dalam Perencanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SD Negeri 3 Cakranegara
https://jpfis.unram.ac.id/index.php/GeoScienceEdu/article/view/736
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan kesiapan guru sekolah dasar dalam merancang Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di SD Negeri 3 Cakranegara. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi kasus dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Subyek Penelitian ini adalah semua guru kelas I-VI berjumlah enam orang. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif menurut Miles, Huberman & Saldana (2018). Hasil penelitian ini menunjukkan kesiapan guru kelas I-VI SD Negeri 3 Cakranegara dalam perencanaan Projek Penguatan Pelajar Pancasila belum maksimal. Hal ini ditinjau dari pemilihan tema dan topik proyek sudah merujuk pada buku panduan profil. Namun, sebagian besar guru berada pada level cukup memahami teori dasar Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, belum ada tim khusus proyek di sekolah, pemilihan dimensi dan perancangan jumlah alokasi waktu proyek masih belum sesuai dengan buku panduan, sebagian (tiga orang) guru belum mempunyai modul dan asesmen proyek, serta modul yang digunakan langsung diadaptasi dari platform Merdeka Mengajar tanpa dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan peserta didik (tidak sesuai dengan tahap kesiapan sekolah level berkembang).</p>Dian HawaziI Nyoman KarmaNurwahidahMoh. Irawan Zain
Copyright (c) 2025 Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal)
2025-03-052025-03-056268969810.29303/goescienceed.v6i2.736Upaya Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematika Peserta Didik Kelas V SDN 1 Kekeri dengan Model Pembelajaran Realistik Mathematic Education (RME)
https://jpfis.unram.ac.id/index.php/GeoScienceEdu/article/view/737
<p>Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) untuk meningkatkan pemahaman konsep matematika kelas VA SDN 1 Kekeri menggunakan pendekatan<em> Realistic Mathematic Education</em> (RME). Subjek penelitian ini adalah kelas VA SDN 1 Kekeri yang terdiri dari 26 peserta didik, dengan 13 peserta didik laki-laki dan 13 peserta didik perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, tes tulis, dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian tindakan kelas ini mencakup analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan proses pembelajaran dari siklus I ke siklus II menunjukkan peningkatan, terlihat dari aktivitas yang semakin kondusif dan antusiasme peserta didik selama mengikuti pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman konsep matematis peserta didik meningkat di setiap siklus. Pada siklus I, pemahaman konsep matematis mencapai 73%, sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 85%. Dengan demikian, penelitian ini menunjukkan bahwa pemahaman konsep matematis siswa menggunakan pendekatan <em>Realistic Mathematic Education </em>(RME) meningkat sebesar 13%. Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa pemahaman konsep matematika, peserta didik di kelas VA SDN 1 Kekeri mengalami peningkatan setelah penerapan model <em>Realistic Mathematic Education </em>(RME).</p>Elsa MaulidyaMukayatiYunita Arian Sani Anwar
Copyright (c) 2025 Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal)
2025-03-062025-03-066269970410.29303/goescienceed.v6i2.737Dampak Positif Perhatian Orang Tua dan Guru terhadap Prestasi Belajar Anak Berkebutuhan Khusus
https://jpfis.unram.ac.id/index.php/GeoScienceEdu/article/view/743
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak postif dari perhatian orang tua dan guru terhadap prestasi belajar Anak Berkebutuhan Khusus. Metode penelitian yang digunakan ialah metode studi literature dengan menganalisis berbagai sumber relevan seperti jurnal, buku dan artikel ilmiah. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa perhatian orang tua dan guru memiliki dampak positif yang sangat signifikan terhadap prestasi belajar Anak Berkebutuhan Khusus. Perhatian orang tua meliputi dukungan emosianal, pendampingan belajar di rumah penyajian lingkungan belajar yang baik dapat meningkatkan motivasi, kepercayaan diri serta kemandirian Anak Berkebutuhan Khusus dalam proses pembelajaran. Sementara itu, perhatian guru yang meliputi pemahaman kondisi siswa, strategi pembelajaran, modifikasi kurikulum dan komunikasi yang baik dengan orang tua dapat membantu Anak berkebutuhan khusus untuk memahami pembelajaran dengan baik dan mencapai potensi secara maksimal. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya kolaborasi dan komunikasi yang baik antara orang tua dan guru dalam mencipatakan lingkungan belajar yang kondusif dan inklusif bagi Anak Berkebutuhan Khusus. Dengan demikian Anak Berkebutuhan Khusus dapat mengembangkan kemampuan akademik dan sosialny secara optimal.</p>Ulfa WahidahMuaini
Copyright (c) 2025 Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal)
2025-03-082025-03-086270570710.29303/goescienceed.v6i2.743Penerapan Pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL) dalam Meningkatkan Keaktifan Siswa pada Pembelajaran Matematika
https://jpfis.unram.ac.id/index.php/GeoScienceEdu/article/view/709
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa dalam pembelajaran matematika melalui penerapan pendekatan <em>Teaching at the Right Level</em> (TaRL). Penelitian ini dilaksanakan di SDN 48 Cakranegara pada siswa kelas IV, dengan menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Hasil observasi menunjukkan peningkatan yang signifikan pada keaktifan siswa, dari 62% (kriteria baik) pada siklus pertama menjadi 81% (kriteria sangat baik) pada siklus kedua. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan pendekatan TaRL dalam pembelajaran matematika efektif dalam meningkatkan keaktifan siswa, yang tercermin dalam peningkatan partisipasi siswa dalam diskusi, mengajukan pertanyaan, menyampaikan ide dan mendengarkan instruksi guru. Pendekatan TaRL dapat mengatasi kesenjangan kemampuan siswa dengan memberikan pembelajaran yang sesuai kebutuhan dan tingkat kemampuan masing-masing siswa serta dapat mendukung pencapaian hasil belajar yang lebih baik</p>Hafizatil AdniSiti IstiningsihNurhayati
Copyright (c) 2025 Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi dan Geofisika (GeoScienceed)
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/
2025-03-082025-03-086270871310.29303/goescienceed.v6i2.709Penerapan Metode Dialog untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara pada Pelajaran Bahasa Indonesia
https://jpfis.unram.ac.id/index.php/GeoScienceEdu/article/view/714
<p>Pendidikan merupakan proses yang bertujuan untuk mengembangkan potensi siswa baik dalam aspek intelektual, emosional, maupun sosial. Dalam konteks pembelajaran, keterampilan berbicara menjadi salah satu aspek penting yang perlu dikembangkan, terutama dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan metode dialog dalam meningkatkan keterampilan berbicara pada pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas IV SDN Dasan Lekong Desa Barejulat tahun ajaran 2024/2025. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan baik dalam aktivitas mengajar guru, aktivitas belajar siswa, maupun keterampilan berbicara siswa. Aktivitas mengajar guru mengalami peningkatan dari nilai 49 pada prasiklus ke nilai 54 pada siklus I, dan akhirnya menjadi 57 pada siklus II, dengan kategori sangat baik. Aktivitas siswa juga menunjukkan tren positif, dari nilai 34 pada prasiklus menjadi 42 pada siklus I, dan mencapai nilai 45 pada siklus II, yang termasuk dalam kategori sangat aktif. Hal ini menunjukkan bahwa metode dialog mampu menciptakan suasana pembelajaran yang lebih menarik dan melibatkan siswa secara aktif. Selain itu, nilai rata-rata keterampilan berbicara siswa juga mengalami peningkatan yang signifikan. Pada tahap prasiklus, nilai rata-rata siswa adalah 75,89 dengan ketuntasan klasikal 60%. Setelah penerapan metode dialog pada siklus I, nilai rata-rata meningkat menjadi 77,68 dengan ketuntasan klasikal 75%. Pada siklus II, nilai rata-rata siswa mencapai 80,71 dengan ketuntasan klasikal 89,29%. Data ini menunjukkan bahwa metode dialog tidak hanya meningkatkan partisipasi siswa dalam pembelajaran, tetapi juga membantu mereka dalam mengembangkan keterampilan berbicara secara lebih baik.</p>Laelatuzza'rahSiti IstiningsihArini Arini
Copyright (c) 2025 Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi dan Geofisika (GeoScienceed)
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/
2025-03-082025-03-086271471810.29303/goescienceed.v6i2.714Penerapan Media Augmented Reality Berbantuan Aplikasi Assemblr Edu Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS
https://jpfis.unram.ac.id/index.php/GeoScienceEdu/article/view/723
<p>Penelitian ini merupakan penelitian Tindakan kelas yang bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan media <em>Augmented Reality</em> berbantuan <em>Assemblr edu</em> untuk meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas IV pada materi bagian tubuh tumbuhan beserta fungsinya. Lokasi penelitian di SDN 16 Ampenan dengan subjek penelitian adalah semua siswa kelas IV SDN 16 Ampenan sebayak 24 siswa. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus. Setiap siklus pembelajaran berupa tahapan (1) perencanaan (2) pelaksanaan (3) pengamatan dan (4) refleksi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes evaluasi dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif dalam bentuk persentase klasikal ketuntasan. Hasil penelitian Tindakan kelas ini memperoleh nilai rata-rata siswa pada siklus I yaitu 65,8 dan pada siklus II menjadi 85,8. Siswa yang telah memenuhi ketuntasan (KKM) dari 58,33% pada siklus I meningkat signifikan menjadi 83,33% pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan media augmented reality berbantuan aplikasi assemblr edu dapat meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas IV SDN 16 Ampenan pada materi bagian tubuh tumbuhan beserta fungsinya.</p>Nigia Deta AnggrianiNurhasanahNurhasanah
Copyright (c) 2025 Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi dan Geofisika (GeoScienceed)
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/
2025-03-082025-03-086271972310.29303/goescienceed.v6i2.723Penerapan Model Pembelajaran Teams Games Tournament Berbantuan Media Snork’s Long Division untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik
https://jpfis.unram.ac.id/index.php/GeoScienceEdu/article/view/724
<p>Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar peserta didik pada materi operasi pembagian bilangan cacah di kelas VB SDN 10 Mataram. Dengan menerapkan model pembelajaran <em>Teams Games Tournament</em> berbantuan media <em>Snork’s Long Division</em> diharapkan dapat meningkatkan kemampuan peserta didik dalam melakukan operasi pembagian bilangan cacah. Subjek penelitian terdiri dari 25 peserta didik dengan rincian 10 laki-laki dan 15 perempuan. Penelitian dilaksanakan selama 2 siklus, setiap siklus masing-masing terdiri dari 2 kali pertemuan. Penelitian ini terdiri dari 4 tahapan antara; lain perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif dan kuantitatif. Pada saat pra siklus nilai rata-rata kelas sebesar 61 dengan persentase ketuntasan 36%. Pada siklus 1 pertemuan 1 setelah dilakukan tindakan perbaikan rata-rata kelas naik menjadi 65 dengan persentase ketuntasan 44%, pada siklus 1 pertemuan 2 nilai rata-rata kelas naik menjadi 76 dengan presentase ketuntasan 72%. Pada siklus 2 pertemuan 1 rata-rata kelas naik menjadi 80 dengan persentase ketuntasan 84%, pada siklus 2 pertemuan 2 nilai rata-rata kelas naik menjadi 84 dengan presentase ketuntasan 84%. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran <em>Teams Games Tournament</em> berbantuan media <em>Snork’s Long Division</em> untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi operasi pembagian bilangan cacah di kelas VB SDN 10 Mataram.</p>Adam SaputraIda ErmianaLaeli Murod Solehani
Copyright (c) 2025 Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi dan Geofisika (GeoScienceed)
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/
2025-03-082025-03-086272472910.29303/goescienceed.v6i2.724Pengaruh Penerapan Video Pembelajaran Pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas IV
https://jpfis.unram.ac.id/index.php/GeoScienceEdu/article/view/744
<p><strong>Belajar merupakan proses mendasar yang membantu individu memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan nilai untuk kehidupan. Dalam pembelajaran, peran guru sangat penting sebagai fasilitator yang menciptakan lingkungan belajar efektif, menarik, dan sesuai dengan kebutuhan siswa. Guru juga diharapkan mampu menyesuaikan strategi pengajaran dengan karakteristik peserta didik yang memiliki gaya belajar beragam, seperti visual, auditorial, kinestetik, atau kombinasi dari semuanya. Kemampuan Bahasa Inggris siswa kelas IV sering kali masih rendah, terutama dalam penguasaan kosa kata. Keterbatasan ini menghambat siswa dalam memahami teks sederhana dan mengekspresikan ide mereka secara tepat. Karakteristik siswa kelas IV SD umumnya menunjukkan antusiasme tinggi terhadap aktivitas pembelajaran yang interaktif dan melibatkan teknologi. Hal ini menciptakan peluang besar untuk mengintegrasikan media pembelajaran berbasis video, yang memberikan pengalaman belajar lebih menarik dan mendalam. Penggunaan video pembelajaran dapat meningkatkan keterlibatan siswa, memperjelas konsep abstrak, dan membantu siswa memahami materi lebih efektif. Selain itu, media video yang menarik cenderung meningkatkan minat siswa terhadap pelajaran Bahasa Inggris, mendorong mereka untuk lebih aktif dan berpartisipasi dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan video pembelajaran dalam mata pelajaran Bahasa Inggris terhadap hasil belajar siswa kelas IV SDN 20 Mataram. Penelitia menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pada siklus pertama, hasil belajar siswa berada pada angka 68%, meningkat menjadi 77% setelah refleksi dan perbaikan pada siklus kedua, dengan rata-rata mencapai 89%. Hasil ini menunjukkan efektivitas penggunaan video pembelajaran. Penelitian ini melibatkan 16 siswa sebagai partisipan. Data dikumpulkan melalui metode tes sebelum dan sesudah pembelajaran (pre-test dan post-test), observasi kelas, serta angket kepuasan belajar.Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai siswa meningkat dari 65 pada tes awal menjadi 85 setelah penerapan video pembelajaran. Selain itu, 89% siswa menyatakan bahwa mereka lebih termotivasi dan tertarik belajar menggunakan media video. Peningkatan ini mencerminkan efektivitas penggunaan video pembelajaran dalam meningkatkan hasil belajar Bahasa Inggris siswa kelas IV. Dengan demikian, video pembelajaran dapat dijadikan media inovatif yang mendukung pembelajaran yang lebih interaktif dan menarik bagi siswa sekolah dasar.</strong></p>Nila Aulia SyafitriHusniatiRahmawati
Copyright (c) 2025 Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal)
2025-03-092025-03-096273073410.29303/goescienceed.v6i2.744Analisis Kedudukan Pendidikan Islam dalam Sistem Pendidikan Nasional
https://jpfis.unram.ac.id/index.php/GeoScienceEdu/article/view/967
<p>Pendidikan merupakan elemen yang tak terpisahkan dari kehidupan manusia, berfungsi sebagai sarana untuk mengembangkan potensi diri dan mencapai tujuan hidup. Dalam konteks Indonesia, pendidikan juga menjadi wadah untuk mewujudkan cita-cita nasional, yaitu negara yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur. Pendidikan Islam, sebagai bagian integral dari sistem pendidikan nasional, memiliki peran yang sangat penting, terutama karena mayoritas masyarakat Indonesia beragama Islam. Pendidikan Islam dapat dipahami dalam tiga aspek: sebagai sumber nilai, bidang studi, dan jenis pendidikan yang mencakup keduanya. Meskipun pendidikan Islam hanya merupakan bagian dari sistem pendidikan nasional, kedudukannya sangat strategis dalam mencapai tujuan pembangunan bangsa yang seimbang antara duniawi dan ukhrawi. Tujuan pendidikan Islam tidak hanya mengarah pada pembentukan karakter religius, tetapi juga kesiapan menghadapi kehidupan di dunia. Oleh karena itu, peran pendidikan Islam dalam sistem pendidikan nasional harus dipandang sejajar dengan pendidikan lainnya, untuk menciptakan generasi yang berbudi pekerti luhur, kreatif, dan produktif, serta sesuai dengan nilai-nilai agama dan moral.</p>Al MujibRukyatun UlyaMuhammad
Copyright (c) 2025 Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal)
2025-03-092025-03-096273573910.29303/goescienceed.v6i2.967Kebijakan Tentang Pendidikan Menengah
https://jpfis.unram.ac.id/index.php/GeoScienceEdu/article/view/971
<p>Tulisan ini hendak memaparkan tentang Kebijakan pemerintah tentang Pendidikan menengah di Indonesia, menjelaskan pengertian kebijakan, fungsi kebijakan, arah dan karakteristik kebijakan yang di implementasi dalam penerapan. Pendekatan yang digunakan dalam paparan ini bersifat deskriptif dengan mengacu pada undang-undang yang berlaku saat ini, tulisan-tulisan para pakar pendidikan dan teori-teori yang sesuai. Pemaparan ini diharapkan akan memberikan gambaran ringkas mengenai Kebijakan Pendidikan menengah di Indonesia yang selanjutnya dapat dijadikan pijakan penelitian yang lebih mendalam dan komprehensif.Tantangan besar dalam bidang Pendidikan yaitu tantangan internal dan eksternal mempertahankan hasil pembangunan pendidikan yang telah dicapai, mempersiapkan sumber daya manusia yang mampu bersaing di pentas global dan penyesuaian serta perubahan dengan perkembangan zaman.Keterlibatan masyarakat dan peningkatan peran sekolah adalah sebuah keniscayaan dalam pengelolaan pendidikan sehingga kualitas lulusan pendidikan khususnya pendidikan menegah.Berlakunya kebijakan pemerintah tentang pendidikan menengah menuntut terjadinya perubahan dan penyesuaian sehingga proses pendidikan lebih demokratis, memperhatikan keberagaman, kebutuhan daerah dan peserta didik serta mendorong peningkatan partisipasi masyarakat.</p>RuspianiReza Aprian SaputraMuhammad
Copyright (c) 2025 Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal)
2025-03-092025-03-0962740744Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning untuk Meningkatkan Keterampilan Literasi Digital Peserta Didik
https://jpfis.unram.ac.id/index.php/GeoScienceEdu/article/view/749
<p>Penelitian ini bertujuan meningkatkan keterampilan literasi digital peserta didik kelas V SD Negeri 16 Mataram melalui model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada mata pelajaran IPAS materi jaring-jaring makanan. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek 36 peserta didik, dilaksanakan dalam dua siklus yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi dan kuesioner, kemudian dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan literasi digital. Pada siklus I, persentase peserta didik yang mencapai kategori Sangat Tinggi hanya sebesar 5,6%, kategori Tinggi sebesar 16,6%, kategori Sedang sebesar 33,3%, kategori Rendah sebesar 27,8%, dan kategori Sangat Rendah sebesar 16,6%. Namun, setelah penerapan model PBL pada siklus II, terjadi peningkatan signifikan dengan 27,8% berada di kategori Sangat Tinggi, 41,7% di kategori Tinggi, 19,4% berada di kategori Sedang, 8,3% berada di kategori Rendah, dan hanya 2,8% berada di kategori Sangat Rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan keterampilan literasi digital peserta didik, dibuktikan dengan peningkatan rata-rata skor dari 43,75 pada siklus I menjadi 67,15 pada siklus II.</p>Susi SusantiDadi SetiadiDeni Tri Agus Mahardikha
Copyright (c) 2025 Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal)
2025-03-102025-03-1062745750Penerapan Media Wordwall Pada Pelajaran Pendidkan Pancasila Dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa Kelas III Di SDN 31 Mataram
https://jpfis.unram.ac.id/index.php/GeoScienceEdu/article/view/752
<p>Minat belajar yang rendah kerap menjadi kendala utama dalam mencapai tujuan pembelajaran yang efektif, terutama pada mata pelajaran seperti Pendidikan Pancasila yang sering dianggap monoton oleh siswa. Dalam upaya mengatasi tantangan ini, penelitian ini mengeksplorasi penerapan media berbasis teknologi, Wordwall, untuk meningkatkan minat belajar siswa kelas 3 di SDN 31 Mataram. Wordwall adalah aplikasi pembelajaran interaktif yang memungkinkan siswa untuk belajar melalui berbagai aktivitas menarik seperti kuis, permainan pencocokan, dan latihan soal. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus dengan setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 17 siswa kelas 3 yang menunjukkan variasi dalam tingkat keterlibatan belajar. Instrumen penelitian mencakup lembar observasi, wawancara, dan angket minat belajar untuk mengukur keefektifan Wordwall. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam minat belajar siswa. Pada siklus pertama, persentase rata-rata minat belajar mencapai 78% (kategori baik), yang kemudian meningkat menjadi 83,6% (kategori sangat baik) pada siklus kedua. Selain itu, siswa menunjukkan antusiasme lebih tinggi dalam pembelajaran, ditandai dengan keaktifan mereka dalam bertanya, menjawab, dan berpartisipasi dalam diskusi. Keberhasilan penerapan Wordwall tidak hanya terletak pada kemampuannya menghadirkan pengalaman belajar yang interaktif, tetapi juga pada kemampuannya mengakomodasi kebutuhan siswa yang beragam. Media ini memungkinkan siswa untuk belajar dengan cara yang menyenangkan, sehingga meningkatkan keterlibatan dan motivasi mereka secara keseluruhan. Berdasarkan hasil penelitian ini, disimpulkan bahwa penggunaan Wordwall sebagai media pembelajaran efektif dalam meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Oleh karena itu, aplikasi ini direkomendasikan untuk diimplementasikan secara lebih luas di berbagai mata pelajaran lain guna mendukung pencapaian hasil belajar yang optimal dan pembelajaran yang lebih inklusif.</p>Gina Ambar FanturiMuhammad TahirBaiq Ria Suciani
Copyright (c) 2025 Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal)
2025-03-102025-03-1062751756Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas 2 Melalui Pembelajaran Kolaboratif Kooperatif dan Inovasi Interaktif Berbasis Kuis Menggunakan Aplikasi Wordwall di SDN 47 Mataram
https://jpfis.unram.ac.id/index.php/GeoScienceEdu/article/view/762
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas 2 SDN 47 Mataram melalui penerapan pembelajaran kolaboratif kooperatif dan inovasi interaktif berbasis kuis menggunakan aplikasi Wordwall. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus. Subjek penelitian adalah 25 siswa kelas 2 yang terdiri dari 12 siswa laki-laki dan 13 siswa perempuan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 72% dan pada siklus II sebesar 90%. Dengan demikian, inovasi pembelajaran berbasis Wordwall terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas 2.</p>Baiq Hazanatul FannyHeri Hadi SaputraAri Irmayani
Copyright (c) 2025 Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal)
2025-03-102025-03-1062757760Pengembangan Media Pembelajaran Kahoot Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Pada Mata Pelajaran IPA Kelas IV
https://jpfis.unram.ac.id/index.php/GeoScienceEdu/article/view/763
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fakta bahwa pendidikan adalah pilar fundamental dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter dan kemampuan adaptif untuk menghadapi tantangan global. Platform ini dibuat untuk meningkatkan keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran dengan menghadirkan unsur kompetisi yang menyenangkan, sehingga dapat mendorong motivasi dan semangat belajar siswa secara signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan media pembelajaran Kahoot dalam rangka meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPA kelas IV di SDN 31 Mataram. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Subjek penelitian adalah 15 siswa kelas IV yang memiliki karakteristik beragam dalam hal minat dan motivasi belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam motivasi belajar siswa setelah penerapan media Kahoot. Pada siklus pertama, hasil observasi menunjukkan bahwa tingkat motivasi belajar siswa mencapai rata-rata 72%, yang tergolong dalam kategori cukup. Pada siklus kedua, setelah dilakukan perbaikan berdasarkan refleksi dari siklus pertama, motivasi belajar siswa meningkat menjadi rata-rata 85%, yang tergolong dalam kategori sangat baik. Siswa menunjukkan peningkatan antusiasme dalam mengikuti kuis, lebih sering mengajukan pertanyaan, dan berpartisipasi aktif dalam diskusi kelas. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa penggunaan media Kahoot dapat secara efektif meningkatkan motivasi belajar siswa, terutama dalam mata pelajaran yang dianggap sulit dan kurang menarik. Fitur-fitur interaktif yang ditawarkan oleh Kahoot mampu menciptakan pengalaman belajar yang tidak hanya menyenangkan tetapi juga mendorong keterlibatan penuh siswa. Media ini menyediakan tantangan yang membangun serta memotivasi siswa untuk lebih aktif dalam proses pembelajaran.</p>Idhatul Hasanah IdhaBaiq Ria Suciani
Copyright (c) 2025 Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal)
2025-03-112025-03-116276176610.29303/goescienceed.v6i2.763Peran Pendidikan Perempuan dalam Pengelolaan Keuangan terhadap Kesejahteraan Keluarga
https://jpfis.unram.ac.id/index.php/GeoScienceEdu/article/view/979
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran perempuan dalam pengelolaan keuangan keluarga dan dampaknya terhadap kesejahteraan keluarga. Sebagai pengelola utama keuangan dalam banyak keluarga, perempuan seringkali menjadi faktor kunci dalam pengambilan keputusan finansial yang memengaruhi kondisi ekonomi rumah tangga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian studi literatur yang digunakan untuk menyelidiki penelitian-penelitian sebelumnya yang relevan dengan topik ini. Dengan latar belakang perempuan di berbagai lapisan sosial ekonomi, untuk menggali pemahaman mereka tentang pengelolaan keuangan, tantangan yang dihadapi, dan bagaimana keputusan finansial mempengaruhi kesejahteraan keluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan perempuan dalam merencanakan dan mengelola anggaran rumah tangga berkontribusi signifikan terhadap peningkatan stabilitas ekonomi keluarga, pengurangan tingkat kemiskinan, dan peningkatan kualitas hidup anggota keluarga, terutama dalam pendidikan dan kesehatan. Temuan ini menekankan pentingnya pemberdayaan perempuan dalam bidang keuangan sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga secara keseluruhan. Dengan kecakapan perempuan mengelola keuangan dalam keluarga maka akan tercipta sebuah keluarga yang sejahtera.</p>Baiq Nadia ZulvaYudin Citriadin
Copyright (c) 2025 Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal)
2025-03-112025-03-1162767774Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make a Match terhadap Kemampuan Penalaran Matematis pada Materi Teorema Pythagoras Siswa Kelas VIII SMP Negeri 4 Narmada Tahun Ajaran 2024/2025
https://jpfis.unram.ac.id/index.php/GeoScienceEdu/article/view/1002
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe make a match terhadap kemampuan penalaran matematis siswa pada materi teorema pythagoras kelas VIII SMP Negeri 4 Narmada tahun ajaran 2024/2025. Penelitian pendekatan kuantitatif ini menerapkan jenis penelitian eksperimen semu dengan desain statis dengan dua kelompok. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling berkelompok (cluster sampling) dimana kelas VIII A sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII C sebagai kelas kontrol. Instrumen dalam penelitian ini adalah modul ajar, lembar observasi dan tes kemampuan penalaran matematis siswa yang telah dinyatakan valid. Pada teknik analisa data, sebelum dilakukan uji t data hasil posttest terlabih dahulu dilakukan uji normalitas dan uji homogenitas. Dari hasil penelitian dengan pengambilan data menggunakan tes kemampuan penalaran matematis diperoleh data bahwa terdapat perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Dilihat dari hasil analisa data dengan uji t menunjukkan t_hitung>t_tabel. Hasil uji effect size diperoleh 0,67 berada dalam kategori sedang. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe make a match terhadap kemampuan penalaran matematis siswa pada materi teorema pythagoras di kelas VIII SMPN 4 Narmada tahun ajaran 2024/2025 pada kategori sedang.</p>Muhammad Rizki SaputraNurul HikmahRatna Yulis TyaningsihLaila Hayati
Copyright (c) 2025 Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal)
2025-03-162025-03-166277578110.29303/goescienceed.v6i2.1002Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah Berbantuan Media Pembelajaran Kartu Misteri untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Matematika
https://jpfis.unram.ac.id/index.php/GeoScienceEdu/article/view/726
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika di kelas X.11 SMAN 2 Mataram tahun ajaran 2023/2024. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran secara bertahap. Partisipasi belajar siswa dinilai melalui observasi selama proses pembelajaran, sementara hasil belajar siswa dievaluasi melalui tes yang diberikan di akhir setiap siklus.Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam partisipasi dan hasil belajar siswa. Pada siklus I, aktivitas siswa berada pada kategori cukup aktif, tetapi meningkat menjadi sangat aktif pada siklus II. Ketuntasan hasil belajar siswa juga menunjukkan peningkatan dari 70% pada siklus I menjadi 85% pada siklus II. Penerapan pembelajaran berbasis masalah dengan media kartu misteri mampu mendorong keterlibatan siswa yang lebih baik dalam pembelajaran. Selain itu, pendekatan ini membantu siswa memahami materi dengan lebih baik dan menciptakan suasana belajar yang interaktif serta menyenangkan.Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran berbasis masalah yang didukung media kartu misteri efektif untuk meningkatkan partisipasi dan hasil belajar siswa dalam matematika. Pendekatan ini direkomendasikan untuk digunakan secara lebih luas sebagai strategi pembelajaran yang inovatif dan berdampak positif pada kualitas pembelajaran di sekolah.</p>M. HamdiSudi PrayitnoGunawanIda Ayu Dewi Prabandari
Copyright (c) 2025 Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi dan Geofisika (GeoScienceed)
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/
2025-03-182025-03-186278278810.29303/goescienceed.v6i2.726Pengaruh Penerapan Quiz Wordwall Terhadap Peningkatan Literasi Membaca Bahasa Indonesia Siswa Kelas IV
https://jpfis.unram.ac.id/index.php/GeoScienceEdu/article/view/727
<p>Pendidikan merupakan fondasi utama dalam pembangunan karakter dan intelektual generasi muda. Salah satu aspek penting dalam pendidikan adalah kemampuan literasi, khususnya literasi membaca, yang menjadi dasar bagi siswa untuk memahami berbagai mata pelajaran dan mengembangkan keterampilan berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan media Quiz Wordwall terhadap peningkatan literasi membaca bahasa Indonesia di SDN 18 Cakranegara. Subjek penelitian terdiri dari 30 siswa kelas IV, yang terlibat dalam pembelajaran menggunakan media ini selama dua siklus dalam metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Setiap siklus meliputi tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data penelitian dikumpulkan melalui tes literasi membaca, observasi aktivitas siswa selama pembelajaran, serta angket yang menggambarkan persepsi siswa terhadap media pembelajaran yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Quiz Wordwall secara signifikan berdampak positif terhadap kemampuan literasi membaca siswa. Pada tahap pra-siklus, rata-rata kemampuan literasi membaca siswa berada pada kategori cukup, dengan persentase keberhasilan sebesar 58%. Setelah penerapan Quiz Wordwall pada siklus pertama, persentase keberhasilan meningkat menjadi 72%, dan pada siklus kedua mencapai 85%. Peningkatan ini menunjukkan bahwa Quiz Wordwall mampu menciptakan pembelajaran yang interaktif, menarik, dan memotivasi siswa untuk lebih aktif terlibat dalam kegiatan membaca. Selain itu, media ini memberikan pengalaman belajar yang lebih variatif, sehingga siswa merasa lebih antusias dan percaya diri dalam memahami teks bacaan.</p>Morina Ana TasyaMuhammad MakiErwin Hadi
Copyright (c) 2025 Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi dan Geofisika (GeoScienceed)
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/
2025-03-182025-03-186278979410.29303/goescienceed.v6i2.727Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar pada Siswa Sekolah Dasar Kelas IV
https://jpfis.unram.ac.id/index.php/GeoScienceEdu/article/view/731
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran IPAS melalui penerapan model pembelajaran Problem-Based Learning (PBL). Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di SD Negeri 14 Cakranegara dengan melibatkan 30 siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada hasil belajar siswa setelah penerapan PBL. Model PBL yang mendorong siswa untuk aktif mencari solusi atas masalah yang relevan dengan kehidupan sehari-hari terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi belajar, pemahaman konsep, dan keterampilan berpikir kritis siswa sehingga meningkatnya hasil belajar siswa. Selain itu, <em>Problem Based Learning</em> juga mampu mengatasi permasalahan yang muncul akibat penerapan Kurikulum Merdeka, terutama dalam pembelajaran mata pelajaran IPAS yang baru. Melalui dua siklus pembelajaran, diperoleh hasil bahwa penerapan model <em>Problem Based Learning</em> secara signifikan meningkatkan rata-rata nilai siswa dari 51,7 pada pra-siklus menjadi 79 pada siklus II. Peningkatan ini menunjukkan bahwa <em>Problem Based Learning</em> mampu merangsang keaktifan siswa dalam belajar, meningkatkan pemahaman konsep, dan mengembangkan keterampilan berpikir kritis. Analisis kualitatif menunjukkan bahwa siswa lebih termotivasi, terlibat aktif dalam diskusi kelompok, dan mampu mengaitkan materi pelajaran dengan kehidupan sehari-hari. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa <em>Problem Based Learning</em> merupakan model pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS, terutama dalam konteks penerapan Kurikulum Merdeka yang menekankan pada pembelajaran yang berpusat pada siswa dan relevan dengan kehidupan nyata. Penelitian ini menyimpulkan bahwa <em>Problem Based Learning</em> merupakan alternatif yang efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS.</p>Fitrotul JamilTri Ayu LestariI Wayan KarmajayaDadi Setiadi
Copyright (c) 2025 Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi dan Geofisika (GeoScienceed)
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/
2025-03-182025-03-186279580010.29303/goescienceed.v6i2.731Analisis Penanaman Nilai-Nilai Kearifan Lokal Suku Sasak Untuk Mendukung Penguatan Profil Pelajar Pancasila Siswa Sekolah Dasar Kota Mataram
https://jpfis.unram.ac.id/index.php/GeoScienceEdu/article/view/772
<p>Penelitian ini bertujuan mengkaji serta untuk memberikan pemahaman yang lebih baik tentang penanaman nilai-nilai kearifan lokal Sasak dalam mendukung penguatan Profil Pelajar Pancasila di sekolah dasar Kota Mataram serta memberikan kontribusi dalam perbaikan pendidikan yang lebih inklusif dan kaya akan nilai-nilai lokal. Untuk mencapai tujuan tersebut menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Jenis penelitian ini dipilih karena penelitian ini bukan bertujuan menguji hipotesis tetapi bertujuan untuk memperoleh pemahaman dan penafsiran secara mendalam terhadap suatu data. Berdasarkan tujuan penelitian yang tercantum pada maka pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, dokumentasi dan wawancara. adapun data yang sudah terkumpul dianalisis melalui tiga tahap antara lain: reduksi, Penyajian data/data display, dan Verifikasi Kesimpulan. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa: 1) nilai-nilai kearifan lokal sasak yang mendukung penguatan profil pelajar Pancasila di sekolah dasar kota Mataram terdiri dari 4 nilai, antara lain: gotong royong, toleransi, mandiri, dan kreatif. 2) implementasi nilai-nilai kearifan lokal sasak yang mendukung penguatan profil pelajar pancasila di sekolah dasar kota Mataram mencakup beberapa hal, yaitu: nilai-nilai kearifan lokal sasak diintegrasikan dalam kegiatan pembelajaran; nilai-nilai kearifan lokal sasak dipelajari dalam bentuk pelajaran muatan lokal; dan nilai-nilai kearifan lokal sasak dikembangkan dalam kegiatan sabtu budaya.</p> <p> </p>Muhammad TahirMuhammad SobriSetiani NovitasariAsri Fauzi
Copyright (c) 2025 Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi dan Geofisika (GeoScienceed)
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/
2025-03-182025-03-186280180810.29303/goescienceed.v6i2.772Fostering a Class Positive Environment in Elementary Schools Using Positive Discipline Approach
https://jpfis.unram.ac.id/index.php/GeoScienceEdu/article/view/717
<p>A conducive learning environment impacts children's development. Schools, as educational institutions, play a crucial role in creating a supportive and child-friendly learning environment. The objective of this study is to analyze the implementation of a positive discipline approach in efforts to establish a conducive learning environment for elementary school students. This research employs a qualitative phenomenological approach. The study was conducted at Jemur Public Elementary School in Kebumen. The subjects of this study include the school principal, teachers, and students. Data collection techniques involve interviews, observations, and documentation studies. Triangulation techniques were used to ensure data validity. Data analysis was carried out using the Miles & Huberman & Saldana model. The results of the study indicate that the positive discipline approach has been implemented effectively at Jemur Public Elementary School in Kebumen. However, collaboration between parents and the school needs to be further enhanced to ensure children can learn comfortably wherever they are. Strong collaboration among schools, families, and the community is recommended based on this research.</p>Putri UtamiMaryantoAtim RinawatiMuhyidinUmi ArifahImam SubarkahSiti Fatimah
Copyright (c) 2025 Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi dan Geofisika (GeoScienceed)
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/
2025-03-202025-03-206280981510.29303/goescienceed.v6i2.717Analisis Kebijakan Manajemen Anggaran Pendidikan Islam di Indonesia
https://jpfis.unram.ac.id/index.php/GeoScienceEdu/article/view/983
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan manajemen anggaran pendidikan Islam di Indonesia dengan fokus pada efektivitas alokasi dana, distribusi anggaran, serta tantangan dan peluang yang ada. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif terhadap kebijakan anggaran yang berlaku di Kementerian Agama dan instansi terkait. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun ada peningkatan anggaran untuk pendidikan Islam dalam beberapa tahun terakhir, masih terdapat ketidakseimbangan dalam distribusi anggaran antar lembaga pendidikan Islam dan keterbatasan pengelolaan dana. Salah satu tantangan utama adalah minimnya transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan anggaran, yang sering kali berdampak pada rendahnya efektivitas penggunaan dana. Di sisi lain, peluang untuk perbaikan dapat ditemukan melalui peningkatan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah, serta peran serta masyarakat dalam mengawasi penggunaan anggaran pendidikan Islam. Penelitian ini menyarankan perlunya kebijakan yang lebih terintegrasi dan berbasis pada prinsip-prinsip transparansi dan akuntabilitas guna meningkatkan kualitas pendidikan Islam di Indonesia.</p>Muhammad Shaiful BahriBaiq Nadia ZulvaMuhammad
Copyright (c) 2025 Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal)
2025-03-212025-03-216281682310.29303/goescienceed.v6i2.983Analisis Kebijakan tentang Ujian Nasional
https://jpfis.unram.ac.id/index.php/GeoScienceEdu/article/view/980
<p>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kebijakan Ujian Nasional dengan menggunakan pendekatan studi literatur. Studi ini mengkaji berbagai penelitian, laporan kebijakan, serta pendapat para ahli mengenai dampak, efektivitas, dan tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan Ujian Nasional. Berdasarkan hasil analisis literatur, ditemukan bahwa meskipun UN berperan penting dalam standarisasi penilaian, namun kebijakan ini juga menghadapi kritik terkait dengan tekanan psikologis pada siswa, ketidakadilan dalam akses pendidikan, dan ketidaksesuaian dengan kebutuhan pengembangan kompetensi siswa. Oleh karena itu, penelitian ini menyarankan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan UN untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.</p>Fajrian Nanda Dwi RezkyRostatiMuhammad
Copyright (c) 2025 Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal)
2025-03-212025-03-216282483010.29303/goescienceed.v6i2.980Penerapan Model Pembelajaran PBL Terintegrasi Pendekatan TaRL dalam Meningkatkan Hasil Belajar Matematika
https://jpfis.unram.ac.id/index.php/GeoScienceEdu/article/view/765
<p>Penelitian ini memiliki tujuan agar hasil belajar matematika siswa dengan menerapkan model pembelajaran PBL yang terintegrasi dengan pendekatan TaRL dapat meningkat. Adapun jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang mana subjeknya adalah siswa kelas X-13 SMAN 3 Mataram yang dilaksanakan pada semester II tahun ajaran 2023/2024. Untuk intrumen penelitian yang digunakan adalah asesmen formatif yang telah di validasi oleh dua guru matematika SMAN 3 Mataram. Pengumpulan data dilakukan melalui 4 fase yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Sementara untuk bagian analisis data melalui pendekatan kuantitatif deskriptif, yang mana hal pertama dilakukan adalah mengumpulkan data lalu menghitung skor nilai siswa dan persentase klasikalnya, jika skor telah mencapai KKM sekolah yaitu 75, maka dapat dikatakan tuntas. Berdasarkan pengamatan setelah terjadi siklus 1 dan II dapat dikatakan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) yan terintegrasi dengan pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL) dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa.</p>Kartika Jara DewandaIda Ayu Made Ratna DewiLaila Hayati
Copyright (c) 2025 Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal)
2025-03-212025-03-216283183710.29303/goescienceed.v6i2.765Analisis Sebaran Gas SO2 Menggunakan Citra Satelit Himawari-9 Studi Kasus: Gunung Lewotobi Laki Laki 3 - 4 November 2024
https://jpfis.unram.ac.id/index.php/GeoScienceEdu/article/view/766
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sebaran gas sulfur dioksida (SO2) dari erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki menggunakan citra Satelit Himawari-9 dengan metode Ash RGB. Data yang digunakan mencakup kanal 11 (8,6 μm), kanal 13 (10,4 μm), dan kanal 15 (12,4 μm). Hasil analisis menunjukkan bahwa gas SO2 mulai terdeteksi di lokasi gunung satu jam setelah erupsi dan menyebar ke arah barat laut, timur, utara, dan tenggara gunung. Metode Ash RGB terbukti efektif dalam memvisualisasikan sebaran gas SO2, mampu membedakan gas SO2 (ditandai dengan warna hijau terang) dari awan (berwarna kecoklatan)Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami dampak erupsi vulkanik terhadap atmosfer dan lingkungan sekitar.</p>Veimas Mahardhika PramujiFarhan Oktaviansyah HidayatM. Arifudin
Copyright (c) 2025 Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal)
2025-03-212025-03-2162838841Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VIII B SMPN 1 Mataram Tahun Ajaran 2023/2024
https://jpfis.unram.ac.id/index.php/GeoScienceEdu/article/view/768
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas VIII B SMPN 1 Mataram pada tahun ajaran 2023/2024 menggunakan model pembelajaran Discovery learning. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dibagi ke dalam 3 siklus dan setiap siklus terdiri atas 3 pertemuan. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan observasi. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa adanya peningkatan hasil belajar matematika siswa menggunakan model pembelajaran discovery learning. Pada siklus I ketuntasan belajar sebesar 32%, kemudian pada siklus II ketuntasan belajar siswa naik menjadi 85% dan pada siklus III ketuntasan belajar siswa naik menjadi 94%. Berdasarkan uraian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran discovery learning dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas VIII B SMPN 1 Mataram tahun ajaran 2023/2024.</p>Abi Rasidin AbiBaidowiIwan Suntoko
Copyright (c) 2025 Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal)
2025-03-212025-03-2162842848Penerapan Pendekatan Teaching at the Right Level untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas 5 Sd Negri 36 Cakranegara Pada Mata Pelajaran Ppkn
https://jpfis.unram.ac.id/index.php/GeoScienceEdu/article/view/769
<p>Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas 5 SD Negri 36 Cakranegara melalui pendekatan Teaching at the Right Level(TaRL) pada mata pelajaran PPKn. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan jumlah subjek penelitian berjumlah 24 orang. Teknik pengumpulan data yang dilakukan oleh peneliti berupa observasi dan tes. Instrument yang digunakan adalah lembar observasi, tes awal atau diagnostic dan tes hasil belajar peserta didik. Penelitian ini dilakukan selama dua siklus yang masing-masing terdiri dari empat komponen yaitu perencanaan (planning), pelaksanaan (action), observasi dan evaluasi (observing) dan refleksi (refleksing). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pra-siklus, persentase ketuntasan belajar peserta didik hanya mencapai 33,3% dengan nilai rata-rata 56,3%. Pada siklus pertama, ketuntasan meningkat menjadi 75% dengan nilai rata-rata 78,25%. Selanjutnya, pada siklus kedua, ketuntasan belajar mencapai 87,5% dengan nilai rata-rata 82,5%. Penelitian ini dinyatakan berhasil karena persentase ketuntasan telah melebihi 75%.</p>Widya KholiliantiImam MalikSang Ayu Tirtawati
Copyright (c) 2025 Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal)
2025-03-222025-03-226284985310.29303/goescienceed.v6i2.769Holistic Education in Forming Integral Human Beings
https://jpfis.unram.ac.id/index.php/GeoScienceEdu/article/view/1018
<p>Education is a milestone in developing and advancing a country, superior human resources are born from education. The importance of education has become the state's main stream in providing attention through the budget and so on. Good education not only forms people who are competent in science, but also capable in morals and have social competence. Social skills are very necessary to make life peaceful for one another. This research aims to describe holistic education as a whole and explain the important role of implementing holistic education for society. The research method used by the research is a qualitative research method with a research library approach. Data sources are obtained through primary and secondary data, such as scientific journals or related research results, books, magazines or other sources that provide data answers that researchers need. The results of this researcher are that holistic education leads a person to become a complete person, with a deep understanding of religion, critical thinking skills, good social skills, and maintained physical and emotional health. This education not only emphasizes knowledge, but also the formation of attitudes and values that enable individuals to interact positively with the surrounding environment.</p>Much. Misbah Assa’diBenny KurniawanAtim RinawatiMoh. Agus SalimAli Mahfud
Copyright (c) 2025 Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi dan Geofisika (GeoScienceed)
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/
2025-03-212025-03-216285485910.29303/goescienceed.v6i2.1018Analisis Kebijakan Pemerintah Tentang Manajemen Pendidikan Dasar
https://jpfis.unram.ac.id/index.php/GeoScienceEdu/article/view/993
<p>Penelitian bertujuan untuk menganalisis pemerintah dalam pengelolaan pendidikan dasar. Penelitian ini melibatkan pemerintah dan sekolah dasar disekitar Mataram sebagai partisipan. Dengan menggunakan metode kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi makalah akademis, dan telaah dokumen kinerja. Di era digital, keterampilan manajemen pendidikan dasar sangat perlu untuk beradaptasi dengan pendidikan yang terus berkembang. Temuan menunjukkan kurangnya adaptasi terhadap kebijakan pendidikan dan terbatasnya komitmen terhadap profesionalisme pemerintah dan sekolah dasar. Meskipun mencapai komitmen terhadap penulisan akademik, Pemerintah fokus pada tujuan kognitif, mengabaikan penerapan praktis di sekolah dasar dan menghadapi kendala manajemen di sekolah dasar. Dalam pendidikan dasar pemerintah harus mengkordinir para sekolah. Pengembangan kompetensi bersifat sporadis, dengan persentase yang signifikan belum menjalani pelatihan, dan Semua responden kurang dukungan terhadap latensi pendanaan penelitian. Tindakan mendesak diperlukan untuk meningkatkan adaptasi kebijakan guru, memperluas tujuan pendidikan dasar agar mencakup penerapan praktis, meningkatkan perencanaan penerimaan peserta didik baru, dan memberikan dukungan yang konsisten untuk pengembangan kompetensi melalui pelatihan dan bantuan keuangan. Penelitian ini menekankan perlunya perbaikan komprehensif untuk mengatasi tantangan saat ini dalam profesionalisme pemerintah dalam pendidikan dasar, sehingga memberikan kontribusi wawasan berharga untuk kebijakan dan praktik pendidikan.</p>Ahmad ArromiSiti MuthmainnahMuhammad
Copyright (c) 2025 Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal)
2025-03-232025-03-2362860865Perbandingan Materi PAI Pada Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka
https://jpfis.unram.ac.id/index.php/GeoScienceEdu/article/view/995
<p>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji perbandingan anrtara kurikulum 2013 dengan kurikulum merdeka pada konteks Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka dan sumber data diperoleh dari sumber-sumber terpercaya seperti buku, jurnal artikel dan dokumen yang mengupas tentang kurikulum 2013 dan kurikulum merdeka. Untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini, penulis menghimpun data dari jurnal atau artikel yang membahas terkait kurikulum 2013 dan kurikulum merdeka. Data perubahan kurikulum yang dikumpulkan akan dianalisis menggunakan analisis konten untuk memudahkan penulis dalam menjaring ide pokok dari berbagai sumber. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa kedua kurikulum tersebut berlandaskan pada tujuan Sistem Pendidikan Nasional, yaitu untuk mendorong peserta didik mengembangkan potensi diri dengan memiliki sikap spiritual keagamaan, cerdas, dan berbudi pekerti luhur. Namun, Kurikulum 2013 lebih fokus pada pengembangan kompetensi peserta didik dalam aspek kognitif, afektif, dan psikomotor dengan pendekatan saintifik, sementara Kurikulum Merdeka lebih menekankan pada dimensi Profil Pelajar Pancasila melalui P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) dan menerapkan praktik pembelajaran berdiferensiasi untuk memenuhi kebutuhan dan keberagaman belajar peserta didik</p>ZuriatiKaswadiMuhammad
Copyright (c) 2025 Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal)
2025-03-232025-03-236286687210.29303/goescienceed.v6i2.995Faktor-Faktor Penyebab Rendahnya Minat Melanjutkan Pendidikan Anak Pada Masyarakat Marginal Di Dusun Lenser Desa Kuta Kabupaten Lombok Tengah
https://jpfis.unram.ac.id/index.php/GeoScienceEdu/article/view/1003
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab rendahnya minat melanjutkan pendidikan anak pada masyarakat marginal di Dusun Lenser, Desa Kuta, Kabupaten Lombok Tengah. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua faktor utama yang menyebabkan rendahnya minat melanjutkan pendidikan, yaitu faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi rendahnya motivasi dan minat anak untuk bersekolah serta kesulitan dalam memahami pelajaran. Sementara itu, faktor eksternal terdiri atas tingkat pendidikan orang tua yang rendah, kondisi ekonomi keluarga, lingkungan sekolah yang kurang mendukung, jarak dan fasilitas yang kurang memadai. Upaya yang telah dilakukan pemerintah desa dalam mengatasi permasalahan ini adalah melalui sosialisasi tentang pentingnya pendidikan dan merangkul serta membina anak-anak putus sekolah untuk mengasah kemampuan anak. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pemangku kebijakan dalam merancang strategi yang lebih efektif untuk meningkatkan partisipasi pendidikan di daerah marginal.</p>Rani YuliatinLalu SumardiSawaludinM. Ismail
Copyright (c) 2025 Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal)
2025-03-242025-03-246287387910.29303/goescienceed.v6i2.1003Penerapan Media Plastisin Untuk Meningkatkan Kreativitas Anak Usia 5-6 Tahun Di Tk Kreativa Gebang Mataram
https://jpfis.unram.ac.id/index.php/GeoScienceEdu/article/view/1011
<p>Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui kreativitas anak usia 5-6 di TK Kreativa Gebang Mataram terkait dengan penerapan media plastisin untuk meningkatkan kreativitas anak usia 5-6 tahun yang belum berkembang berdasarkan kenyataan yang ada di TK Kreativa Gebang bahwa 6% dari 11% anak masih belum berkembang kreativitasnya, sedangkan sisanya sebanyak 5 orang anak sudah mengalami perkembangan kreativitas sehingga rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana kreativitas anak usia 5-6 tahun untuk meningkatkan media plastisin di TK Kreativa Gebang Mataram. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas model kemmis dan Mc taggart yang dilakukan dalam II siklus dimulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi/evaluasi. Teknik pengumpulan data yang dugunakan ialah teknik analisi diskriptif kualitatif dan diskriptis kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah anak usia 5-6 tahun di TK Kreativa Gebang Mataram yang berjumlah 11 anak. Hasil peningkatan kreativitas pada pra siklus mendapatkan presentase sebanyak 47,2% dengan kategori mulai berkembang dan siklus I mendapatkan hasil rata-rata presentase sebanyak 56,5% dengan kategori berkembang sesuai harapan dan pada siklus ke II mendapatkan hasil rata-rata sebanyak 89,6% dengan kategori berkembang sangat baik, pada peningkatan perkembangan kreativitas ini mendapatkan 33% selisih peningkatan siklus I ke siklus II sehingga dapat disimpulkan bahwa penerpan media plastisin dapat meningkatkan perkembangan kreativitas anak usia 5-6 tahun.</p>Nurul ZulqaidahI Made Suwasa AstawaBaiq Nada BuahanaMuhammad Tahir
Copyright (c) 2025 Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal)
2025-03-242025-03-2462880886Analisis Kebijakan Tentang Manajemen dalam Pelaksanaan Pendidikan Jarak Jauh di Indonesia
https://jpfis.unram.ac.id/index.php/GeoScienceEdu/article/view/985
<p>Kajian dalam penelitian ini bertujuan untuk menganalisa berbagai kebijakan pemerintah selama pelaksanaan pendidikan jarak jauh. Pendidikan jarak jauh (PJJ) di Indonesia telah menjadi salah satu alternatif penting dalam menghadapi tantangan pendidikan di tengah keterbatasan akses fisik, terutama di daerah terpencil dan selama pandemi COVID-19. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan manajemen yang diterapkan dalam pelaksanaan PJJ di Indonesia. Melalui pendekatan analisis kebijakan, penelitian ini mengkaji berbagai regulasi yang mendasari pelaksanaan PJJ, termasuk kebijakan yang terkait dengan infrastruktur teknologi, penyediaan materi ajar, pelatihan guru, dan evaluasi hasil belajar. Analisis ini juga mencakup tantangan yang dihadapi oleh pemerintah, lembaga pendidikan, dan peserta didik dalam menjalankan PJJ, serta langkah-langkah perbaikan yang diperlukan untuk meningkatkan efektivitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun telah ada upaya yang signifikan dalam mengembangkan kebijakan untuk mendukung PJJ, masih terdapat kendala besar dalam hal aksesibilitas teknologi, kualitas pembelajaran, dan kesenjangan antara daerah urban dan rural. Oleh karena itu, perlu adanya penguatan kebijakan yang lebih inklusif dan berkelanjutan untuk memastikan keberhasilan PJJ di Indonesia, dengan memperhatikan kebutuhan lokal dan ketersediaan sumber daya.</p>Sahwi SahwiMahyudin MahyudinMuhammad
Copyright (c) 2025 Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal)
2025-03-282025-03-286288789110.29303/goescienceed.v6i2.985