Penerapan Model Problem Based Learning Berbantuan Media Pancasila Talking Card untuk Meningkatkan Partisipasi Belajar Murid dalam Diskusi Kelompok pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila
DOI:
https://doi.org/10.29303/goescienceed.v7i4.3566Keywords:
Problem Based Learning, Pancasila Talking Card, Partisipasi BelajarAbstract
Penelitian memiliki tujuan meningkatkan partisipasi belajar murid dalam diskusi kelompok pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media Pancasila Talking Card (Pantacard). Menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), penelitian ini melibatkan 38 murid kelas XI-4 SMA Pasundan 1 Bandung sebagai subjek utama. Alur penelitian berjalan dalam dua siklus, di mana tiap siklusnya mencakup perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Data lapangan dihimpun melalui kombinasi angket, wawancara, serta pengamatan langsung, yang kemudian diolah memakai analisis deskriptif kualitatif maupun kuantitatif. Temuan di lapangan membuktikan bahwa integrasi media Pantacard ke dalam model Problem Based Learning berhasil meningkatkan keaktifan belajar kelompok murid. Hal ini terlihat dari angka rata-rata partisipasi yang semula hanya 41,23% pada Siklus I, lalu meningkat hingga 77,24% pada Siklus II. Peningkatan partisipasi belajar juga terlihat pada seluruh indikator, yaitu keterlibatan fisik, material, emosional, dan mental; kontribusi dalam mencapai tujuan pembelajaran; serta kegiatan belajar yang memberikan hal menguntungkan bagi murid. Berdasarkan hasil evaluasi, penggunaan model Problem Based Learning (PBL) yang dipadukan dengan media Pancasila Talking Card terbukti mendorong keterlibatan aktif murid selama berdiskusi dalam kelompok.
References
guru sekolah dasar pada pembelajaran abad 21. Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series, 8(3), 1781–1789. doi:https://doi.org/10.20961/shes.v8i3.107442
Eling, E. Y. N., Basyuni, B., Purnama, S., Sulistyarini, & Utami, T. (2025). Penerapan Problem Based Learning dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila untuk meningkatkan keaktifan dan tanggung jawab belajar peserta didik kelas XI. Journal of Educational Review and Research, 8(2). doi:https://doi.org/10.26737/jerr.v8i2.7763
Iskandar. (2008). Metodologi Penelitian Pendidikan dan Sosial (Kuantitatif dan Kualitatif). Jakarta, Indonesia: Gaung Persada Press.
Mega, S. (2018). Upaya meningkatkan hasil belajar PKn materi pokok Pancasila sebagai ideologi negara melalui metode diskusi kelompok. Journal of Education Action Research, 2(4), 370–376. doi:https://doi.org/10.23887/jear.v2i4.16336
Milda, M., Kasmawati, A., & Mustari. (2026). Implementasi model Discovery Learning dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila untuk mendorong partisipasi aktif siswa di SMAN 9 Makassar. Jurnal Tomalebbi: Jurnal Pemikiran, Penelitian Hukum, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 13(3). doi:https://doi.org/10.56680/jt.v13i3.86642
Munjiana. (2018). The use of talking cards to promote students’ motivation in speaking skill performance. Global Expert: Jurnal Bahasa dan Sastra, 7(1). doi:https://doi.org/10.36982/jge.v7i1.519
Nurcahyanti, A. F., Hartini, & Sulistiani, I. (2026). Penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media Canva AI materi IPAS untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas 4 SDN 02 Manisrejo. Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika, 7(4).
doi:https://doi.org/10.29303/goescienceed.v7i4.3043
OECD. (2023). PISA 2022 assessment and analytical framework. Paris, France: OECD Publishing. doi:https://doi.org/10.1787/dfe0bf9c-en
Sinaga, J. A. I. S. (2025). Peningkatan keterlibatan siswa fase E SMA Negeri 2 Rantau Selatan dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila melalui model diskusi kelas. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(2), 17424–17431. doi:https://doi.org/10.31004/jptam.v9i2.28633
Triyanto, T. (2019). Understanding student participation within a group learning. South African Journal of Education, 39(2). doi:https://doi.org/10.15700/saje.v39n2a1629




