Peran Modal Sosial dalam Pengembangan Ekowisata Mangrove Berbasis Komunitas di Pantai Cemara Lombok Barat
DOI:
https://doi.org/10.29303/goescienceed.v7i4.3428Keywords:
Social Capital, Mangrove Ecotourism, Community-Based Ecotourism, Community Participation, Cemara Beach, West Lombok.Abstract
The success of community-based mangrove ecotourism depends not only on the abundance of natural resources but also on the community’s capacity to build trust, social networks, shared norms, and collective action, which are conceptually known as social capital. This study aimed to describe the forms and roles of community social capital in the development of Cemara Beach Mangrove Ecotourism in West Lombok, particularly in addressing ecosystem degradation, facility damage, and waste management issues in the area. This study employed a qualitative descriptive approach. Data were collected through in-depth interviews with tourism managers, community leaders, traders, and youth, as well as field observations. The data were subsequently analyzed using the Miles and Huberman interactive model. The findings revealed that the mangrove area increased from 44.75 hectares in 1990 to 88.83 hectares in 2024. Nevertheless, approximately 64.52 hectares were recorded as degraded in 2022, with waste (40%), coastal abrasion (30%), land-use conversion (15%), and illegal logging (15%) identified as the main contributing factors. Of these factors, 70% were attributed to human activities and 30% to natural processes. Trust, social networks, and mutual cooperation norms have developed among tourism managers and community members; however, these elements have not yet been fully institutionalized into sustained collective responsibility. This gap indicates that social capital alone is insufficient to ensure sustainable ecotourism management without institutional mechanisms, a clear division of responsibilities, and stronger youth participation. This study recommends strengthening local institutions, implementing environmental education programs for tourists, and engaging young people through more structured initiatives to transform social capital into concrete and sustainable collective action in community-based mangrove ecotourism management.
References
Ahdarrijal, Y., Badrudin, M., & Batubara, E. (2025). Konservasi Ekosistem Mangrove melalui Pengembangan Ekowisata Berbasis Masyarakat di Kota Batam. DIALEKTIKA PUBLIK, 9(1), 1–10.
Alamsyah, B., Nuraini, C., & Suwarno, B. (2022). Strategi Manajemen Mitigasi Bencana Pesisir Pantai Timur Sumatera Utara. PUBLIS PENERBIT UNPRI PRESS, 1–81.
Amanah, I., Fikri, M. R., Ramandilla, P., Rahmayani, S., & Munajar, A. (2026). Kajian Potensi Fisik dan Sosial Desa Wisata Pulau Derawan dalam Mendukung Pengembangan Pariwisata Bahari. INTEGRASI: Jurnal Ilmiah Keagamaan Dan Kemasyarakatan, 4(02), 1312–1344.
Augia, R., & Dharmawan, F. A. (2025). Strategi Pengembangan Ekowisata Mangrove Cuku Nyinyi Desa Sidodadi Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran dengan Menggunakan Pendekatan Analisis SWOT. SOSMANIORA: Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 4(1), 121–133.
Edward, R. A., & Indrawati, I. (2025). MODAL SOSIAL POKDARWIS DALAM PENGELOLAAN WISATA IKAN SAKTI SUNGAI JANIAH KENAGARIAN TABEK PANJANG, SUMATERA BARAT. NUSANTARA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 12(4), 1659–1666.
Ferdiansyah, L. F., Afiah, N., Anggriana, S., & Aspri, A. R. (2025). Ketahanan Pariwisata Berbasis Masyarakat di Gili Trawangan Lombok Utara. Jurnal Ilmiah Hospitality, 14(1), 487–494.
Fikri, S. A. D., Maram, A. N., & Hikami, A. F. (2026). Integration of Islamic Ecotheology in Sustainable Mining Management in Indonesia. REVELATIA Jurnal Ilmu Al-Quran Dan Tafsir, 7(1), 122–153.
Gani, K., Azikin, I. S., & Agustan, A. (2025). AKUNTABILITAS PENGELOLAAN KEUANGAN IAKN TORAJA SEBAGAI PRAKTIK KOMUNIKASI: AUDIT PERENCANAAN PESAN, KOORDINASI INTERNAL, DAN TRANSPARANSI PUBLIK. CORE: Journal of Communication Research, 43–63.
Handayani, H. T., Yusuf, M., & Putra, D. S. (2026). Sustainable water resources management berbasis common pool resources (CPR) di Desa Sumber Makmur. Jurnal Mahasiswa Pemerintahan, 145–160.
Hanif Anwar, J. (2026). Efektivitas Standar Operasional Prosedur Laboratorium dalam Pembiasaan. 7(3).
Hermawan, H. (2019). GEOWISATA Solusi Pemanfaatan Kekayaan Geologi yang Berwawasan Lingkungan. Jurnal Sains Terapan Pariwisata.
Imran, A., & Efendi, I. (2016). Inventarisasi mangrove di pesisir pantai cemara Lombok Barat. JUPE: Jurnal Pendidikan Mandala, 1(1), 105–112.
Ingamita, Y., Mau, A. O. E., & Kamahi, S. B. (2025). Kelembagaan Lokal dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam Hutan Mangrove:(Studi Kasus di Pantai Litianak Desa Holulai, Kec Loaholu, Kab Rote Ndao). Sosial Simbiosis: Jurnal Integrasi Ilmu Sosial Dan Politik, 2(3), 117–125.
Kembauw, E., Wadjo, H. Z., Silooy, R. W., & Saimima, J. M. (2024). Model pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan: Integrasi aspek ekonomi, lingkungan, dan hukum di Kecamatan Moa, Kabupaten Maluku Barat Daya. Indonesian Journal of Management Science, 3(2), 77–85.
Krismunandar, L. K., & Murianto, M. (2024). Partisipasi Masyarakat Dalam Pengembangan Daya Tarik Wisata Pantai Cemara Indah Kecamatan Lembar Lombok Barat. Journal Of Responsible Tourism, 3(3), 933–940.
lie Tjhing, M., Rusmini, A., & Lestariningsih, T. (2024). Jaminan keamanan dan keselamatan pengunjung pada destinasi wisata. MUTIARA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, 2(1), 80–90.
Maretha, A., Suryasih, I. A., & Ariwangsa, I. M. B. (2025). Peran Masyarakat Lokal Terhadap Pembangunan Jalur Trekking Di Desa Telaga Tawang Kecamatan Sidemen Kabupaten Karangasem. Jurnal Destinasi Pariwisata, 13(2).
Nafsi, A., & Sitohang, L. L. (2026). Analisis Eksploratif Sampah Laut di Wilayah Pesisir Studi Kasus Pantai Labuhan Haji, Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 25(1), 1–11.
Niam, M., Qoni’ah, Q., Alfiyani, L., & Putri, D. (2025). Implikasi Modal Sosial dalam Community Based Tourism (CBT) terhadap Kesejahteraan Masyarakat Kawasan Wisata Telaga Ngebel Kabupaten Ponorogo. Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, 12(2), 152–165.
Nicha, A., & Zulkarnaini, Z. (2025). Kebijakan pengembangan ekowisata mangrove berkelanjutan untuk konservasi ekosistem dan pemberdayaan masyarakat lokal. Jurnal Ilmiah Research Student, 2(2), 105–114.
Panjaitan, C. B. (2025). STRATEGI KONSERVASI PULAU KECIL MELALUI PENGELOLAAN PERIKANAN BERKELANJUTAN (STUDI KASUS PULAU NIAS, SUMATERA UTARA). Jurnal Sumber Daya Akuatik, 2(1), 30–38.
Rustandi, H., Tivani, T., Tiara, Z. Y., Nurdin, S. M., Daulika, S., & Muhammad, A. (2026). Social Awareness and Ecotheology in Community Waste Management in Sawarna Timur Village. Al-Mada: Jurnal Agama, Sosial, Dan Budaya, 9(1), 147–162.
Sembiring, A., Taofiqurohman, A., Ismail, M. R., & Pamungkas, W. (2025). Evaluasi Keamanan, Fasilitas, Dan Kebersihan Dalam Menjaga Potensi Wisata Bahari Pantai Kejawanan Kota Cirebon. Jurnal Destinasi Pariwisata, 13(2).
Setiawati, N. L. A., & Diliana, W. O. (2025). Pemahaman Pengelola dan Persepsi Wisatawan tentang Kelayakan Finansial dan Dampak Pengelolaan Ekonomi Lokal pada Ekowisata Cafe Tebing Bute, Kota Kupang. Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen Dan Akuntansi, 4(3), 829–852.
Sidabutar, P. E. E. (2025). Analisis Pengelolaan Sampah Di Pulau Kura Kura Resort Karimunjawa: Studi Keberlanjutan Destinasi Wisata. Jurnal Sains Terapan Pariwisata, 10(2), 154–166.
Suci, D. R., Yurianto, M., & Said, B. D. (2021). Manajemen tata kelola maritim Kepulauan Seribu sebagai Kawasan strategis nasional dalam prespektif keamanan maritim. Jurnal Maritim Indonesia, 9(3), 281–298.
Suleman, S. A., & Bur, S. (2023). Mitigasi Bencana Abrasi Dan Sedimentasi Pantai Pada Di Pesisir Pantai Kabupaten Pangkep. SENSISTEK: Riset Sains Dan Teknologi Kelautan, 56–61.
Suriadi, L. M., Denya, N. P., Shabrina, Q. A., Yuliana, R., Agustina, G., Kuspraningrum, E., & Asufie, K. N. (2024). Perlindungan sumber daya genetik ekosistem mangrove untuk konservasi lingkungan dan keseimbangan ekosistem. Jurnal Analisis Hukum, 7(2), 234–253.
Susanti, D., Aprianty, H., & Yanto, H. N. (2026). Implementasi Konsep Regenerative Tourism dalam Upaya Mitigasi Kerusakan Pantai di Kawasan Wisata Sungai Suci Kabupaten Bengkulu Tengah. Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research, 4(2), 6016–6028.
Syahra, R. (2003). Modal sosial: Konsep dan aplikasi. Jurnal Masyarakat Dan Budaya, 5(1), 1–22.
Tanjung, E. R., & Albina, M. (2025). Penelitian deskriptif dalam pendidikan. BLAZE: Jurnal Bahasa Dan Sastra Dalam Pendidikan Linguistik Dan Pengembangan, 3(3), 168–176.
Tumpu, M., Jamal, M., Syahrir, M., Pasanda, O. S. R., Lapian, F. E. P., Rustam, M. S. P. A., Adhimastra, I. K., Mustika, W., & Muliawan, I. W. (2023). Infrastruktur berbasis mitigasi bencana. Tohar Media.
Wilda Ummairah, J. (2026). Manajemen Risiko Laboratorium dalam Meningkatkan Keselamatan dan. 7(3).
Ziad, M. T., Ichsan, A. C., & Fahrussiam, F. (2026). Patterns of Fulfilling Life Needs of Communities Around Mangrove Areas Cemara Beach, Lembar District, West Lombok. Jurnal Biologi Tropis, 26(2), 1264–1271.




