Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Articulate Storyline 3 Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep IPAS Siswa Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.29303/goescienceed.v7i4.3350Keywords:
Articulate Storyline 3, Media Pembelajaran Interaktif, Pemahaman Konsep, IPAS, Model ADDIEAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh proses pembelajaran IPAS di kelas V SD MIT ATTAQWA 01 yang masih didominasi metode ceramah dan penggunaan buku paket, sehingga pemanfaatan teknologi belum optimal dan pemahaman konsep siswa pada materi "Daerahku Kebanggaanku" masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan serta menguji kelayakan, kepraktisan, dan efektivitas media pembelajaran interaktif berbasis Articulate Storyline 3. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket validasi ahli atau kepraktisan, serta tes pemahaman konsep (pretest-posttest). Hasil validasi menunjukkan persentase tingkat kelayakan media sebesar 95% dari ahli media, 97,5% dari ahli materi, dan 90% dari ahli bahasa dengan kategori sangat layak. Uji kepraktisan memperoleh skor rata-rata 87,50% (sangat praktis). Rata-rata pemahaman konsep siswa mengalami peningkatan dari 58,97 (pretest) menjadi 83,79 (posttest). Uji hipotesis Wilcoxon menghasilkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) = 0,000 (< 0,05) dan N-Gain sebesar 0,64 (kategori sedang). Dengan demikian, media interaktif berbasis Articulate Storyline 3 dinyatakan valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan pemahaman konsep IPAS siswa kelas V sekolah dasar.
References
Anderson, L. W., & Krathwohl, D. R. (2001). A Taxonomy for Learning, Teaching, and Assessing: A Revision of Bloom's Taxonomy of Educational Objectives. New York: Longman.
Arsyad, A. (2019). Media Pembelajaran. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
As'Zaroh, N. S., & Utami, R. D. (2033). Analisis Pembelajaran IPAS dalam Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 11(2), 145–156.
Branch, R. M. (2009). Instructional Design: The ADDIE Approach. New York: Springer.
Clark, R. C., & Mayer, R. E. (2023). e-Learning and the Science of Instruction: Proven Guidelines for Consumers and Designers of Multimedia Learning (5th ed.). Hoboken, NJ: John Wiley & Sons.
Evitasari, A., et al. (2025). Integrasi Muatan IPA dan IPS dalam Pembelajaran IPAS Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar. Jurnal Inovasi Pembelajaran SD, 7(1), 88–99.
Fauziyah, N., et al. (2024). Pemanfaatan Multimedia Interaktif untuk Meningkatkan Keterlibatan dan Pemahaman Konsep IPAS Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran, 9(2), 112–124.
Hastari, R., et al. (2023). Hubungan Antara Pemahaman Konsep dengan Hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran Sekolah Dasar. Jurnal Elemen Pendidikan, 5(3), 201–210.
Hwang, G. J., & Tu, Y. F. (2021). Roles and Research Trends of Artificial Intelligence and Interactive Technologies in Education. Computers and Education: Artificial Intelligence, 2, 100014.
Mayer, R. E. (2024). Multimedia Learning (3rd ed.). Cambridge: Cambridge University Press.
Piaget, J. (1952). The Origins of Intelligence in Children. New York: International Universities Press.
Prameisthi, A., et al. (2025). Efektivitas Pembelajaran Kontekstual Berbantuan Media Digital terhadap Pemahaman Konsep Siswa. Jurnal Riset Pendidikan Dasar, 8(1), 45–55.
Sari, D. P., & Harjono, A. (2021). Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis ICT untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Siswa. Jurnal Sains dan Pendidikan, 12(1), 77–86.
Smaldino, S. E., Lowther, D. L., & Russell, J. D. (2019). Instructional Technology and Media for Learning (12th ed.). Boston: Pearson.
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes. Cambridge, MA: Harvard University Press.




