Analisis Peran Guru Abad 21 Dalam Menumbuhkan Minat Membaca Melalui Kegiatan Literasi Pagi Di Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.29303/goescienceed.v7i4.3187Keywords:
21st-Century Teachers, Reading Interest, Morning Literacy, School Literacy Movement.Abstract
This study aims to analyze the role of 21st-century teachers in fostering students' reading interest through morning literacy activities in elementary schools. The research employed a qualitative approach with a descriptive method at SDN Sertajaya 03 and SDN Kalijaya 02, involving fifth-grade teachers as key informants. Data were collected through observation, interviews, and document analysis, and subsequently analyzed using the Miles and Huberman model. The results indicate that 15–20 minutes of morning literacy activities prior to instruction can enhance students' reading interest. Teachers act as facilitators, motivators, guides, and evaluators during the implementation of these activities. Furthermore, morning literacy fosters 21st-century skills (the 4Cs): critical thinking, creativity, collaboration, and communication. Challenges encountered include low reading interest, limited facilities, disparities in students' reading abilities, and a lack of family support. Teachers' efforts to address these issues include providing motivation, offering engaging reading materials, providing guidance, employing varied methods, and collaborating with parents. The success of morning literacy activities relies on synergy among teachers, the school, and families.
References
Albani, A. (2021). Upaya membangun minat membaca melalui program Beraksi (Berugak Literasi) di SMP Islam Musthofa Kamal. Jurnal At-Tadbir, 5(1), 24–35.
Aryani, W. D., & Purnomo, H. (2023). Gerakan Literasi Sekolah (GLS) dalam meningkatkan budaya membaca siswa sekolah dasar. JEMARI (Jurnal Edukasi Madrasah Ibtidaiyah), 5(2), 71–82. https://doi.org/10.30599/jemari.v5i2.2682
Aryana, S., Subyantoro, & Pristiwati, R. (2022). Tuntutan kompetensi guru profesional Bahasa Indonesia dalam menghadapi abad 21. Semantik, 11(1), 71–86. https://doi.org/10.22460/semantik.v11i1.p71-86
Dasor, Y. W., Mina, H., & Sennen, E. (2021). Peran guru dalam gerakan literasi di sekolah dasar. Jurnal Literasi Pendidikan Dasar, 2(2), 19–25. https://doi.org/10.36928/jlpd.v2i2.2178
Desiana, D. N., Kurnianti, E. M., & Winarni, S. (2025). Strategi guru dalam upaya meningkatkan minat baca siswa sekolah dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(3). https://doi.org/10.23969/jp.v10i3.28836
Elendiana, M. (2020). Upaya meningkatkan minat baca siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 2(1), 54–60. https://doi.org/10.31004/jpdk.v2i1.572
Hamzah, A., Tasya, W., Rusdi, A., Krisetyaningsih, & Tastin. (2023). Implementation of school literacy movement to enhance reading interest of students in South Sumatra. Al-Bidayah: Jurnal Pendidikan Dasar Islam, 15(1), 139–164. https://doi.org/10.14421/albidayah.v15i1.1031
Inggriyani, F., & Samosir, A. W. (2022). Pengaruh gerakan literasi sekolah terhadap minat baca peserta didik di sekolah dasar. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 8(2), 2187–2199. https://doi.org/10.36989/didaktik.v8i2.531
Mahrunnisya, D. (2023). Keterampilan pembelajar di abad ke-21. JUPENJI: Jurnal Pendidikan Jompa Indonesia, 2(1), 101–109. https://doi.org/10.57218/jupenji.Vol2.Iss1.598
Monika, T. S., Julia, J., & Nugraha, D. (2022). Peran dan problematika guru mengembangkan keterampilan 4C abad 21 masa pandemi di sekolah dasar. Jurnal Cakrawala Pendas, 8(3), 884–897. https://doi.org/10.31949/jcp.v8i3.2672
Prasrihamni, M., Zulela, & Edwita. (2022). Optimalisasi penerapan kegiatan literasi dalam meningkatkan minat baca siswa sekolah dasar. Jurnal Cakrawala Pendas, 8(1), 128–134. https://doi.org/10.31949/jcp.v8i1.1922
Ramadhanti, T. P., Rakhman, P. A., & Rokmanah, S. (2023). Peran guru dalam meningkatkan minat membaca peserta didik melalui Gerakan Literasi Sekolah. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia, 12(2), 154–166. https://doi.org/10.23887/jurnal_bahasa.v12i2.2673
Rintang, K., Istiyati, S., & Hadiyah. (2021). Analisis peran guru dalam meningkatkan minat baca peserta didik di sekolah dasar. Didaktika Dwija Indria, 9(1), 54–59. https://doi.org/10.20961/ddi.v9i1.49044
Safira, T., Khair, B. N., & Tahir, M. (2022). Penerapan budaya literasi di SDN 28 Cakranegara. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 7(2), 374–380. https://doi.org/10.29303/jipp.v7i2.475
Sayekti, O. M., Khoirudin, I., & Yi Ying, C. (2023). The effect of family literacy on students’ interest in reading. Jurnal Prima Edukasia, 11(1), 131–141. https://doi.org/10.21831/jpe.v11i1.56261
Suardi, S., Sultan, & Herman. (2024). Peran keluarga dalam menumbuhkembangkan budaya membaca bagi anak di lingkungan rumah pada era digital. Indonesian Language Education and Literature, 10(1), 241–252.
Vetrisya, A., Matsuri, & Saputri, D. Y. (2024). Pengaruh program gerakan literasi sekolah terhadap minat baca siswa SD se-kecamatan Laweyan kota Surakarta. Jurnal Pendidikan Dasar, 12(2). https://doi.org/10.20961/jpd.v12i2.75841
Yulianto, A., Kusumaningrum, S., & Polan, E. F. (2022). Dampak GLS (Gerakan Literasi Sekolah) terhadap minat baca peserta didik sekolah dasar. Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar, 4(2), 125–131. https://doi.org/10.36232/jurnalpendidikandasar.v4i2.2652




