Strategi Pengembangan Objek Wisata Pantai Muara Indah Desa Ogotion Kabupaten Parigi Moutong Berdasarkan Analisis PESTEL
DOI:
https://doi.org/10.29303/goescienceed.v7i3.2854Keywords:
Tourism Development Strategy, Muara Indah Beach, PESTEL, Marine Tourism, Ogotion Village.Abstract
Muara Indah Beach in Ogotion Village, Parigi Moutong Regency, has great potential for marine tourism; however, its development is still hampered by limited digital promotion, suboptimal supporting facilities, and the absence of specific regulations governing the management of the tourist area. This study aims to formulate a development strategy for Muara Indah Beach as a tourist destination based on a Political, Economic, Social, Technological, Environmental, and Legal (PESTEL) analysis. The study employs a qualitative descriptive approach using data collection techniques such as observation, interviews, and documentation involving 43 informants, including local government officials, village government officials, tourism managers, community members/MSME operators, and visitors. Data were analyzed through data reduction, triangulation, and data synthesis. The results indicate that political and social aspects serve as supporting strengths through village government support and community participation; economic aspects provide business opportunities via SMEs; environmental aspects remain pristine and constitute the main attraction; while technological and legal aspects remain constraints due to suboptimal digital promotion and the absence of specific regulations. Recommended development strategies include strengthening digital promotion, empowering SMEs, forming Tourism Awareness Groups, conserving the coastal environment, implementing digital payment systems, and gradually developing tourism management regulations to support the sustainability of Muara Indah Beach.
References
Abubakar, R. (2021). Pengantar metodologi penelitian (Pertama). SUKA-Press UIN Sunan Kalijaga.
Ariyanti, N., Marleni, & Prasrihamni, M. (2022). Analisis wawancara. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 4(4), 1450-1455.
Ash-Shiddiqi, H., Sinaga, R. W., & Audina, N. C. (2025). Jurnal edukatif. Jurnal Edukatif, 3(2), 333-343.
Baburrahman, Rasaili, W., & Yuliastina, R. (2024). Pengembangan Community Based Tourism (CBT) sebagai upaya pemberdayaan ekonomi kreatif masyarakat di Desa Slopeng. Prosiding Seminar Nasional, 1, 1-7.
Bamatraf, L., Fasih, A., Vangesti, W., & Hariastuti, N. L. P. (2024). Integrasi metode PESTLE dan TOWS untuk manajemen strategi industri manufacturing sawit (Studi kasus: PT. Johan Santosa). Nusantara of Engineering (NOE), 7(2), 130-139. https://doi.org/10.29407/noe.v7i02.22934
Ekka. (2019). Strategi pengembangan pariwisata bahari di Kabupaten Parigi Moutong (hal. 1-193).
Fadilla, H. (2024). Pengembangan sektor pariwisata untuk meningkatkan pendapatan daerah di Indonesia. Benefit: Journal of Bussiness, Economics, and Finance, 2(1), 36-43. https://doi.org/10.37985/benefit.v2i1.375
Fathurrahman, H. (2024). Potensi dan pengembangan obyek pariwisata Curug Jeglong Kabupaten Kendal Kabupaten Plantungan Jawa Tengah. Journal of Tourism and Economic, 2(1), 10-19. https://doi.org/10.36594/jtec/qqsjhp50
Hanifah. (2025). Landasan teori, penelitian relevan, kerangka berpikir dan hipotesis penelitian. Jurnal Pendidikan, 3(April), 391-404.
Jasman, D. (2023). (Teori dan aplikasi) perencanaan wilayah destinasi. Deepublish Digital (CV Budi Utama).
Kalvari, I., Borong, A. J., & Londa, V. Y. (2016). Pengembangan ekonomi publik kawasan objek wisata Pantai Muara Indah Desa Ogotion Kecamatan Mepanga Kabupaten Parigi Moutong. Jurnal Administrasi Publik, IX(15018), 1-23.
Mahadiansar, M., & Aspariyana, A. (2020). PEST analysis model dalam pengembangan potensi wisata Pulau Benan, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau. Indonesian Journal of Tourism and Leisure, 1(1), 14-25. https://doi.org/10.36256/ijtl.v1i1.93
Maharani, G., Nugraha, J., Fadlurrahman, & Orbawati, E. (2024). Sustainable tourism development dalam pengembangan desa wisata. Innovative: Journal of Social Science Research, 4, 6574-6588.
Najib, M., & Surono. (2022). Analisis PESTEL untuk mengetahui hambatan kunci pengembangan wisata halal di Indonesia: Studi kasus pada Wisata Danau Toba. Jurnal Pariwisata, 4(1), 23-46.
Noer, E. I. P. (2019). Strategi pengembangan pariwisata bahari di Kabupaten Parigi Moutong (Studi pada Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Parigi Moutong). Academia.Edu.
Nugraheni, I., & Aliyah, I. (2020). Strategi pengembangan pariwisata berbasis identifikasi klaster wisata budaya Kota Surakarta. Cakra Wisata, 21(1), 34-42.
Pangestu, W. A. (2022). Penyajian informasi obyek wisata pantai di Kabupaten Parigi Moutong Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2021 berbasis ArcGIS online webGIS menggunakan story maps. 1-6.
Safri. (2020). Pengembangan wisata alam dengan pendekatan biaya perjalanan. CV. Pena Persada Redaksi.
Tinggi, S., Matauli, K., & Tengah, T. (2020). Daya dukung lahan dalam pengembangan wisata. Jurnal Enggano, 5(3), 392-403.
Wijaya, A., Fasa, H., Andriani, D., & Haribudiman, I. (2023). Analisis strategi pengembangan smart destinations: Perspektif service-dominant logic. Jurnal ALTASIA, 5(2), 76-91. https://doi.org/10.37253/altasia.v5i2.7520
Wirawan, P. E. K. A., Semara, I. M. T., & Press, I. P. B. I. (2021). Pengantar pariwisata (Pertama). IPB Internasional Press.
Yani, Y. M., & Montratama, I. (2018). Indonesia sebagai poros maritim dunia: Suatu tinjauan geopolitik. Jurnal Pertahanan & Bela Negara, 5(2), 25-52. https://doi.org/10.33172/jpbh.v5i2.356




