Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Dengan Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Media Kartu Bilangan Pada Siswa Kelas 2
DOI:
https://doi.org/10.29303/goescienceed.v7i3.2849Keywords:
Problem-Based Learning, Number Card Media, Mathematics Learning Outcomes, Numeracy, Elementary School, Classroom Action Research.Abstract
This study aimed to improve the mathematics learning outcomes of second-grade students at SD Negeri 01 Klitik on addition and subtraction through the implementation of the Problem-Based Learning (PBL) model assisted by number card media. The study employed a qualitative approach using Classroom Action Research (CAR), conducted in two stages: the pre-cycle and Cycle I, consisting of planning, action, observation, and reflection. The participants were 16 second-grade students. Data were collected through tests, observations, and documentation, and analyzed descriptively using learning mastery percentages and classroom activity data. The findings revealed that the implementation of the Problem-Based Learning model assisted by number card media significantly improved students' mathematics learning outcomes. In the pre-cycle stage, the average score was 71.19, with a learning mastery rate of 18.75% (3 out of 16 students). After the implementation of the intervention in Cycle I, the average score increased to 80.56, while the learning mastery rate rose to 93.75% (15 out of 16 students). In addition, teacher activity reached 99%, and student activity achieved 95%, both categorized as very good. These findings indicate that the Problem-Based Learning model supported by number card media is effective in improving mathematics learning outcomes, student engagement, and numeracy skills among second-grade elementary school students in addition and subtraction lessons.
References
Arends, R. I. (2012). Learning to teach (9th ed.). McGraw-Hill.
Arikunto, S., Suhardjono, & Supardi. (2021). Penelitian tindakan kelas (Edisi revisi). Bumi Aksara.
Hasan, M., Milawati, M., Darodjat, D., Harahap, T. K., Tahrim, T., Anwari, A. M., Rahmat, A., Masdiana, M., & Indra, I. (2021). Media pembelajaran. Tahta Media Group.
Hosnan. (2014). Pendekatan saintifik dan kontekstual dalam pembelajaran abad ke-21. Ghalia Indonesia.
Kemendikbudristek. (2022). Capaian pembelajaran mata pelajaran matematika fase A sekolah dasar. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Kunandar. (2013). Langkah mudah penelitian tindakan kelas sebagai pengembangan profesi guru. Rajawali Pers.
Kusmiati, E., Kusnadi, D., & Latipah, L. (2020). Penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA dalam memahami konsep hubungan antara struktur organ tubuh manusia dengan fungsi dan pemeliharaannya. Jurnal Tahsinia, 1(1), 49–62.
Magdalena, I., Fauzi, H. N., & Putri, R. (2021). Pentingnya media pembelajaran untuk meningkatkan minat belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Edukasi dan Sains, 3(2), 312–325.
Mulyasa, E. (2013). Praktik penelitian tindakan kelas. PT Remaja Rosdakarya.
Rusman. (2017). Belajar dan pembelajaran berorientasi standar proses pendidikan. Kencana.
Sanjaya, W. (2013). Penelitian tindakan kelas. Kencana Prenada Media Group.
Sundayana, R. (2016). Media dan alat peraga dalam pembelajaran matematika. Alfabeta.
Susanto, A. (2013). Teori belajar dan pembelajaran di sekolah dasar. Kencana.
Trianto. (2012). Mendesain model pembelajaran inovatif-progresif. Kencana.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Woa, K. M., Utaya, S., & Susilo, S. (2018). Pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning terhadap kemampuan memecahkan masalah geografi pada siswa SMA (Skripsi). Universitas Negeri Malang.




