Pengaruh Penggunaan Buku Cerita Rakyat Berbasis Digital terhadap Membaca Pemahaman Murid Kelas IV SDN 1 Puyung dan SDN 2 Puyung

Authors

  • Elisya Laili Rahmadani Universitas Mataram
  • Nurhasanah
  • Gozin Najah Rusyada Universitas Mataram

DOI:

https://doi.org/10.29303/goescienceed.v7i3.2830

Keywords:

Digital Folklore Books, Reading Comprehension, Elementary School.

Abstract

This study was motivated by the low reading comprehension skills of elementary school students, particularly in understanding the content of texts, identifying main ideas, and retelling the content of texts. One alternative to address this issue is the use of digital-based folk tale books, which present reading material in a more engaging and interactive manner. This study aims to determine the effect of using digital-based folk tale books on the reading comprehension of fourth-grade students at SDN 1 Puyung and SDN 2 Puyung. This study employs a quantitative approach with a quasi-experimental design. The research sample consisted of 70 students, comprising 37 students in the experimental class and 33 students in the control class. Data collection was conducted through tests and observations, while data analysis utilized normality tests, homogeneity tests, N-Gain tests, and Mann-Whitney tests. The results showed that the use of digital-based folk tale books had a significant effect on students’ reading comprehension, as indicated by an Asymp.Sig. (2-tailed) value of 0.012, which is less than 0.05 (0.012 < 0.05); therefore, H0 was rejected and Ha was accepted. In addition, the average N-Gain score for the experimental class was 0.5075, categorized as moderate, while that for the control class was 0.2110, categorized as low. Thus, the use of digita-based folklore books is quite effective in developing elementary school students' reading comprehension skills.

 

References

Agenda, I. W. E. F. (2016). New Vision for Education : Fostering Social and Emotional Learning through Technology. World Economic Forum, (March), 36. http://www3.weforum.org/docs/WEF_New_Vision_for_Education.pdf

Andikaningrum, L., Damayanti, W., & Dewi, C. (2014). Efektivitas E-Book Berbasis Multimedia Menggunakan Flip Book Maker sebagai Media Pembelajaran dalam Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa (Studi Kasus pada Mata Pelajaran TIK Kelas XI SMA Kristen Satya Wacana Salatiga). Jurnal Penelitian Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 6(August), 128.

Dzambiyah, A., Rakhman, P. A., & Rokmanah, S. (2024). Analisis Kesulitan Peserta Didik dalam Mengidentifikasi Ide Pokok Paragraf di SDN Sempu 2 Asfiyatu Dzambiyah positif di dalam kehidupan . Ketika seseorang mempunyai kemampuan membaca yang. 4(1).

Hanafri, M. I., Iqbal, M., & Prasetyo, A. B. (2019). Perancangan Aplikasi Interaktif Pembelajaran Pengenalan Komputer Dasar Untuk Siswa Sekolah Dasar Berbasis Android. Jurnal Sisfotek Global, 9(1). https://doi.org/10.38101/sisfotek.v9i1.237

Hanifah, J., Astuti, I. Y., Janto, J., & Fitria A, I. A. (2025). Media Pembelajaran Interaktif, Inovatif, dan Kreatif. Semarang: Cipta Prima nusantara.

Hasyim, N., & Muqoddas, A. (2015). Inventarisasi Cerita Rakyat dari Kabupaten Demak melalui Aplikasi Buku Digital (E-Book) Interaktif. ANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual & Multimedia, 1(02), 142–151. https://doi.org/10.33633/andharupa.v1i02.965

Khaerawati, Z., Nurhasanah, N., & Oktaviyanti, I. (2023). Level Kemampuan Membaca Siswa Sekolah Dasar di Kelas Tinggi. Jurnal Educatio , 637-643.

Monalisa, I., Suntari, Y., & EW, E. D. (2024). Pengaruh Media Pembelajaran Digital terhadap Keterampilan Membaca Pemahaman Siswa Sekolah Dasar Intana. Jurnal Basicedu, 8, 1953–1963. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/basicedu.v8i3.7602

Nurfadhillah, S., Ningsih, D. A., Ramadhania, P. R., & Sifa, U. N. (2021). Peranan Media Pembelajaran Flipgrid Dalam Meningkatkan keterampilan Berbicara Siswa Sd Negeri Kohod Iii. PENSA : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial, 3(2), 243–255. https://ejournal.stitpn.ac.id/index.php/pensa

Oktaviani, N. A., & Agustina, L. (2025). Kemampuan Membaca Nyaring Siswa Kelas III SDN 2 Barabai Timur. 8(2), 1016–1022.

Oktaviyanti, I., Nurhasanah, N., Novitasari, S., & Setiawan, H. (2022). Identifikasi hambatan siswa dalam pelaksanaan pembelajaran literasi pada masa pandemi di Lombok Tengah. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(3), 4116–4123. https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i3.2642

PISA, 2022. (2019). Pisa 2022. Pisa 2022, (021). https://doi.org/10.31244/9783830991007

Ruddamayanti. (2019). Pemanfaatan buku digital dalam meningkatkan minat baca. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Program Pascasarjana Universitas PGRI Palembang, 2, 1193–1202. https://jurnal.univpgri-palembang.ac.id/index.php/Prosidingpps/article/view/2750

Rusyada, G. N. (2025). Peran Teknologi Digital Dalam Meningkatkan Literasi Membaca Cerita Rakyat Pada Siswa Sekolah Dasar. WIWARA: Jurnal Pendidikan Permulaan , 10-16.

Sembiring, L. M. B. (2020). Nilai-Nilai Budaya Dalam Cerita Rakyat Asal-Usul Payanderket Kab Karo. Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia. https://doi.org/10.19105/ghancaran.v0i0.3765

Sipayung, D. S. B., Purba, N., & Sukardo, S. (2025). Analisis Faktor-Faktor Penyebab Rendahnya Kemampuan Membaca Siswa Kelas III SD Negeri 091254 Batu Anam Jl . Asahan Km 6. INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, 5(4), 11579–11596.

Somadayo, S. (2011). Strategi dan Teknik Pembelajaran Membaca. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Subiyantoro, E. (2014). Menapak di Era Digital dengan Memasyarakatkan Buku Digital. Diakses Dari Http://Www. Vedcmalang. Com/Pppptkboemlg/Index. Php/Menuutama/Teknologiinformasi/1114-Eko-Subiyantoro-Widyaiswara-Muda-Departemen-Teknologiinformasi-Pppptk-Boe-Malang.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif.

Suharsumi Arikunto 2019. Pengembangan Instrumen Penelitian dan Penilaian Program. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

UNESCO. 20004. The Plurality Of Literacy And Its Implications For Policies And Programmes. Paris: United Nations Educational, Scientific And Cultural Organization.(e-book), http://unesdoc.unesco.org/images/0013/001362/136246e.pdf , diakses 8 oktober 2016

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 SSistem Pendidikan Nasional. (2003). Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 SSistem Pendidikan Nasional, 43. 82

Wafa, N. M., & Wiranti, D. A. (2024). Efektivitas Media Komik Digital terhadap Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Kelas IV SDN 3 Kawak. Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan, 5(2), 272–279. https://doi.org/10.59698/afeksi.v5i2.249

Wiedarti, P. (2018). Desain induk gerakan literasi sekolah. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Downloads

Published

2026-07-21

How to Cite

Rahmadani, E. L., Nurhasanah, & Rusyada, G. N. (2026). Pengaruh Penggunaan Buku Cerita Rakyat Berbasis Digital terhadap Membaca Pemahaman Murid Kelas IV SDN 1 Puyung dan SDN 2 Puyung. Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, Dan Geofisika (GeoScienceEd Journal), 7(3), 3808–3813. https://doi.org/10.29303/goescienceed.v7i3.2830