Peran Layanan Konseling Individu dalam Mengurangi Isolasi Sosial dan Meningkatkan Relasi Sebaya Siswa di SMA
DOI:
https://doi.org/10.29303/goescienceed.v7i3.2744Keywords:
Social Isolation, Counseling Individual, Qualitative, Peer Relations, Peer Relationship’ Sociometry.Abstract
Social isolation and peer rejection potentially impede students' psychological development and academic achievements. This qualitative descriptive case study aims to analyze students' social isolation profiles to formulate a comprehensive, sociometry-based individual counseling intervention framework at SMAN 3 Selong. Data were collected from 35 participants in class 10-1 through a multiple-criteria sociometric questionnaire encompassing personal, social, learning, and career domains complemented by in-depth interviews and document review. Data analysis followed the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña. The sociometric findings indicated a sharp social polarization within the classroom, where eight students were classified as low status and two students experienced total social isolation (zero choices) due to group exclusion (cliques). Sociogram visualizations confirmed unilateral interaction preferences lacking reciprocity across all four orientation domains. Based on these empirical data, an individual counseling intervention was formulated, comprising three systematic clinical stages: core exploration of rejection issues, cognitive restructuring, and social skills training. This personal intervention framework is recommended as an applicable guide for school counselors to mitigate social isolation and optimize students' interpersonal cohesion.
References
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Creswell, J. W. (2013). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (3rd ed.) (p. 4). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications (p. 4).
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.
Nurmaliyah, Y., Buchori, S., Zulfikri, & Syahril. (2026). Gambaran tingkat isolasi sosial siswa SMA Negeri di Makassar. PAEDAGOGIE, 21(2), 1859-1866. Diperoleh dari https://journal.unimma.ac.id/Paedagogie/en/article/view/16588?articlesBySimilarityPage=8
Zahro, F., Fitriana, A. Q. Z., & Bisri, M. K. (2025). Pengaruh pertemanan “toxic” terhadap kesejahteraan psikologis dan perkembangan sosial remaja SMA. Complex: Jurnal Multidisiplin Ilmu Nasional, 2(2), 153-159. doi : https://doi.org/10.66341/complex.v2i2.146
Dewany, R., Hariko, R., & Karneli, Y. (2023). Teknik penstrukturan dalam layanan konseling individual. JUBIKOPS: Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi, 3(2), 62-69. Diperoleh dari https://jurnal.umbarru.ac.id/index.php/jubikops/article/view/206.
Fatchurahman, M. (2017). Problematik pelaksanaan konseling individual. Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman, 3(2), 25-30. Diperoleh dari https://ojs.uniska-bjm.ac.id/index.php/BKA/article/view/1160
Elsya, U. N., Nita, R. W., & Dianto, M. (2025). Upaya guru bimbingan dan konseling dalam mengatasi masalah hubungan sosial peserta didik di kelas XI SMAN 4 Padang. Jurnal Manajemen Pendidikan, 10(3), 1449-1457. Diperoleh dari https://ejurnal.stkip-pessel.ac.id/index.php/jmp/article/view/805
Hermatasiyah, N. (2025). Penggunaan sosiometri melihat hubungan sosial mahasiswa. INSTRUKTUR: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 5(1), 59-71. doi https://doi.org/10.51192/instruktur.v5i1.2366
Sukaesti, D. (2018). Sosial skill training pada klien isolasi sosial. Jurnal Keperawatan Jiwa, 6(1), 19-24. Diperoleh dari https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/887654
Mahyatun, B., Neviyarni, Nirwana, H., & Khaidir, A. (2020). Development of outbound learning models to improve students' caring characters on the social environment. Dalam Proceedings of the 2nd International Conference Innovation in Education (ICoIE 2020) (Advances in Social Science, Education and Humanities Research, Vol. 504) (hal. 346–352). Atlantis Press. https://doi.org/10.2991/assehr.k.201209.247
Nurlina, P., & Nurmalasari, N. (2025). Efektivitas konseling individual dalam meningkatkan keterampilan sosial pada siswa dengan gangguan perilaku sosial di SMP Negeri 1 Langkaplancar. Excellent: Journal of Islamic Studies, 2(2), 324-336. Diperoleh dari https://ejournal.alfarabi.ac.id/index.php/excellent/article/view/1080
Sander, A., Batubara, J., & Deliani, N. (2025). Peran guru bimbingan konseling terhadap psikologi agama dalam mengatasi cyberbullying dan isolasi sosial di kalangan siswa. AEJ (Advances in Education Journal), 2(3), 2183-2189. Diperoleh darihttps://journal.al-afif.org/index.php/aej/article/view/605
Haolah, S., Atus, & Irmayanti, R. (2018). Pentingnya kualitas pribadi konselor dalam pelaksanaan konseling individual. FOKUS (Kajian Bimbingan & Konseling dalam Pendidikan), 1(6), 215-222. Diperoleh dari https://journal.ikipsiliwangi.ac.id/index.php/fokus/article/view/2962
Lianawati, A. (2017). Implementasi keterampilan konseling dalam layanan konseling individual. Dalam Proceedings Jambore Konselor 3: Seminar & Workshop Nasional Bimbingan dan Konseling (hal. 85–92). Ikatan Konselor Indonesia (IKI). Diperoleh dari https://gci.or.id/index.php/proceedings/view_article/195/4/jambore-konseling-3-2017
Widodo, H., Sari, D. P., Wanhar, F. A., & Julianto. (2021). Pengaruh pemberian layanan bimbingan dan konseling terhadap komunikasi interpersonal siswa SMK. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(4), 2168–2175. doi https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i3.1028.
Nurmawati, Khodijah, D. J., Nuraeni, F. A., Zindan, M. N., Ariiq, F., Rahmah, D. A., . . . Natasha, S. A. (2024). Pelatihan kompetensi profesional calon guru BK dalam penggunaan sosiometri. EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(6), 1019-1030. Diperoleh dari https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/5102098
Arlita, M., Ristianti, D. H., Azwar, B., & Sumarto. (2026). Implementasi konseling kelompok dan konseling individu dalam mengatasi masalah hubungan teman sebaya. Al-Ihda' :Jurnal Pendidikan dan Pemikiran, 21(1), 2520-2525. Diperoleh dari https://jurnal-stainurulfalahairmolek.ac.id/index.php/ojs/article/view/408.




