Meningkatkan Keterampilan Pemecahan Masalah, Berpikir Kritis, dan Memberikan Pendapat, Menggunakan Model Pena pada Muatan Pendidikan Pancasila Kelas V SDN Kuin Utara

Authors

  • Siti Noor Halisa Universitas Lambung Mangkurat
  • Ari Hidayat Universitas Lambung Mangkurat

DOI:

https://doi.org/10.29303/goescienceed.v7i3.2667

Keywords:

Problem Solving Skills, Critical Thinking, Expressing Opinions, PENA Model, Pancasila Education, Elementary School.

Abstract

The low mastery of problem solving, critical thinking, and opinion-expressing skills among Grade V students at SDN Kuin Utara 1 was evident from baseline data showing that 65% of students tended to be passive, 75% struggled to turn a problem into a question, 70% found it difficult to draw logical conclusions, and 82% were not yet confident in expressing their opinions. This study aimed to describe teacher and student activities and to analyze the improvement of these three skills through the implementation of the PENA model in Pancasila Education. The novelty of this study lies in the integration of Problem-Based Learning (PBL), Example Non-Example (ENE), and Numbered Head Together (NHT) into a single learning model, PENA, designed to develop these three 21st-century skills simultaneously. This study used a Classroom Action Research (CAR) design carried out in four meetings, involving 22 fifth grade students of the 2025/2026 academic year at SDN Kuin Utara 1 Banjarmasin. Qualitative data were obtained through observation of teacher activity, student activity, and the three target skills, while quantitative data were obtained from individual cognitive learning tests. The results showed consistent improvement at every meeting: teacher activity increased from a score of 27 to 32 (very good criterion), and classical student activity increased from 18% to 91% (very active criterion). Students' problem-solving, critical thinking, and opinion-expressing skills increased from 23%, 18%, and 18% respectively to 91% (very skilled criterion) by the fourth meeting, while classical mastery of cognitive, affective, and psychomotor learning outcomes rose from 59% to 100%, exceeding the minimum success indicator of ≥76%. It can therefore be concluded that the implementation of the PENA model is effective in improving learning activity as well as problem-solving skills, critical thinking, and the ability to express opinions among fifth-grade students in Pancasila Education.

References

Agusta, A. R., Suriansyah, A., & Aslamiah, A. (2021). Primary school students' critical thinking ability in social studies through innovative learning strategies. Journal of Education and Learning (EduLearn), 15(3), 412–420.

Akhyar, M., & Dinnie, R. (2022). Peran kompetensi profesional dan pedagogik guru dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran, 10(1), 45–56.

Amawaddah, A. (2024). Analisis kemampuan berpikir kritis dan komunikasi siswa sekolah dasar dalam pembelajaran IPS. Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar, 8(2), 112–120.

Anditiasari, N., & Dewi, R. K. (2021). Perkembangan kognitif anak usia sekolah dasar berbasis teori Piaget dalam proses pembelajaran. Jurnal Kebudayaan dan Ilmu Pendidikan, 9(1), 33–42.

Anggraeny, R., Triyanto, T., & Lestariningrum, A. (2023). Tanggung jawab moral dan fungsi guru sebagai agen pembentuk karakter siswa di sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 8(1), 88–97.

Anwar, Muhammad. (2022). Penguatan keterampilan abad 21 melalui pembelajaran berbasis masalah di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Inovasi.

Arikunto, Suharsimi. (2021). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara.

Azani, F., Nurhasanah, N., & Lestari, P. (2024). Pentingnya kegiatan pendahuluan dan pengkondisian kelas dalam menciptakan kesiapan belajar siswa SD. Jurnal Riset Pendidikan Dasar, 7(1), 15–24.

Azzahra, S., Fitriani, A., & Hermawan, A. (2025). Pembelajaran kolaboratif berbasis masalah untuk mengasah keterlibatan dan penalaran siswa sekolah dasar. Jurnal Pedagogy dan Pembelajaran, 13(1), 22–31.

Birillina, N., & Hartatik, S. (2019). Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa. Jurnal Penelitian Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 7(2), 2841–2850.

Dewi, Lestari Ayu. (2021). Efektivitas model pembelajaran kooperatif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Jurnal Pendidikan Dasar.

Faizah, N., & Kamal, M. (2024). Optimalisasi kegiatan penutup pembelajaran sebagai media refleksi dan penguatan pemahaman siswa. Jurnal Kajian Pedagogik, 12(1), 78–86.

Fauziyah, N. (2023). Penggunaan media visual dalam model Example Non-Example untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa SD. Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar, 5(2), 101–110.

Fauziyah, Rina. (2023). Penerapan media pembelajaran visual dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia.

Firdaus, M., Suwandi, S., & Wardani, N. E. (2020). Pembelajaran berbasis HOTS untuk meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa sekolah dasar. Jurnal Edukasi Matematika dan Sains, 8(2), 145–153.

Fitria, Nabila. (2023). Pengaruh penggunaan media pembelajaran terhadap kemampuan berpikir kritis siswa SD. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar.

Hanifa, L., Setiawan, A., & Rohman, M. (2023). Efektivitas model kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) terhadap tanggung jawab dan hasil belajar siswa. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 11(3), 302–311.

Hidayat, Ahmad., & Lestari, Dwi. (2023). Inovasi model pembelajaran abad 21 di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran.

Hidayat, R., & Lestari, S. (2023). Pengaruh apersepsi terstruktur terhadap keterlibatan aktif siswa pada awal pembelajaran. Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar, 7(1), 60–68.

Indrayadi, S., & Alta, A. (2025). Harnessing Student-Centered Learning for Effective Learning Recovery. Center for Indonesian Policy Studies. https://doi.org/10.35497/619298

Kartini, K., Supriatna, E., & Suryana, Y. (2022). Penerapan model Problem Based Learning dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa pada muatan Pendidikan Pancasila. Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 9(2), 175–184.

Kartini, Nurul., Sari, Rina., & Wibowo, Agus. (2022). Implementasi Problem Based Learning untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. Jurnal Ilmiah Pendidikan.

Kurniawan, Aditya. (2024). Implementasi model pembelajaran aktif dalam meningkatkan partisipasi siswa. Jurnal Pendidikan Indonesia.

Lubis, R., Rahayu, S., & Pratama, A. (2024). Strategi guru dalam meningkatkan keterampilan pemecahan masalah kontekstual pada pembelajaran PKn di SD. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 9(2), 210–221.

Luthfiyani, N., Sugiarto, A., & Wibowo, T. (2025). Integrasi model pembelajaran inovatif berbasis diskusi kelompok untuk memicu disposisi berpikir kritis siswa SD. Jurnal Pendidikan Indonesia, 14(1), 55–64.

Mahrita, M., Suriansyah, A., & Aslamiah, A. (2022). The effect of teacher leadership and classroom climate on student confidence and learning outcomes. Journal of Social Science and Education Research, 4(2), 99–108.

Maulana, A. (2021). Keteladanan guru dan pembentukan sikap afektif siswa sekolah dasar pada fase operasional konkret. Jurnal Karakter Pendidikan, 4(1), 40–49.

Maulana, Rizky. (2022). Analisis kemampuan komunikasi siswa dalam pembelajaran kelompok. Jurnal Pendidikan Sosial.

Metroyadi, M., Agusta, A. R., & Sari, R. P. (2022). Increasing learning outcomes through a combination of problem based learning, example non example, and numbered head together models. International Journal of Social Science and Human Research, 5(6), 2315–2322.

Muhiddin, M., Syamsuddin, S., & Umar, F. (2021). Analisis kemampuan pemecahan masalah matematis dan sosial siswa melalui model pembelajaran berbasis masalah. Jurnal Elemen, 7(2), 340–352.

Nisa, K., & Angga, A. (2024). Indikator keterampilan berpikir kritis dan penerapannya dalam pembelajaran muatan PKn di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar dan Budaya, 6(1), 18–27.

Nugraha, Ilham. (2023). Penerapan model pembelajaran inovatif di era kurikulum merdeka. Jurnal Pendidikan Modern.

Pananrangi, A. M., & Makduani, A. (2025). Pembentukan adaptasi sosial dan norma interaksi siswa melalui pembelajaran kelompok heterogen. Jurnal Sosialisasi Pendidikan, 12(1), 89–98.

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru.

Pratama, H., & Sari, D. A. (2024). Peran refleksi berkelanjutan dalam Penelitian Tindakan Kelas (PTK) untuk meningkatkan mutu pembelajaran guru. Jurnal Penelitian Tindakan Kelas, 6(1), 12–21.

Pratama, Yudi., & Sari, Dewi. (2024). Pengembangan model pembelajaran kolaboratif berbasis PBL dan NHT. Jurnal Inovasi Pembelajaran.

Puspitasari, Dian. (2021). Peningkatan keterampilan berpikir kritis melalui diskusi kelompok. Jurnal Pendidikan Guru.

Rahman, A., & Aslamiah, A. (2023). Pentingnya pengembangan keterampilan berpikir kritis sejak usia dasar untuk mendukung kemampuan pemecahan masalah. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 12(2), 130–140.

Rahmawati, Eka. (2022). Analisis keterampilan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran tematik di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar.

Rahmawati, I. (2022). Efektivitas pendekatan kontekstual berbasis masalah dalam meningkatkan keterlibatan siswa pada pembelajaran tematik. Jurnal Pembelajaran Inovatif, 5(3), 88–95.

Rokhmaniyah, R., Yuwono, K. T., & Setyawan, A. (2025). Indikator dan instrumen penilaian keterampilan memberikan pendapat bagi siswa sekolah dasar. Jurnal Asesmen dan Evaluasi Pendidikan, 8(1), 45–55.

Sahara, N., Rachman, A., & Utami, P. (2023). Peningkatan profesionalisme guru melalui pendampingan media visual berbasis teknologi di sekolah dasar. Jurnal Pengabdian dan Pendidikan, 5(1), 67–75.

Saragih, M., & Situmorang, R. (2022). Efektivitas model Example Non-Example berbantuan media konkret terhadap kemampuan analisis konsep siswa. Jurnal Pendidikan Konseptual, 4(2), 112–121.

Sari, Melati. (2024). Integrasi model pembelajaran kooperatif untuk meningkatkan hasil belajar siswa SD. Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar.

Sari, R. P., Suriansyah, A., & Agusta, A. R. (2023). Hubungan kualitas aktivitas pengajaran guru terhadap keterlibatan aktif dan hasil belajar siswa di sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Kependidikan, 17(2), 180–191.

Setiawan, Budi. (2021). Penerapan model Numbered Head Together dalam meningkatkan partisipasi siswa. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar.

Setiawan, D. (2021). Penerapan model Numbered Head Together untuk meningkatkan keberanian dan keaktifan berpendapat siswa di kelas. Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan, 9(1), 77–85.

Setiawan, E., Wahyudi, W., & Triyanto, T. (2022). Model Problem Based Learning berbasis LKK terstruktur dalam memandu langkah penyelidikan mandiri siswa SD. Jurnal Inovasi Pembelajaran, 10(2), 201–210.

Sholehah, M., Rusilowati, A., & Wardani, S. (2022). Pengembangan model pembelajaran diskusi terarah untuk mengasah keterampilan berbicara dan berpendapat siswa. Jurnal Pendidikan Bahasa, 11(1), 54–63.

Surahman, E., Asosiasi, A., & Hartanto, S. (2023). Penguatan Profil Pelajar Pancasila melalui kombinasi model pembelajaran inovatif berbasis proyek dan masalah. Jurnal Karakter Pancasila, 6(1), 102–111.

Suriansyah, A. (2015). Landasan pendidikan dan manajemen pembelajaran di sekolah dasar. Comdes.

Sutrisno, Hadi. (2023). Tantangan implementasi pembelajaran inovatif di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran.

Syafitri, R., & Hidayat, T. (2023). Menciptakan iklim kelas konstruktivis yang menyenangkan untuk mendorong partisipasi aktif siswa sekolah dasar. Jurnal Humanitas Pendidikan, 5(2), 134–143.

Thoriq, M., Alim, S., & Subarkah, A. (2024). Transformasi peran guru dari pengajar menjadi fasilitator pembelajaran interaktif dalam Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Modern, 10(1), 23–32.

Utami, Putri. (2022). Pengaruh model pembelajaran PBL terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa. Jurnal Pendidikan Sains dan Sosial.

Widiansyah, A., Rahmat, A., & Nurmala, S. (2025). Karakteristik perkembangan kognitif anak usia SD pada tahap operasional konkret dalam memproses media pembelajaran visual. Jurnal Perkembangan Anak Usia Sekolah, 7(1), 15–26.

Winarti, E. (2022). Karakteristik dan sintaks model Example Non-Examples dalam meningkatkan penalaran kritis siswa. Jurnal Teori dan Praktik Pengajaran, 7(1), 49–57.

Wulandari, S. (2021). Efektivitas pengelolaan kelas dan interaksi kolaboratif terhadap keberhasilan model pembelajaran inovatif di SD. Jurnal Manajemen Pendidikan Dasar, 8(2), 155–164.

Wulandari, Sri. (2021). Pembelajaran aktif dan pengembangan keterampilan abad 21 di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Indonesia.

Yuliana, Sari Dewi. (2023). Pengembangan kemampuan berpendapat siswa melalui pembelajaran kolaboratif. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia.

Zubaidah, Siti. (2020). Keterampilan abad 21: konsep dan implementasi dalam pembelajaran. Jurnal Pendidikan Sains.

Published

2026-07-31

How to Cite

Halisa, S. N., & Hidayat, A. (2026). Meningkatkan Keterampilan Pemecahan Masalah, Berpikir Kritis, dan Memberikan Pendapat, Menggunakan Model Pena pada Muatan Pendidikan Pancasila Kelas V SDN Kuin Utara. Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, Dan Geofisika (GeoScienceEd Journal), 7(3), 4625–4633. https://doi.org/10.29303/goescienceed.v7i3.2667