Studi Persebaran dan Keterjangkauan Fasilitas Kesehatan di Kota Surakarta Tahun 2025
DOI:
https://doi.org/10.29303/goescienceed.v7i3.2220Keywords:
Geographic Information System (GIS), Spatial Analysis, Accessibility, Buffer Analysis, Multiple Ring Buffer, Average Nearest Neighbor, Health Facilities Distribution.Abstract
The availability of health facilities that are evenly distributed and easily accessible is an important factor in supporting public health services. This study aims to analyze the distribution and accessibility of healthcare facilities in Surakarta City in 2025 using a Geographic Information System (GIS) approach. The research employs a quantitative method with a census approach to all hospitals and community health centers in Surakarta City. Spatial data were obtained from the Geospatial Information Agency (BIG), Google Earth, and the Surakarta City Health Office, and then analyzed using spatial mapping and the Multiple Ring Buffer method on ArcGIS. The research results show that the distribution of hospitals has a clustered pattern and is concentrated in the Laweyan, Banjarsari, Jebres, and Pasar Kliwon sub-districts, while community health centers are more evenly distributed across all sub-districts. Accessibility analysis shows that the central area of Surakarta City has a higher level of hospital accessibility compared to the peripheral areas due to the concentration of healthcare facilities and a better transportation network. Although most areas are within the coverage of hospital services, there are still some areas in the northern, eastern, and southern parts of the city that are in the outermost reach zone. The research results show that the spatial distribution of healthcare facilities affects the level of accessibility to public health services in the city of Surakarta.
References
Akbar, R. (2025). Strategi kebijakan optimalisasi jumlah tenaga kesehatan sebagai upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Ogan Ilir. Integrative Perspectives of Social and Science Journal, 2(3), 5648–5658.
Arief, M. H., Afandi, K., Kustin, K., Arifin, I. F., & Laily, N. F. (2023). Analisis spasial aksesibilitas fasilitas kesehatan di Kabupaten Jember. Jurnal Minfo Polgan, 12(2), 1764–1771. https://doi.org/10.33395/jmp.v12i2.12984
Armita, F., Trisnantoro, L., & Sulistyo, D. H. (2020). Implementasi Permenkes Nomor 43 Tahun 2016 tentang standar pelayanan minimal (SPM) bidang kesehatan di Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat. Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan (The Indonesian Journal of Health Service Management), 23(2), 37–43.
Astuti, P., & Muffidah, I. (2024). Analisis pola spasial persebaran fasilitas pelayanan kesehatan. Jurnal Iptek & Inovasi, 7(1), 16–25.
BPS Kota Surakarta. (2025). Kota Surakarta dalam angka 2025. Badan Pusat Statistik Kota Surakarta.
Calundu, R. (2025). Efektivitas pelayanan puskesmas terhadap tingkat pemahaman hidup sehat masyarakat pedesaan di Sulawesi Selatan. Jurnal Tadbir Peradaban, 5(2), 153–163.
Dima, A. D. S., Yohanes, S., & Udju, H. R. (2024). Efektivitas pelayanan kesehatan di Puskesmas Akle Kabupaten Kupang ditinjau dari Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan. Mandub: Jurnal Politik, Sosial, Hukum, dan Humaniora, 2(2), 188–200. https://doi.org/10.59059/mandub.v2i2.1185
Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. (2025a). Daftar puskesma Kota Surakarta.
Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. (2025b). Daftar rumah sakit di Kota Surakarta Agustus 2025.
Firmasnayah, R., & Danardono. (2025). Analisis persebaran fasilitas kesehatan dan efisiensi tingkat pelayanan di Kabupaten Cilacap. Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Harsyanutoro, F. D., Putri, K. G., & Mataburu, I. B. (2025). Keterjangkauan pelayanan fasilitas kesehatan puskesmas terhadap persebaran permukiman di Kabupaten Sumedang. Prosiding SENPISHUM, 1, 1–11.
Luthfia, A. R., & Alkhajar, E. N. S. (2019). Praktik pelayanan publik: Puskesmas sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan. Decision: Jurnal Administrasi Publik, 1(2), 71–81. https://doi.org/10.23969/decision.v1i2.1802
Miftahuljannah, P. (2024). Pelayanan sistem rujukan berjenjang dalam program jaminan kesehatan nasional di Puskesmas Harapan Raya Kota Pekanbaru. Universitas Lancang Kuning.
Nurul Hidayah, N., Andareswari, N., Abdullah, M. S., & Afrianto, F. (2023). Persebaran, aksesibilitas, dan arah lokasi rumah sakit bersalin di Kota Blitar. Jurnal SOLMA, 12(2), 536–545. https://doi.org/10.22236/solma.v12i2.12120
Pratama, A. W. C. (2022). Analisis pola dan keterjangkauan fasilitas pelayanan kesehatan masyarakat terhadap permukiman di Kabupaten Sukoharjo. Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Rahman. (2025). Aksesibilitas, ketersediaan tenaga kerja, dan ketersediaan fasilitas pemanfaatan pelayanan kesehatan puskesmas di wilayah pesisir: Literature review. Jurnal Kendari Kesehatan Masyarakat, 4(3), 1–17.
Fikriyah, V. N., Al Hasbi, H., Anggani, N. L., & Kiat, U. E. I. (2022). Visualisasi dan analisis data fasilitas kesehatan berbasis web dengan ArcGIS StoryMaps. Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan, 18(1), 7–12. https://doi.org/10.26753/jikk.v18i1.757
Wutsqa, Y. U., Muluk, M. K., & Hayat, A. (2025). Aksesibilitas pelayanan kesehatan di kepulauan (studi di Kepulauan Kangean Kabupaten Sumenep). Jurnal Ilmiah Administrasi Publik, 11(2), 240–250.
Yanuar, D. R., & Sutanta, H. (2021). Mapping service area and healthcare facility accessibility index in Kulon Progo Regency using GIS. Majalah Ilmiah Globë, 23(2), 81–92.




