Peran Transformasi PKBM terhadap Tingkat Literasi Sosial dan Ekonomi Masyarakat Putus Sekolah di Era Digital: Studi pada PKBM Melati Kabupaten Enrekang
DOI:
https://doi.org/10.29303/goescienceed.v7i3.2080Keywords:
Digital Transformation of Community Learning Centers (PKBM), Social Literacy, Economic Literacy, Nonformal Education, Out-of-School Communities.Abstract
The development of digital technology encourages non-formal educational institutions to transform learning to improve the community's ability to face social and economic changes. School dropouts are a group that requires strengthening social and economic literacy to be able to utilize technology productively. This study aims to analyze the transformation of the Melati Community Learning Center (PKBM) in Enrekang Regency in improving the social and economic literacy of school dropouts and identify supporting and inhibiting factors in its implementation. This study uses a qualitative approach with a case study type conducted at the Melati Community Learning Center (PKBM) in Enrekang Regency in 2026. The research instrument was the researcher herself with data sources in the form of PKBM managers, tutors, and students through interviews, observation, and documentation techniques. Data analysis used the Miles and Huberman model through the stages of data condensation, data presentation, and drawing conclusions. Data validity was tested through triangulation of sources and techniques. The results of the study indicate that digital transformation at the Melati Community Learning Center (PKBM) was carried out through the use of WhatsApp, Zoom, Google Forms, and YouTube in learning. This transformation improved students' social literacy as indicated by increased communication, active discussions, and digital interactions. In terms of economic literacy, students are beginning to utilize social media and marketplaces to promote products and engage in simple business activities. Research implications indicate that digital transformation of community-based learning (PKBM) can be a strategy for empowering dropouts, but strengthening digital facilities and competencies is necessary for optimal implementation.
References
Bramasta, D., & Pierewan, A. C. (2023). Transformasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dalam penguatan pendidikan masyarakat di era digital. Jurnal Pendidikan Nonformal, 18(1), 15–26.
Cahyani, N., Sari, D. P., & Rahmawati, R. (2024). Literasi digital sebagai kompetensi masyarakat dalam menghadapi transformasi sosial di era teknologi. Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat, 11(1), 45–56.
Farihin. (2022). Literasi digital sebagai kemampuan kritis masyarakat dalam mengakses dan mengevaluasi informasi. Jurnal Komunikasi Pendidikan, 6(2), 145–156.
Gilster, P. (1997). Digital Literacy. New York: Wiley Computer Publishing.
Ilmu, A., Hasan, M., & Nurhayati. (2024). Literasi digital dan partisipasi sosial masyarakat dalam ruang digital. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan, 8(3), 201–213.
Juleha, S., Ramadhan, F., & Kurniawan, A. (2024). Peran media digital dalam meningkatkan partisipasi sosial masyarakat. Jurnal Sosiologi Reflektif, 19(1), 55–68.
Lestari, S. (2024). Transformasi digital dan perubahan pola kehidupan masyarakat pada era revolusi industri 4.0. Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan, 8(2), 112–123.
Oktafiani, D., Hasanah, U., & Pratama, R. (2025). Peran pendidikan nonformal dalam meningkatkan keterampilan hidup masyarakat melalui program berbasis digital. Jurnal Pendidikan Masyarakat dan Pengembangan SDM, 6(1), 90–102.
Ridwan, M. (2017). Literasi digital dalam perspektif pendidikan masyarakat. Jurnal Pendidikan Luar Sekolah, 5(1), 25–35.
Rohmah, N., Hidayat, S., & Kurniawan, D. (2024). Pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan nonformal berbasis teknologi digital. Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat, 9(2), 75–86.
Sari, R., & Multisuandi, M. (2025). Pemanfaatan teknologi digital masyarakat pedesaan: Antara akses dan kemampuan literasi digital. Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran, 12(1), 23–34.
Studi, P., Pendidikan Masyarakat, & Universitas. (2025). Etika digital dan penguatan literasi masyarakat dalam penggunaan media sosial. Jurnal Pendidikan Masyarakat, 10(2), 120–132.
Sugiharto, A., Nugroho, B., & Wulandari, F. (2025). Literasi digital dan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan teknologi informasi. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 9(2), 67–78.
Tambunan, R., Siregar, H., & Putri, A. (2026). Kesenjangan literasi digital pada kelompok masyarakat rentan dalam menghadapi perkembangan teknologi. Jurnal Pendidikan Masyarakat, 10(1), 1–12.
Tohani, E., Wibawa, L., & Prasetyo, I. (2022). Transformasi pendidikan nonformal dalam menghadapi perkembangan teknologi digital. Jurnal Pendidikan Nonformal, 17(2), 85–96.




