Refleksi dan Self-Assessment dalam Pembelajaran PAI Berbasis Kurikulum Merdeka : Upaya Meningkatkan Kesadaran Spritual dan Karakter Religius Peserta Didik

Authors

  • Muhammad Rusman Hadi Universitas Islam Negeri Mataram
  • Lubna Universitas Islam Negeri Mataram
  • Mukhlis Universitas Islam Negeri Mataram

DOI:

https://doi.org/10.29303/goescienceed.v7i2.1940

Keywords:

Reflection, Self-Assessment, Spiritual Awareness, Religious Character, Humanistic Education.

Abstract

This study aims to analyze the role of reflection and self-assessment in Islamic Religious Education (PAI) learning based on the Kurikulum Merdeka in enhancing students’ spiritual awareness and religious character. This research employs a qualitative library research approach by examining relevant books, scientific journals, and contemporary educational studies. The findings indicate that the integration of reflective activities such as reflective journals, group discussions, and spiritual portfolio encourages students to internalize Islamic values beyond cognitive understanding. Furthermore, the implementation of self-assessment through religious attitude sheets, worship evaluation scales, and value-based rubrics strengthens students’ self-regulated learning and moral responsibility. Reflection and self-assessment contribute significantly to the development of self-awareness, improved quality of worship, honesty, and consistent spiritual behavior. These strategies transform assessment from a judgment-oriented process into a growth-oriented and reflective practice aligned with the dimension of faith and noble character within the curriculum framework. Therefore, reflection and self-assessment function not merely as evaluation tools but as transformative pedagogical approaches to foster authentic spiritual consciousness and sustainable religious character formation among students.

References

Arifin, E. Zaenal. 1998. Dasar-Dasar Penulisan Karangan Ilmiah. Jakarta: PT. Gramedia Widiasarana.

Adawiyah, S. A. 2022. Penerapan Pembelajaran Berbasis Self Assessment dalam Pembentukan Karakter Siswa pada Pembelajaran PAI di Sekolah MTs Yapi Pakem [Skripsi, Universitas Islam Indonesia]. Repository Universitas Islam Indonesia.

Anderson, L. W., & Krathwohl, D. R. (2001). A taxonomy for learning, teaching, and assessing. Longman.

Black, P., & Wiliam, D. (1998). Assessment and classroom learning. Assessment in Education, 5(1),.

Boud, D., & Falchikov, N. (2007/Revisited 2024). Rethinking Assessment in Higher Education: Learning for the Longer Term. Routledge.

Brookhart, S. M. (2013). How to create and use rubrics for formative assessment and grading. ASCD.

Dewey, J. (1933). How we think. D.C. Heath and Company.

Dewi, S., Zahrah, S., & Nurlinang. (2024). Penerapan model self-assessment dalam meningkatkan kesadaran diri siswa terhadap akhlak mulia di MTs. S Al-Mu’min Dogang. EduSpirit: Jurnal Pendidikan Kolaboratif, 1(2), 560–566. https://doi.org/10.57255/eduspirit.v1i2.117

Emmons, R. A. (2000). Is spirituality an intelligence? International Journal for the Psychology of Religion, 10(1), 3–26.

Fahrudin, A. (2024). Muhasabah sebagai Metode Pengembangan Karakter Religius dalam Pendidikan Islam Kontemporer. Jurnal Tarbawi: Jurnal Pendidikan Islam.

Fauzi, A. (2020). Evaluasi praktik ibadah dalam pembelajaran PAI. Jurnal Pendidikan Islam, 11(2),

Fauzi, A. (2021). Portofolio spiritual dalam pembelajaran PAI. Jurnal Edukasi Islami, 10(2), 145–158.

Gardner, H. (2020). The Disciplined Mind: Beyond Facts and Standardized Tests, the K-12 Education that Every Child Deserves.

Gustian, Y. T., Rahmat, Z. H., & Gusmaneli, G. (2025). Peran Strategi Pembelajaran Reflektif dalam Menumbuhkan Kesadaran Religius Siswa. Jurnal Pendidikan Dirgantara, 2(2), 54-68. https://doi.org/10.61132/jupendir.v2i2.231

Hasmawati, & Muktamar, A. (2023). Asesmen dalam Kurikulum Merdeka Perspektif Pendidikan Agama Islam. Halaman, 1(3), 197-211.

Hidayat, M. (2021). Self-assessment dalam penguatan karakter religius siswa. Tadris: Jurnal Pendidikan Islam, 16(1), 88–102.

Hidayat, M. (2022). Spiritual awareness melalui jurnal reflektif dalam pembelajaran PAI. Tadris: Jurnal Pendidikan Islam, 17(1), 89–104.

Huda, M., & Kartanegara, M. (2023). Islamic Metacognition: A New Approach to Spiritual Awareness in Modern Education. International Journal of Islamic Thought.

Kemendikbudristek. (2022). Panduan Pembelajaran dan Asesmen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Menengah. Jakarta: Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan.

Kohlberg, L. (1981). The philosophy of moral development. Harper & Row.

Kolb, D. A. (1984). Experiential learning: Experience as the source of learning and development. Prentice Hall.

Kurniawan, A. (2020). Refleksi dalam pembelajaran pendidikan agama Islam. Jurnal Pendidikan Islam, 9(2), 201–215.

Lickona, T. (1991). Educating for character. Bantam Books.

Mahrus, M., & Anwar, S. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah. Jurnal Pendidikan Islam.

Nadlif, A., & Supriyadi, S. (2025). Pembiasaan Kegiatan Keagamaan dalam Membentuk Karakter Religius Siswa Sekolah Dasar di Era Digital. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(2).

Nasution, R. (2022). Authentic assessment dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 29(3), 233–247.

Ni’mah, A., Laksono, M. P., Syarif, M. A. A., Yun, S. A., Jannah, S. M., Afandi, T., Chusna, V. S. L., & Idayati, W. (2025). Refleksi Pembelajaran Dalam Kurikulum Merdeka: Adaptasi Dan Implementasi Untuk Penguatan Pendidikan. Jurnal Pendidikan Islam.

Nurafianti, N. R., Hidayah, A., Barhoya, M., & Nazib, F. M. (2024). Konsep Kurikulum Merdeka pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di tingkat SMA. AEJ (Advances in Education Journal), 3(1), 167-181.

Nurjan, S. (2022). Psikologi Belajar dalam Perspektif Islam. Jakarta: Kencana.

Pauzi, A., & Jasiah. (2025). Peran Refleksi dalam Pembelajaran PAI untuk Mendorong Berpikir Kritis Siswa. AT-TARBIYAH: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam, 2(2), 160.

Qolbi, S. K., & Hamami, S. (2021). Improvisasi Kurikulum Pendidikan Agama Islam: Analisis Implementasi Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Islam Indonesia.

Rahman, L. (2023). Refleksi pembelajaran dan komitmen ibadah siswa. Al-Tarbawi, 15(2), 75–90.

Ramli, R., Jumsir, Kadang, H., Anita S., Taro, D., Hasmi, & Hasnita. (2025). Model Penilaian Reflektif untuk Meningkatkan Pemahaman Nilai Pendidikan Agama Islam (PAI) pada Siswa. Sulawesi Tenggara Educational Journal, 5(3), 622-628.

Sari, D., & Munir, M. (2021). Diskusi reflektif dalam pendidikan karakter. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 18(2), 120–134.

Schön, D. A. (1983). The reflective practitioner. Basic Books.

Sholeh, M. B., Ariyanti, I. M., & Ahsin, N. (2024). Penilaian diri (self-assessment) dalam pembelajaran menulis. Jurnal Indopedia (Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan), 2(1), 246-255

Sujana, I. W. C. (2025). Asesmen Otentik dalam Kurikulum Merdeka: Teori dan Aplikasi pada Mata Pelajaran Agama. Bandung: Alfabeta.

Taabudilah, M. H., Nurahmah, U., & Rahmawati, Y. (2025). Refleksi dan perbaikan strategi pembelajaran PAI. Ulumuddin: Journal of Islamic Studies, 1(2), 122–133. https://doi.org/10.62824/zvxz2x40

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society. Harvard University Press.

Wiantaviani, M. (2024). Penerapan self-assessment dalam pembentukan karakter pada pembelajaran PAI dan Budi Pekerti di SMP Negeri 6 Purwokerto (Skripsi, Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto).

Wiggins, G. (1998). Educative assessment. Jossey-Bass.

Zimmerman, B. J. (2002). Becoming a self-regulated learner. Theory Into Practice, 41(2), 64–70.

Zohar, D., & Marshall, I. (2000). Spiritual intelligence: The ultimate intelligence. Bloomsbury.

Downloads

Published

2026-05-21

How to Cite

Hadi, M. R., Lubna, & Mukhlis. (2026). Refleksi dan Self-Assessment dalam Pembelajaran PAI Berbasis Kurikulum Merdeka : Upaya Meningkatkan Kesadaran Spritual dan Karakter Religius Peserta Didik. Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, Dan Geofisika (GeoScienceEd Journal), 7(2), 1629–1636. https://doi.org/10.29303/goescienceed.v7i2.1940