Identifikasi Penerapan Pembelajaran Berbasis Etnosains di PAUD Se-Kecamatan Selaparang, Kota Mataram
DOI:
https://doi.org/10.29303/goescienceed.v7i2.1884Keywords:
Early Childhood Education, Ethnoscience, Form of Implementation, Learning Strategy, Selaparang District.Abstract
Ethnoscience-based learning is one of the learning approaches that need to be strengthened in early childhood education to instill cultural values while strengthening children's identity amidst the development of the times. This study aims to identify the application of ethnoscience-based learning in PAUD throughout Selaparang District, Mataram City. So that the forms of application of ethnoscience-based learning can be known. The type of research used is survey research with descriptive quantitative methods. The research subjects were 35 PAUD principals throughout Selaparang District. Data collection methods used include questionnaires, interviews and documentation. Data analysis uses the percentage formula according to Arikunto. The results of the study indicate that the application of ethnoscience-based learning in PAUD throughout Selaparang District is generally in the good category. The use of local materials in learning obtained a percentage of 75.69%, the introduction of local culture was 75.86%, and the use of educational games with local wisdom was 71.90% with a good category. Meanwhile, the integration of local culture-based teaching materials achieved a percentage of 64.29%, and the implementation of exploratory activities in the surrounding environment achieved a percentage of 70.18%, which is in the sufficient category. Therefore, it can be concluded that ethnoscience-based learning has been implemented through various activities such as the use of local materials in learning, the introduction of local culture, the use of educational games with local wisdom, the integration of local culture-based teaching materials, and the implementation of exploratory activities in the surrounding environment. However, improvements are still needed to be more optimal, systematic, and sustainable.
References
Abyadh, A., Virli Susanti, U., & Amiliya, R. (2024). 78) Urgensi Masa Golden Age Bagi Perkembangan Anak Usia Dini The Urgency of the golden age for early childhood development. 7(2), 72.
Ahmad Zain, I., & Zahro, F. (2024). prosedur pengembangan bahan ajar.
Alfiana, A., & Fathoni, A. (2022). Kesulitan Guru dalam Menerapkan Pembelajaran IPA Berbasis Etnosains di Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 6(4), 5721–5727. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3123
Anengsih, A., Pujiastuti, H., & Dewi, R. S. (2025). Pengembangan bahan ajar berbasis kearifan lokal dengan media flipbook untuk meningkatkan literasi budaya dan kewargaan. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 10(1).
Astini, B. N., Tahir, M., Suarta, I. N., & Fahruddin. (2023). Pelatihan penyusunan perangkat pembelajaran berbasis muatan lokal bagi alumni PG-PAUD dan guru PAUD di PAUD Arraudah Desa Banyumulek Kecamatan Kediri Lombok Barat. Indonesian Journal of Education and Community Services, 3(2), 57–60.
Astuti, W., & Triani, L. (n.d.). Peran Pendidikan Anak Usia Dini Dalam Menunjang Perkembangan Kognitif Dan Sosial Anak. https://doi.org/10.33846/eceds1101
Cahyani, B. R. R., Tahir, M., Sriwarthini, N. L. P. N., & Rachmayani, I. (2024). Tingkat kesadaran masyarakat Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika terhadap pentingnya pendidikan anak usia dini. DINIYAH: Jurnal Pendidikan Dasar, 5(1).
Damayanti, A., Rahmatunnisa, S., Astari, T., & Rahayani, S. (2022). Peningkatan Kreativitas Anak melalui Alat Permainan Tradisional dari Pelepah Daun Pisang Siswa Kelas B PAUD Bintang Kartika. Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini, 4(1), 25. https://doi.org/10.35473/ijec.v4i1.1470
Dwi Anggraini, D., Gupita, N., Putera Kusuma, D., & Nila Puspitasari, R. (n.d.). Seling Jurnal Program Studi Pgra Optimalisasi Pemanfaatan Lingkungan Sekolah Pada Kegiatan Pembelajaran Luar Kelas Dalam Pendidikan Anak Usia Dini.
Era Sativa, F., & Nada Buahana, B. (2025). 293 Nilai-Nilai Kearifan Lokal Melalui Pendekatan Etnosains Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Sains Anak Usia Dini.
Hidayati, F., & Julianto, J. (2025). Judul Sementara Supaya Doi Aktif. DIDAKTIKA : Jurnal Pemikiran Pendidikan, 31(1), 101. https://doi.org/10.30587/didaktika.v31i1.9578
Iqbal, A., Munasiroh, S., Hasanah, S., & A’yuni, Q. (2025). Pengembangan Alat Permainan Edukatif (Ape) Berbasis Kearifan Lokal Bagi Guru Di Lembaga Paud Desa Curahtakir, Kec.Tempurejo, Kabupaten Jember Untuk Meningkatkan Kreativitas Anak Dan Mengurangi Ketergantungan Anak Dalam Bermain Gadget.
Kurniati, A., Kudus, I., Marwah, M., & Hartati, H. (2020). Pembelajaran Kearifan Lokal Pakaian Adat Suku Buton bagi Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1101–1112. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.737
Lestari, L., & Nabila, N. (2024). Penerapan Etnosains dalam Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial Kelas IV di MI As-Sunni Pamekasan. Al-Madrasah Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 8(2), 675. https://doi.org/10.35931/am.v8i2.3461
Luh, N., Harining, S., Ketut, I., Suardana, P., Widyalaya, P., Kumara, D., Mataram, K., Agama, I., Gde, H. N., & Mataram, P. (2025). Komunikasi Pariwisata Edukatif Dalam Penguatan Kesadaran Budaya Lokal Pada Anak Usia Dini Di Pratama Widyalaya Dharma Kumara. Jurnal Pariwisata Budaya Dan Keagamaan, 3(2). https://e-journal.iahn-gdepudja.ac.id/index.php/pyt/index
a, Y. (2022). Pengembangan Alat Permainan Edukatif Berbasis Permainan Tradisional dalam Meningkatkan Kreativitas Anak Usia Dini di PAUD Nurul Yaqin Kedondong Daya Desa Pringgasela Tahun Pembelajaran 2021/2022. http://journal.uinmataram.ac.id/index.php/schemata
Muyassaroh, I., Masruroh, N., Pendidikan Indonesia, U., Krubungan, S., & Sebelas Maret, U. (n.d.). Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Integrasi Kearifan Lokal dalam Kurikulum Sains di Sekolah Dasar: Tinjauan Literatur Sistematis.
Nurulaeni, F., & Aulia Rahma. (2024). Kajian Etnosains Budaya Sunda pada Pembelajaran IPA SD. Jurnal Pendidikan Mipa, 14(3). https://doi.org/10.37630/jpm.v14i3.1899
Rahmi Zulya, R. S. I. nyoman K. N. (2024). Pengembangan Modul Berbasis Etnosains Pada Pembelajaran IPA Materi Gaya dan Gerak.
Safitri, N. A., Nurhasanah, & Buahana, B. N. (2024) Meningkatkan Kemampua Sosial Melalui Pengembangan Permainan Petak Umpet Pada kelas A di TK Dharmanita Segala Anyar Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah. Jurnal Pendidikan Wira Zain Amrullah, L., Guru Sekolah Dasar, P., & Keguruan dan Ilmu Pendidikan, 4(2), 189–198.
Suarta, I. N., Habibi, M. A. M., Fahruddin, & Astini, B. N. (2020). Pengembangan muatan lokal sebagai ciri khas satuan dalam implementasi K13 PAUD pada alumni PG-PAUD Universitas Mataram. Indonesian Journal of Education and Community Services, 1(1), 1–4.
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: AlfabetaSuyanto, S. (2019). Pendidikan Karakter Berbasis Budaya Lokal dalam Penguatan Pendidikan Karakter. Yogyakarta: UNY Press.
Syafnan, Rizki Hafni RAMBE, & Irmayani PASARIBU. (2025). Implementation of Local Wisdom-Based Early Childhood Education Curriculum to Improve Early Childhood Cultural Identity. Journal Of Digital Learning And Distance Education, 4(1), 1460–1467.
Zahrotin, A., Ali Putra, A. A. I., Rohmani, L. A., & Widyawati, R. T. (2025). Meta-Analisis Pembelajaran Berbasis Etnosains sebagai Upaya Menumbuhkan Kemampuan Berpikir Kritis. Konstruktivisme : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 17(1), 156–163. https://doi.org/10.35457/konstruk.v17i1.4115




