Hubungan Asupan Zat Gizi Makro dan Aktivitas Fisik dengan Kadar Gula Darah Sewaktu pada Lansia di PSLU Mandalika

Authors

  • Jumita Septiani Universitas Bumi Gora
  • Junendri Ardian
  • Lina Yunita

DOI:

https://doi.org/10.29303/goescienceed.v6i2.1869

Keywords:

Diabetes; Asupan Zat Gizi Makro; Aktifitas Fisik.

Abstract

Diabetes Melitus (DM) menimbulkan gangguan pada metabolisme karbohidrat, protein, dan lemak, dicirikan dengan terjadinya hiperglikemia. Faktor yang mempengaruhi kondisi tersebut adalah usia, jenis kelamin, asupan gizi, dan aktivitas fisik terutama pada lansia yang sistem metabolisme tubuhnya mulai menurun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara zat gizi makro dan aktivitas fisik dengan kadar gula darah sewaktu pada lansia di PSLU Mandalika. Penelitian kuantitatif dengan metode observasional analitik menggunakan rancangan penelitian crossectional. Analisis data menggunakan uji kolerasi Rank Spearman. ada hubungan positif yang signifikan antara asupan zat gizi makro dengan kadar gula darah pada lansia di PSLU Mandalika dengan p-value karbohidrat dan protein (<0.001), dan lemak (0.016). Aktivitas fisik tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan kadar gula darah pada lansia di PSLU Mandalika, karena p-value sebesar 0.076. Pentingnya perencanaan diet yang tepat dan memperhatikan asupan nutrisi yang seimbang, termasuk karbohidrat, protein, dan lemak, sangat penting dalam menjaga kesehatan lansia.

Downloads

Published

2026-05-06

How to Cite

Jumita Septiani, Junendri Ardian, & Lina Yunita. (2026). Hubungan Asupan Zat Gizi Makro dan Aktivitas Fisik dengan Kadar Gula Darah Sewaktu pada Lansia di PSLU Mandalika. Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, Dan Geofisika (GeoScienceEd Journal), 6(2). https://doi.org/10.29303/goescienceed.v6i2.1869

Issue

Section

Articles