Analisis Pola Persebaran Fasilitas Pendidikan Tingkat SMA Sederajat dengan Pemanfaatan Sistem Informasi Geografis (SIG) di Kabupaten Magetan Tahun 2025
DOI:
https://doi.org/10.29303/goescienceed.v7i1.1740Keywords:
Spatial Analysis, Accessibility, Educational Facilities, Geographic Information SystemsAbstract
The equitable distribution of educational facilities is a crucial aspect of supporting sustainable regional development, particularly at the senior high school level as part of the secondary education system. Inequality in school distribution may affect accessibility and equal educational opportunities across regions. This study aims to analyze the spatial distribution patterns and service coverage of senior high school facilities in Kabupaten Magetan. The research employs a quantitative approach using Geographic Information System (GIS)-based spatial analysis. Analytical techniques include mapping school distribution, applying the Average Nearest Neighbor (ANN) analysis to identify distribution patterns, and conducting buffer analysis to evaluate service accessibility to residential areas. The results indicate that educational facilities tend to form clustered patterns in areas with higher accessibility levels. Service coverage analysis also reveals disparities in accessibility among regions, where central areas demonstrate better service coverage compared to peripheral zones. These findings suggest that the equitable distribution of educational facilities still requires optimization in spatial planning to enhance educational access equity and support sustainable regional development.
References
Aditia, E., Asmariati, R., & Triana, E. (2025). Analisis Spasial Jangkauan Fasilitas Pendidikan Formal Di Kecamatan Lubuk Alung Kabupaten Padang Pariaman. JURNAL REKAYASA, 15(1), 1-12.
Andrews, L., Higgins, A., Andrews, M. W., & Lalor, J. G. (2012). Classic grounded theory to analyze secondary data: Reality and reflections. The Grounded Theory Review, 11(1), 1–13.
Arisca, W. D., & Agustini, E. P. (2020). Pola Persebaran Sekolah SMA dan SMK di Kabupaten Ogan Komerin Ulu, Ogan Ilir, Penukal Abab Lematang Ilir, dan Prabumulih Menggunakan Metode Avarage Nearst Neighbour. Jurnal Bina Komputer, 2(2), 99–121.
Awana, A. A., Agussaini, H., & Aulia, F. (2024). Analisis Spasial Zonasi Sekolah Menengah Atas Negeri terhadap Permukiman di Kota Banda Aceh. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan, 8(3), 53–62. https://doi.org/10.24815/jimap.v8i3.26209
BPS Kabupaten Magetan. (2025). Kabupaten Magetan dalam angka 2025. Magetan: BPS Kabupaten Magetan. ISBN 0215-8281.
Firza, Z. (2011). Aplikasi sistem informasi geografis (SIG) dalam prediksi spasial wilayah rawan kebakaran hutan [Skripsi, Universitas Gadjah Mada]. Repository Universitas Gadjah Mada.
Harahap, M. H., Siregar, H., Rustiadi, E., & Pravitasari, A. E. (2024). Analysis of the Spatial Distribution Patterns of Education Infrastructure Development (A case study of 33 regencies/cities in North Sumatra Province). Journal of Infrastructure, Policy and Development, 8(11), 8624. https://doi.org/10.24294/jipd.v8i11.8624
Harmes, H., & Bahar, F. F. (2023). Analisis Spasial Cakupan Wilayah Layanan Sekolah Dasar Di Kecamatan Kota Baru Jambi. Jurnal Engineering, 5(2), 128-134.
Kementerian Agama Republik Indonesia. (2016). Laporan Tahunan Pendidikan Agama dan Keagamaan 2016. Jakarta: Kementerian Agama.
Kholifatun, U., & Sari, D. N. (2023). Analisis Pola Persebaran Fasilitas Pendidikan Tingkat SMA Sederajat di Kabupaten Grobogan Menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).
Kholifatun, U., & Sari, D. N. (2023). Analisis Pola Persebaran Fasilitas Pendidikan Tingkat SMA Sederajat di Kabupaten Grobogan Menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).
Munawaroh, L., Hikmah, N. ’Izzatul, & Pramulatsih, G. P. (2020). Evaluasi Kecukupan Spasial dan Proyeksi Kebutuhan Sarana Pendidikan Sekolah Menengah Pertama. Seminar Nasional Official Statistics, 2019(1), 631–639. https://doi.org/10.34123/semnasoffstat.v2019i1.218
Rahmah, I. M., Anggraeni, F. N., & Andita, W. A. N. (2023). Analisis Pola Sebaran dan Keterjangkauan Fasilitas Kesehatan terhadap Pemukiman dengan Analisis Buffering dan Near Neighbour Analysis di Kecamatan Pulo Gadung. Jurnal Sains Geografi, 1(1), 104–116
Rahmawati, E. (2024). Analisis Pola Persebaran dan Keterjangkauan SMA/SMK/MA di Kapanewon Piyungan Menggunakan Nearest Neighbor Analysis dan Buffering. Jurnal Ilmiah Penalaran dan Penelitian Mahasiswa, 8(1), 75-88.
Ristanto, K. P., Rindarjono, G., & Noviani, R. (2023). Analisis Persebaran Dan Jangkauan Sekolah Menengah (SMA, MA, SMK) di Kota Magelang, Jawa Tengah Tahun 2020. GEADIDAKTIKA, 3(1), 55-65.
Rizal, S., & Syaibana, P. L. D. (2022). Analisis Keterjangkauan dan Pola Persebaran SMA/MA Negeri di Kabupaten Banyuwangi Menggunakan Analisis Buffering dan Nearest Neighbor pada Aplikasi Q-GIS. Techno. com, 21(2), 355-363.
Ruuhulhaq, M. S., Waluya, B., & Himayah, S. (2024). Analisis Ketersediaan dan Keterjangkauan Fasilitas Pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri Menggunakan Sistem Informasi Geografis di Kota Cimahi. Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha, 12(2), 227-238.
Salsabila, F. N., Somantri, L., & Setiawan, I. (2021). Analisis Ketersediaan dan Jangkauan Fasilitas Pendidikan SMA untuk Peningkatan Pelayanan Pendidikan di Kabupaten Sumedang. Jurnal Geografi, 10(2), 57–70.
Sapakoly, V., & Papilaya, F. S. (2023). Analisis pola persebaran dan keterjangkauan sma/smk di kota salatiga menggunakan analisis buffering & nearest neighbor. Jurnal Sistem Informasi dan Informatika, 6(1), 1-9.
Syarief, A. (2018). Analisis Spasial Sekolah Dasar Di Kota Pariaman Menggunakan Sistem Informasi Geografi. Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952., 8(1), 1–5.
Taufiq, M., Manaf, M., & Alimuddin, I. (2023). Zonasi Sekolah dalam Upaya Pemerataan Akses Pendidikan : Analisis Keruangan pada Sebaran Sekolah Menengah Atas di Kota Parepare. Urban and Regional Studies Journal, 6(1), 94–107. https://doi.org/10.35965/ursj.v6i1.3810




