Peningkatan Kemampuan Bekerja Sama Dan Hasil Belajar Sosiologi Melalui Model Pembelajaran Team Assisted Individualization (Tai) Pada Siswa Kelas XI 5 Di SMA Negeri 4 Madiun Tahun 2025
DOI:
https://doi.org/10.29303/goescienceed.v6i4.1633Keywords:
Bekerja Sama, Hasil Belajar, Team Assisted Individulization.Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan bekerja sama dan hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Team Asisted Individualization pada mata Pelajaran sosiologi. Subyek dari penelitian ini adalah siswa Ke;as XI5 dengan jumlah 33 siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan tindakan kelas dengan dua siklus. Masing-masing siklus mempunyai tahapan antara lain perencanaan, tindakan , refleksi. Dalam pengambilan data , untuk mengetahui kemampuan bekerja sama menggunakan observasi , sedangkan untuk mengetahui hasil belajar menggunakan tes. Setelah data yang diharapkan terkumpul semua selanjutnya dilakukan analisis data dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Dari hasil analisis data menunjukkan dengan menggukan model pembelajaran Team Assisted Individualization pada siklus I untuk kemampuan bekerja sama mendapat hasil 76,67%. Hal tersebut belum memenuhi kriteria yang diharapkan yaitu baik atau minimal 80. Sedangkan untuk hasil belajar pada siklus I memperoleh rata-rata 74,39 atau 72,73% dari total nilai 2455. Hal tersebut juga belum memenuhi harapan yaitu sesuai dengan KKM 75. Oleh karena itu dilakukan tindakan selanjunya yaitu siklus ke II dan ternyata hasilnya meningkat. Untuk kemampuan bekerja sama meningkat menjadi 85,76% dan hasil belajar mencapai 93,94% atau rata-rata 80,61
References
Arikunto, S., Suhardjono, & Supardi. (2015). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara.
Anggis, Eka Vasia & Wulandari, Ratna Wahyu. (2020). Pengembangan Instrumen untuk Mengembangkan Kemampuan Kerjasama Mahasiswa. Gema Wiralodra, Vol. 11, No. 1, hlm. 99–106.
Arikunto, Suharsini (2006) Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta, Rineka Cipta
Dimyati & Mudjimo. (2006). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta. Rineka Cipta
Kemmis, S. dan Mc. Taggart, R. (2008). The Action Research Planner. Victoria Dearcin University Press,
Rohani,Siti N. (2021) “No Title”. In Pengaruh Gadget bagi Siswa Dalam Pembelajaran Daring Pada Masa Pandemi Covid-19 di Sekolah Dasar Negeri 174/1X Rantau Harapan. Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah. Fakultas tarbiyah da Keguruan. UIN Sulthan Thaha Saifudin. Jambi
Suyitno, Amin. (2012). Mengadopsi Model Pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) dalam Pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar,
Slavin, Robert E. (2009). Cooperatve Leraning: Teori, Riset dan Praktek, Bandung: Nusa Media,
Siyoto, S., & Sodik, M. A. (2015). Dasar Metodologi Penelitian. Literasi, Media Publishing.
Sudijono, Anas. (2012). Pengantar Statistik Pendidikan. Jakarta: Raja Grafindo Persada, Jakarta
Sudjana. (2016). Metoda Statistika. Bandung: Tarsito.
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Slavin, Robert E. (2009). Cooperatve Leraning: Teori, Riset dan Praktek. Bandung: Nusa Media,
Nana Sudjana & Ibrahim (2009). Penelitian dan Penilaian Pendidikan. Bandung. Sinar Baru Algesindo
Ricardo & Meilani.R.I (2017) Impak, Minat dan Motivasi Belajar terhadap Hasil Belajar Siswa. Jurnal Pendidikan Manajemen Perkantoran. Vol. 2. No. 2 h. 188-209
Wahyudin. (2017). Metode Penelitian Kualitatif Studi Pustaka dan Studi Lapangan. Pre-Print Digital Library UIN Sunan Gunung Djati Bandung, 6(1), 1–6.




