Faktor dan Dampak Pernikahan Usia Anak di Dusun Bentenu Desa Banyu Urip Kecamatan Gerung Kabupaten Lombok

Authors

  • Maswinda Universitas Mataram
  • M. Mabrur Haslan Universitas Mataram
  • Basariah Universitas Mataram

DOI:

https://doi.org/10.29303/goescienceed.v7i1.1575

Keywords:

Child Marriage, Causal Factors, Social Impact, Phenomenological Study, West Lombok

Abstract

This study aims to determine the various causes and impacts of child marriage in Bentenu Hamlet, Banyu Urip Village, Gerung District, West Lombok Regency. This study uses a qualitative approach with a phenomenological method with analysis as an approach to understand social phenomena from the perspective or experience of informants. The technique for determining informants in this study used a purposive sampling technique consisting of two married couples who had child marriages at the age of less than 20 years. Data collection techniques were carried out through interviews, observation, and documentation. Data analysis used the Miles and Huberman model which includes data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Data validity was checked using source triangulation techniques, technical triangulation, and time triangulation. The results of the study indicate that there are several factors that encourage child marriage, namely individual factors, low levels of education, promiscuity, environmental conditions, as well as family economic factors and media factors. The impacts found include health aspects such as an increased risk of pregnancy and childbirth complications, economic aspects with weak financial conditions, and parenting aspects that indicate the unpreparedness of young couples in raising children. Thus, child marriage has significant negative impacts and requires attention and intervention from various parties.

Keywords: Child Marriage, Causes, Impacts

References

Ahmed, S., Khan, A., Khan, S., & Noushad, S. (2014). Early Marriage; A Root of Current Physiological and Psychosocial Health Burdens. International journal of endorsing health acience research (IJEHSR), 2(1), 50. https://doi.org/10.29052/IJEHSR.v2.i1.2014.50-53

Ainur, R. (2017). Dampak pernikahan dibawah umur terhadap kesejahteraan rumah tangga (Studi kasus di desa kedungbanteng kecamatan Sukorejo kabupaten Ponorogo) (Doctoral dissertation, IAIN Ponorogo).

Ambarwati, N. A. (2019). Determinan Pernikahan Dini Di Kecamatan Pakis Kabupaten Magelang. Universitas Muhammadiyah Magelang.

Anwar, W. A., Sururie, R. W., Fautanu, I., Wahyu, A. R. M., & Yaekaji, A. (2024). A Perkawinan Dini di Era Modern: Analisis Relevansi, Tantangan Penetapan dan Implementasi Batas Minimal Usia Nikah. DIKTUM, 45-69..

Dariyo, A. (2004). Psikologi Perkembangan Remaja. Bogor Selatan: Graha Indonesia

Dewi, E. (2017). Pengaruh Pernikahan Dini Terhadap Keharmonisan Keluarga dan Pola Pengasuhan anak di Desa Sukaraja Tiga, Kecamatan Marga Tiga, Kabupaten Lampung Timur (Doctoral dissertation, IAIN Metro).

Fadlyana, E., & Larasaty, S. (2016). Pernikahan usia dini dan permasalahannya. Sari Pediatri, 11(2), 136-41.

Fahriza, F., Linda, L., & Darwis, D. (2021). Pengaruh diskusi kelompok media video short movie terhadap pengetahuan dan sikap remaja tentang pernikahan dini. Jurnal Promosi Kesehatan Poltekkes Bengkulu, 1(2).

Fitriani, L. (2020). Analisis Faktor-Faktor Pernikahan Dini di Kabupaten Ponorogo. Jurnal Inspirasi Pendidikan Juruasan Pendidikan Agama Islam.

Halawa, N., & Lase, F. (2024). Dampak Pernikahan Dini pada Masa Remaja Awal. Journal of Literature Language and Academic Studies, 3(02), 75-80.

Handayani, S. (2021). Pola asuh orang tua muda pada pernikahan usia anak. Jurnal Psikologi Pendidikan, 15(2), 123–134.

Harahap, N. (2020). Penelitian kualitatif. Medan: Wal Ashri Publishing.

Hermawan, H. N. (2011). Pengaruh pernikahan dini terhadap perceraian dini (Studi kasus di Pengadilan Agama Klaten tahun 2008-2010) (Doctoral dissertation, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta).

Khalfaoui, A., García-Carrión, R., & Villardón-Gallego, L. (2021). A Systematic Review of the Literature on Aspects Affecting Positive Classroom Climate in Multicultural Early Childhood Education. Early Childhood Education Journal, 49(1), 71–81. https://doi.org/10.1007/s10643-020-01054-4

Kurniawansyah, E., Fauzan, A., & Tamalasari, E. (2021). Implikasi pernikahan dini terhadap keharmonisan keluarga di Sumbawa. Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman, 8(1).

Kusuma, A. P., & Erlina, E. (2021). Problematika Pernikahan Usia Dini. Alauddin Law Development Journal, 3(1), 45-52.

Marzela, T., Fatimah, N. S., Lathifah, L., & Noviani, D. (2024). Implikasi Pernikahan Dini bagi Generasi Muda Era Milenial. Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan, 3(2), 70-84.

Maulana, A., & Putri, N. (2019). Dampak pernikahan dini terhadap pola asuh anak. Jurnal Kesejahteraan Keluarga, 7(1), 45

Moleong, L., J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). Bandung: PT. Remaja Rosdakarya

Nasution, I. (2010). Manajemen konflik di sekolah. Visipena, 1(1), 45-55.

Natalia, I. W. (2016). Strategi komunikasi perwakilan BKKBN provinsi jawa timur dalam mensosialisasikan pemahaman pendewasaan usia perkawinan (PUP) kepada remaja menuju keluarga kecil bahagia sejahtera. Jurnal Jejaring Administrasi Publik, 8(1), 847-866.

Ningsih, D. P., & Rahmadi, D. S. (2020). Dampak pernikahan dini di desa keruak kecamatan keruak kabupaten lombok timur. Jurnal Ilmiah Mandala Education, 6(2).

Noor, M. S., Fatimah, H., Rahman, F., Laily, N., & Yulidasari, F. (2021a). The Impact of Physical and Psychological Health of Early Married Behaviors in Adolescents. Jurnal Berkala Kesehatan, 7(1), 16. https://doi.org/10.20527/jbk.v7i1.9618

Nurmawaty, D., & Idris, I. (2024). Dampak pernikahan dini terhadap kesehatan mental dan psikologis pada remaja. Jurnal Abdimas, 10(3), Januari.

Nurwia, N., & Rudin, A. (2020). Faktor-faktor Penyebab Terjadinya Pernikahan Usia Dini Siswa. Jurnal Ilmiah Bening (Belajar Bimbingan Dan Konseling), 4(1).

Pradana, H. H., Prastika, S. D., Mudawamah, N., & Siswoko, R. Y. (2022). Kesejahteraan Psikologis pada Pasangan Pernikahan Dini di Kabupaten Blitar. Al-Ihath: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam, 2(2), 99-107.

Purba, M. B. A. (2019). Faktor-faktor yang berhubungan dengan pernikahan dini di dusun 1 desa baru kec pancur batu deli serdang sumatera utara tahun 2017. Elisabeth Health Jurnal, 4(1), 41-49.

Ramadhani, L. (2022). Peran Hubungan Romantis dalam Keputusan Pernikahan Usia Anak. Jurnal Sosiologi Remaja, 5(1), 22–30.

Rismawati, S., & Muslimin, A. (2020). Kesiapan psikologis remaja dalam pengasuhan anak pada pernikahan dini. Jurnal Pendidikan Anak, 9(1), 77–88.

Safitri, N., & Mulyani, T. (2021). Dampak Pernikahan Dini terhadap Kesehatan Reproduksi Remaja. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(2), 88–95.

Setiawan, H. (2020). Pernikahan Usia Dini Menurut Pandangan Hukum Islam. Borneo: Journal Of Islamic Studies, 3(2), 59-74.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, kualitatif, Dan R&D. Bandung: Alphabet.

Syifaunnufush, A. D., & Diana, R. (2017). Kecenderungan kenakalan remaja ditinjau dari kekuatan karakter dan persepsi komunikasi empatik orangtua. Jurnal Psikologi Integratif, 5(1), 47-68.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2019 Tentang Perubahan Atas UndangUndang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan

Walgito, B. (1984). Bimbingan Dan Konseling Perkawinan, Cet. Ke-2 (Yogyakarta: Andi Offset, 2004), Hlm, 44.

Walgito, B. (2002). Psikologi umum. Jogjakarta: Penerbit ANDI.

Yuliana, M., & Suryani, E. (2020). Efektivitas program edukasi pengasuhan bagi pasangan muda. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(3), 211–220.

Zuldafrial & Lahir, M. (2012). Penelitian kualitatif. Surakarta: Yuma Pustaka.

Downloads

Published

2026-02-21

How to Cite

Maswinda, Haslan, M. M., & Basariah. (2026). Faktor dan Dampak Pernikahan Usia Anak di Dusun Bentenu Desa Banyu Urip Kecamatan Gerung Kabupaten Lombok. Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, Dan Geofisika (GeoScienceEd Journal), 7(1), 309–315. https://doi.org/10.29303/goescienceed.v7i1.1575

Issue

Section

Articles