Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Masalah Terhadap Hasil Belajar Sumber Energi Fisika Peserta Didik SMAN 1 Utan
DOI:
https://doi.org/10.29303/goescienceed.v6i4.1514Keywords:
Model Pembelajaran Berbasis Masalah, Hasil Belajar, Sumber Energi.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis masalah terhadap hasil belajar sumber energi fisika peserta didik kelas X SMAN 1 Utan tahun ajaran 2024/2025. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimental dengan desain nonequivalent control group. Populasi penelitian adalah seluruh kelas X berjumlah 252 orang, dengan sampel kelas X-1 sebanyak 36 orang sebagai kelas eksperimen dan X-2 sebanyak 36 orang sebagai kelas kontrol yang dipilih melalui purposive sampling. Perlakuan yang diberikan yaitu kelas eksperimen diajar dengan model pembelajaran berbasis masalah, sedangkan kelas kontrol menggunakan pembelajaran konvensional berupa metode ceramah. Instrumen penelitian berupa tes soal uraian sebanyak 7 butir yang telah diuji validitas, reliabilitas, taraf kesukaran, dan daya beda. Data penelitian dianalisis menggunakan uji prasyarat berupa uji homogenitas dan normalitas yang menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen. Uji hipotesis dilakukan dengan uji-t polled varians, dengan rata-rata nilai pretest kelas eksperimen 39,25 dan kontrol 24,60, sedangkan nilai rata-rata posttest kelas eksperimen 85,58 dan kontrol 77,97. Hasil uji-t diperoleh sebesar 4,097 dan 1,994 pada taraf signifikansi 5%, sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis masalah berpengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar fisika peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis masalah terhadap hasil belajar sumber energi fisika peserta didik kelas X SMAN 1 Utan tahun ajaran 2024/2025. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimental dengan desain nonequivalent control group. Populasi penelitian adalah seluruh kelas X berjumlah 252 orang, dengan sampel kelas X-1 sebanyak 36 orang sebagai kelas eksperimen dan X-2 sebanyak 36 orang sebagai kelas kontrol yang dipilih melalui purposive sampling. Perlakuan yang diberikan yaitu kelas eksperimen diajar dengan model pembelajaran berbasis masalah, sedangkan kelas kontrol menggunakan pembelajaran konvensional berupa metode ceramah. Instrumen penelitian berupa tes soal uraian sebanyak 7 butir yang telah diuji validitas, reliabilitas, taraf kesukaran, dan daya beda. Data penelitian dianalisis menggunakan uji prasyarat berupa uji homogenitas dan normalitas yang menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen. Uji hipotesis dilakukan dengan uji-t polled varians, dengan rata-rata nilai pretest kelas eksperimen 39,25 dan kontrol 24,60, sedangkan nilai rata-rata posttest kelas eksperimen 85,58 dan kontrol 77,97. Hasil uji-t diperoleh sebesar 4,097 dan 1,994 pada taraf signifikansi 5%, sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis masalah berpengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar fisika peserta didik.
References
Al-Fikry, I., Yusrizal., & Syukri, M. (2018). Pengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Pada Materi Kalor 06, No. 01: 17–23.
Apriani, N., Ayub, S., & Hikmawati, H. pengaruh model pembelajaran berbasis masalah terhadap hasil belajar fisika siswa kelas x sman 2 praya tahun pelajaran 2016. Jurnal Pengkajian Ilmu dan Pengajaran Matemika dan Ilmu Pengetahuan Alam, 11(2), 160331.
Arikunto, (2016). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Saintifik. Penerbit Rineka Cipta. Jakarta.
Arisah, Adnan, & Amira. (2021). Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar IPA. Jurnal Pendidikan Biologi FMIPA UNM2.
Handayani, D. P., Herman, M., & Putra, R. A. (2021). Perbedaan Hasil Belajar Peserta Didik Yang Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Investigasi Kelompok (Group Investigation) Dengan Model Pembelajaran Konvensional. J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan), 2(3), 131-140.
Khairiyah, U., & Dewinda, H. R. (2022). Peran pendidikan karakter dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang bermutu. Psyche 165 Journal, 119-124.
Octavia, C., & Oktavia, L. (2024). Optimalisasi Manajemen Peserta Didik untuk Peningkatan Prestasi dan Karakter Siswa. EDUCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran, 4(4), 375-384.
Parno, P., Asim, A., Suwasono, P., & Ali, M. (2019). The Influence of Problem Based Learning on Critical Thinking Ability for Students in Optical Instrument Topic. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia, 15(1), 39–45.
Putri, S. W., Almufidah, A., & Gusmaneli, G. (2024). Strategi pembelajaran berbasis masalah dalam meningkatkan kemampuan problem solving peserta didik. Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan, 2(2), 179-187.
Rahayu, D. N. O., Sundawa, D., & Wiyanarti, E. (2023). Profil Pelajar Pancasila Sebagai Upaya Dalam Membentuk Karakter Masyarakat Global. Visipena, 14(1), 14-28.
Safitri, W. (2021). Pengaruh Penggunaan Media Flashcard Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Bahasa Arab Kelas Ii Di Sdi Integral Luqman Al Hakim 02 Batam. Jurnal As-Said, 1(2), 52-59.
Safitri, E., Kosim, A. H., & Harjono, A. (2019). Pengaruh model pembelajaran predict observe explain (poe) terhadap hasil belajar ipa fisika siswa SMP Negeri 1 Lembar Tahun Ajaran 2015/2016. Jurnal Pendidikan Fisika Dan Teknologi, 5(2), 197-204.
Sahidu, C. (2016). Program Pembelajaran Fisika (P3F). Mataram: FKIP Universitas Mataram.
Sari, U. (2024). Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Ilmiah Peserta Didik (Doctoral dissertation, UIN Sumatera Utara Medan).
Serlly, I. S. (2022). Perbedaan Pengaruh Model Pembelajaran Argument Driven Inquiry Dan Inquiry Terbimbing Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Peserta Didik Ditinjau Dari Self Confidence (Doctoral dissertation, UIN RADEN INTAN LAMPUNG).
Setiono, F. E. (2017). Problem based learning dalam pembelajaran fisika menggunakan metode eksperimen melalui SBL (simulation based laboratory) dan VBL (video based laboratory) ditinjau dari kemampuan analisis dan berfikir kreatif.
Setyawan, M., & Koeswanto, H. 2021. Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Berpikir Kritis Peserta Didik Sekolah Dasar. Jurnal Mimbar PGSD Undiksa, 9(3), 489-496
Shofiyah, N., & Wulandari, F. E. (2018). Model problem based learning (PBL) dalam melatih scientific reasoning siswa. JPPIPA (Jurnal Penelitian Pendidikan IPA), 3(1), 33-38.
Siti, N. (2022). Peran Guru Dalam Pembelajaran. ALACRITY : Journal Of Education, 26-34.
Sugiyono, (2016). Metode Penelitian Pendidikan Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. Penerbit Alfabeta. Bandung
Suryaningsih, Y. (2017). Pembelajaran berbasis praktikum sebagai sarana siswa untuk berlatih menerapkan keterampilan proses sains dalam materi biologi. BIO EDUCATIO:(The Journal of Science and Biology Education), 2(2).
Syahrial, A. (2024). Efektivitas Model Project Based Learning Terintegrasi Etno-Stem Dalam Peningkatan Sikap Ilmiah Siswa Pada Pembelajaran Fisika. Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal), 5(4), 1030-1034.
Trianto. (2009). Mendesain Model Pembelajaran Inovatif- Progresif. Jakarta: Kencana Prenada Media Grup.
Wahyudiati, D. (2022). The Critical Thinking Skills and Scientific Attitudes of Pre- Service Chemistry Teachers Through the Implementation of Problem-Based Learning Model. 8(1).
Walidain, S. N., Ardianti, S., Tusandini, A., Aprina, C., & Yusdiana, E. (2024). Analisis Respon Peserta Didik Terhadap Metode Dan Media Pembelajaran Fisika Dalam Meningkatkan Pemahaman Konsep. BIOCHEPHY: Journal of Science Education, 4(2), 1169-1176.
Widyasari, D., Miyono, N., & Saputro, S. A. (2024). Peningkatan hasil belajar melalui model pembelajaran problem based learning. Jurnal Inovasi, Evaluasi Dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP), 4(1), 61-67.
Wulandari, S., Nana. (2021) Studi Literatur Penggunaan Pbl Berbasis Video Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah. Jurnal Pendidikan Fisika, Vol. 9 No. 1.http://journal.uin-alaudin.ac.id/indeks.php/PendidikanFisika




