Upaya Meningkatkan Minat Belajar Siswa Kelas I di SDN 14 Cakranegara melalui Media Tangga Pintar
DOI:
https://doi.org/10.29303/goescienceed.v6i4.1507Keywords:
minat belajar; media tangga pintar; siswa sekolah dasar; pembelajaran tematik.Abstract
Penelitian ini bertujuan meningkatkan minat belajar siswa kelas I SDN 14 Cakranegara melalui penggunaan media Tangga Pintar. Rendahnya minat belajar menjadi tantangan utama yang mengakibatkan siswa cenderung pasif, mudah bosan, dan kurang antusias saat mengikuti pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian meliputi 27 siswa kelas I SDN 14 Cakranegara. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan guru dan siswa, serta dokumentasi proses pembelajaran. Data kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif untuk melihat perubahan indikator minat belajar siswa dari siklus pertama ke siklus kedua dengan fokus pada perhatian, keaktifan, antusiasme bertanya, dan semangat menyelesaikan tugas. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada minat belajar siswa setelah penerapan media Tangga Pintar. Pada siklus pertama, minat belajar siswa berada pada kategori cukup dengan persentase rata-rata 68%. Peningkatan terjadi pada siklus kedua dengan skor rata-rata mencapai 87% dalam kategori sangat baik, menunjukkan siswa menjadi lebih aktif, antusias, dan termotivasi mengikuti pembelajaran. Kesimpulannya, media Tangga Pintar efektif digunakan untuk meningkatkan minat belajar siswa kelas I pada pembelajaran tematik. Media ini tidak hanya memberikan pengalaman belajar yang interaktif dan menyenangkan, tetapi juga mampu mendorong partisipasi aktif siswa sehingga direkomendasikan sebagai alternatif media pembelajaran di sekolah dasar guna meningkatkan kualitas pendidikan dasar.
References
Felder, R. M., & Silverman, L. K. (1988). Learning and teaching styles in engineering education. Engineering Education, 78(7), 674-681.
Gea, A., & Zega, R. F. W. (2025). Metode pembelajaran kreatif dalam pendidikan anak usia dini. Khirani: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1), 209-219.
Ilham, I. (2025). Dampak Penggunaan Permainan Edukatif terhadap Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar. JADIKA: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 1(2), 52-59.
Kemmis, S., & McTaggart, R. (1988). The action research planner (3rd ed.). Deakin University Press.
Maghfiroh, S., & Suryana, D. (2021). Media pembelajaran untuk anak usia dini di pendidikan anak usia dini. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(1), 1560-1566.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1992). Analisis data kualitatif: Buku sumber tentang metode-metode baru. Universitas Indonesia Press.
Nasri, Z. (2024). PERAN PERMAINAN EDUKATIF DALAM MENINGKATKAN MINAT DAN MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA. Jurnal Ilmiah IPA dan Matematika (JIIM), 2(4), 89-94.
Nurrawi, A. E. P., Zahra, A. T., Aulia, D., Greis, G., & Mubarok, S. (2023). Motivasi belajar siswa terhadap hasil belajar matematika. Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika, 3(1), 29-38.
Piaget, J. (2002). The Psychology of the Child. New York: Basic Books.
Rahmadani, L., Muspawi, M., & Rahman, K. A. (2025). Teknik observasi, evaluasi, dan umpan balik dalam supervisi pendidikan. JURNAL MADINASIKA Manajemen Pendidikan Dan Keguruan, 6(2), 118-125.
Rahman, T., & Pd, M. (2018). Aplikasi model-model pembelajaran dalam penelitian tindakan kelas. CV. Pilar Nusantara.
Schunk, D. H. (2012). Learning theories: An educational perspective (6th ed.). Pearson Education.
Slameto. (2015). Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.
UDIN, E. (2013). Pengaruh Konstruktivisme dalam Pembelajaran. " CAKRAWALA PENDIDIKAN" Published by" STKIP PGRI BLITAR", 15(2), 150-156.
Vygotsky, L. S. (1978). Mind




