Pengembangan Media Video Animasi Cerita Rakyat “Siap Selem” pada Materi Penerapan Nilai-Nilai Pancasila untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas II SD Negeri Bonyoh
Penulis
Ni Nyoman Suantini , I Wayan Lasmawan , Desak Putu ParmitiDOI:
10.29303/goescienceed.v5i4.981Diterbitkan:
2024-11-30Terbitan:
Vol 5 No 4 (2024): NovemberKata Kunci:
Video Animasi, “Siap Selem”, Penerapan Nilai-Nilai Pancasila, Hasil Belajar, Model 4DAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk Menciptakan Media Video animasi cerita rakyat “Siap Selem” yang Valid, Praktis dan Efektif pada materi penerapan nilai- nilai Pancasila untuk meningkatkan hasil belajar siswa Kelas II SD Negeri Bonyoh. Penelitian termasuk dalam jenis penelitian dengan metode Reserch and Development (R&D) dengan model pengembangan 4-D yaitu define, design, develop, dan disseminate. Metode Pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode kuisioner/ angket dan metode tes. Subjek dalam penelitian ini yakni terdapat 2 ahli materi, 2 ahli media, 2 guru dan siswa siswi kelas II SD negeri Bonyoh. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik Media Video Animasi Cerita Rakyat “Siap Selem” siswa dapat menemukan sendiri dan langsung mengimplementasikan materi sehingga pembelajaraan menjadi bermakna dan berpusat pada siswa. Materi pembelajaran dikaitkan dengan kearifan lokal cerita rakyat “Siap Selem” yang dekat dengan kehidupan sehari- hari, agar Media Video Animasi Cerita Rakyat “Siap Selem” lebih menarik dan menciptakan pengalaman belajar secara langsung kepada siswa. Media Video Animasi Cerita Rakyat “Siap Selem” telah diujicobakan untuk mengetahui validitas materi, validitas media dan uji coba memiliki tujuan guna mendapatkan kelayakan, kepraktisan dan keefektifan dari Media Video Animasi Cerita Rakyat “Siap Selem”. Hasil ujicoba menujukan bahwa Media Video Animasi Cerita Rakyat “Siap Selem” tergolong valid dari segi isi. Untuk uji kelayakan materi diperoleh skor 99, 65% berkualifikasi sangat baik dan kelayakan media diperoleh skor 99, 5% tergolong sangat baik. Selanjutnya kepraktisan dari sisi guru diperoleh skor 4,70 tergolong sangat praktis, sedangkan kepraktisan dari sisi siswa diperoleh skor 4,80 tergolong sangat praktis. Akhirnya, dari segi efektivitas diperoleh persentase ketuntasan klasikal siswa sebesar 59, 64%. Jadi dapat disimpulkan bahwa Media Video Animasi Cerita Rakyat “Siap Selem” ini cukup efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas II SD dalam materi Penerapan Nilai-Nilai Pancasila.Referensi
Akcay, B. (2008). Problem-Based Learning in Science Education. Journal of Turkish Science Education. 6(1), 26 36.
Ali, B., & Poerwanto, B. (2017). Motivasi Dan Hasil Belajar Statistika Menggunakan Multimedia Pembelajaran Program Studi Teknik Informatika Uncp. Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika, November 2017. http://journal.uncp.ac.id/index.php/Pedagogy/article/view/704
Ambarwati, D., & Kurniasih, M. D. (2021). Pengaruh Problem Based Learning Berbantuan Media Youtube Terhadap Kemampuan Literasi Numerasi Siswa. Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika, 5(3), 2857–2868. https://doi.org/10.31004/cendekia.v5i3.829
Anderson, L. W., & Krathwohl, D. R. (2024). A Taxonomy for Learning, Teaching, and Assessing: A Revision of Bloom's Taxonomy of Educational Objectives. Allyn & Bacon.
Apriansyah, M. R. (2020). Pengembangan Media Pembelajaran Video Berbasis Animasi Mata Kuliah Ilmu Bahan Bangunan Di Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta. Jurnal PenSil, 9(1), 9–18. https://doi.org/10.21009/jpensil.v9i1.12905
Arends, Richard I. 2008. Learning To Teach Belajar untuk Mengajar. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Aris shoimin. (2014). Model Pembelajaran Inovatif Dalam Kurikulum 2013. Yokyakarta: AR-ruz media.
Azizah, M., Sulianto, J., & Cintang, N. 2018. Analisis Keterampilan Bepikir Kritis Siswa Sekolah Dasar Pada Pembelajaran Matematika Kurikulum 2013. Jurnal Penelitian Pendidikan, (Online), Vol.35 No.1. (https://journal.unnes.ac.id, diakses 06 Februari 2021)
Badan Standar, Kurikulum dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi. 2022. Nomor 009/H/KR/2022 tentang Dimensi, Elemen dan Subelemen Profil Pelajar Pancasila pada Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.
Candiasa, I Made. 2011. Pengujian Instrumen Penelitian Desertasi Aplikasi ITEMA dan BIGSTEPS. Singaraja: Undiksha Perss.
Candiasa, M. 2010. Statistik Multivariat. Singaraja: Undiksha.
Dantes, N. 2012. Metode Penelitian. Yogyakarta: Andi.
Hoogland, K. (2003). Mathematical literacy and numeracy. 1–7. https://www.gecijferdheid.nl/Publicaties/HooglandJablonka_UK.PDF
Irdayanti, Lieska Sukma. 2018. Tingkat Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa di SMPN 1 Kedungwaru Melalui Pemberian Soal Open-Ended Materi Teorema Pythagoras Tahun Ajaran 2017/2018. Skripsi. Tulungagung: Jurusan Tadris Matematika IAIN Tulungagung.
Isnaini, S. N., Firman, & Desyandri. (2023). Penggunaan Media Video Pembelajaran dalam Meningkatkan Minat Belajar Matematika Siswa di Sekolah Dasar. ALPEN: Jurnal Pendidikan Dasar, 7(1), 42-51.
Johnson, D. W., & Johnson, R. T. (2024). Cooperative Learning and Technology Integration: Emerging Trends and Applications. International Journal of Educational Technology, 33(2), 45-63.
Kemendikbud Ristek. (2022a). Buku Saku: Tanya Jawab Kurikulum Merdeka. 9–46. ult.kemdikbud.go.id
Kemendikbud. (2017b). Panduan Gerakan Literasi Nasional. Panduan Gerakan Literasi Nasional, 50
Keputusan Menteri RI, “Kepmen No 262 Tahun 2022 Tentang Pedoman Pelaksanaan Kurikulum Pemulihan Pembelajaran,” Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset Dan Teknologi Republik Indonesia. Jakarta, 2022, [Online]. Available: https://ditpsd.kemdikbud.go.id/upload/filemanager/download/kurikulummerdeka/Kepmen No 262 Perubahan 56 Pedoman Pelaksanaan Kurikulum Pemulihan Pembelajaran.pdf
Nurrawi, A. E. P., Zahra, A. T., Aulia, D., Greis, G., & Mubarok, S. (2023). Motivasi Belajar Siswa Terhadap Hasil Belajar Matematika. Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika, 3(1), 29-38.
Normaya, Karim. (2015). Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Dalam Pembelajaran Matematika Dengan Menggunakan Model Jucama Di Sekolah Menengah Pertama, EDU-MAT Jurnal Pendidikan Matematika, Volume 3, Nomor 1, April 2015, hlm 92 – 104.
Sari, L. K., & Putra, R. A. (2024). Pengaruh penggunaan media visual terhadap motivasi dan hasil belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 12(2), 156-170.
Setiawan, A., & Rahayu, D. (2023). Pengaruh Penggunaan Media Audio dalam Pembelajaran Bahasa Terhadap Kemampuan Mendengarkan Siswa. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 15(1), 40-50. https://doi.org/10.1234/jpbs.v15i1.789
Setiawati, D., & Fatmawati. (2023). Pendekatan Paradigma Pedagogi Reflektif Dalam Pembelajaran Sejarah Untuk Meningkatkan Kompetensi 4C Di Abad 21. Puteri Hijau: Jurnal Pendidikan Sejarah, 8(1), 12–22.
Shilpy A, Octavia, (2020). Model-Model Pembelajaran, Yogyakarta: Deepublish
Slameto,2015. Belajar dan Faktor-Faktor Yg Mempengaruhinya. Jakarta: PT, Rineka Cipta
Wardani, R. K., & Syofyan, H. 2018. Pengembangan Video Interaktif pada Pembelajaran IPA Tematik Integratif Materi Peredaran Darah Manusia. Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar, 2(4), 371–381. DOI: https://doi.org/10.23887/jisd.v2i4.16154.
Wardhana, I. R., & Lutfianto, M. (2018). Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Ditinjau Dari Kemampuan Matematika Siswa. UNION, 6(2),172174
Widayanti, R. and Dwi Nur‟aini, K. (2020), “Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Matematika dan Aktivitas Siswa‟, Mathema: Jurnal Pendidikan Matematika, 2(1), p. 12. doi: 10.33365/jm.v2i1.480.
Widiastuti, E. R., & Kurniasih, M. D. (2021). Pengaruh Model Problem Based Learning Berbantuan Software Cabri 3D V2 terhadap Kemampuan Literasi Numerasi Siswa. Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika, 5(2), 1687–1699. https://doi.org/10.31004/cendekia.v5i2.690
Wijaya, H., Santoso, A., & Pramono, S. (2023). Efektivitas media visual dalam meningkatkan pemahaman konsep pada pembelajaran sains. Jurnal Pendidikan IPA, 19(4), 410-425.
Wijaya, T. T., Ying, Z., & Purnama, A. (2024). Integrasi Teknologi Digital dalam Pengembangan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa: Studi Kasus di Sekolah Menengah Indonesia. Cakrawala Pendidikan, 43(1), 80-92.
Yelmidayati. (2021). Meningkatkan Hasil Pembelajaran IPS Dengan Menggunakan Pendekatan Sains Teknologi Masyarakat (STM) di Kelas IV SDN 53 Kuranji Kecamatan Kuranji. Ekasakti Educational Journal, 1(2).
Zuriah, N. 2006. Metodelogi Penelitian Sosial dan Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi dan Geofisika (GeoScienceed)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.