Belajar merupakan proses mendasar yang membantu individu memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan nilai untuk kehidupan. Dalam pembelajaran, peran guru sangat penting sebagai fasilitator yang menciptakan lingkungan belajar efektif, menarik, dan sesuai dengan kebutuhan siswa. Guru juga diharapkan mampu menyesuaikan strategi pengajaran dengan karakteristik peserta didik yang memiliki gaya belajar beragam, seperti visual, auditorial, kinestetik, atau kombinasi dari semuanya. Kemampuan Bahasa Inggris siswa kelas IV sering kali masih rendah, terutama dalam penguasaan kosa kata. Keterbatasan ini menghambat siswa dalam memahami teks sederhana dan mengekspresikan ide mereka secara tepat. Karakteristik siswa kelas IV SD umumnya menunjukkan antusiasme tinggi terhadap aktivitas pembelajaran yang interaktif dan melibatkan teknologi. Hal ini menciptakan peluang besar untuk mengintegrasikan media pembelajaran berbasis video, yang memberikan pengalaman belajar lebih menarik dan mendalam. Penggunaan video pembelajaran dapat meningkatkan keterlibatan siswa, memperjelas konsep abstrak, dan membantu siswa memahami materi lebih efektif. Selain itu, media video yang menarik cenderung meningkatkan minat siswa terhadap pelajaran Bahasa Inggris, mendorong mereka untuk lebih aktif dan berpartisipasi dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan video pembelajaran dalam mata pelajaran Bahasa Inggris terhadap hasil belajar siswa kelas IV SDN 20 Mataram. Penelitia menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pada siklus pertama, hasil belajar siswa berada pada angka 68%, meningkat menjadi 77% setelah refleksi dan perbaikan pada siklus kedua, dengan rata-rata mencapai 89%. Hasil ini menunjukkan efektivitas penggunaan video pembelajaran. Penelitian ini melibatkan 16 siswa sebagai partisipan. Data dikumpulkan melalui metode tes sebelum dan sesudah pembelajaran (pre-test dan post-test), observasi kelas, serta angket kepuasan belajar.Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai siswa meningkat dari 65 pada tes awal menjadi 85 setelah penerapan video pembelajaran. Selain itu, 89% siswa menyatakan bahwa mereka lebih termotivasi dan tertarik belajar menggunakan media video. Peningkatan ini mencerminkan efektivitas penggunaan video pembelajaran dalam meningkatkan hasil belajar Bahasa Inggris siswa kelas IV. Dengan demikian, video pembelajaran dapat dijadikan media inovatif yang mendukung pembelajaran yang lebih interaktif dan menarik bagi siswa sekolah dasar.